NATO Menghentikan Operasinya Pada Hari Pemilihan Afghanistan
Oleh Althaf pada Rabu 19 Agustus 2009, 06:15 AM
KABUL (Arrahmah.com) - Pasukan yang dipimpin oleh NATO di Afghanistan mengumuman bahwa pihaknya akan menghentikan untuk sementara waktu semua operasi ofensif melawan pemberontakan mujahidin selama pekan pemilihan presiden ini.
Pasukan Pendamping Keamanan Internasional (ISAF) mengatakan keputusan tersebut muncul sebagai respon atas seruan para penguasa munafik Afghan untuk mendeklarasikan hari Kamis sebagai "Hari Perdamaian" karena akan diadakan pemilihan presiden dan pemilihan dewan provinsi.
ISAF berdalih hanya operasi yang dirasa penting untuk melindungi warga sipil Afghanistan yang akan dilaksanakan pada hari pemilihan.
"Usaha kami sebagai partner keamanan Afghanistan akan difokuskan pada perlindungan rakyat Afghanistan dari para pemberontak, sehingga rakyat bebas menggunakan hak pilih mereka untuk presiden dan perwakilan provinsi yang akan datang," kata Brigadir Jenderal Eric Tremblay, juru bicara ISAF.
Meskipun demikian, mujahidin Taliban tetap memperlihatkan sikap tegas mereka atas pesta demokrasi yang hanya akan menyengsarakan dan tidak akan memberikan perubahan bagi rakyat Afghanistan tersebut. Karena hasil pemilihan tersebut, layaknya pemilihan-pemilihan di negeri lainnya, sudah bisa ditebak. Yang muncul adalah orang-orang yang loyal pada kepentingan orang-orang kafir, khususnya Amerika Serikat.
Mujahidin sudah dengan tegas memperingatkan rakyat Afghanistan untuk tidak berperan serta dalam aktivitas haram tersebut, jika tidak mau ikut menjadi korban dalam serangan yang sudah dijanjikan Taliban. (Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
” Hai orang-orang yang beriman, Janganlah kamu jadikan penolongmu kaum yang dimurkai ALLah.”
(QS. AL-Mumtahanah : 13 )
amerika tawarkan yg kelihatannya surga spt “rakyat bebas suarakan hak pilih”, pdhl maksudnya “manusia bebas pilih mau ibadah atau tidak”, yg nanti membawa hidup bernegara, brmasyarakat, berekonomi yg tanpa Islam, serba boleh, dan neraka;
“Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada ALLah dan Hari akhir, saling berkasih sayang dengan orang2 yang menentang ALLah dan Rasul-Nya.”
( QS. AL-MujadiLah : 22 )
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tentara Zionis Israel Tangkap Muslim Palestina Tuk Diambil Organ Tubuhnya
- Taliban Memperketat Serangannya Jelang Pemilihan Afghanistan
- Proposal Kerjasama Ramadhan 1430 H
- Roket Mendarat di Istana Kepresidenan di Kabul
- 12 Pengikut Jamaah Tabligh Diciduk Polisi
- Pangdam Diponegoro: Lihat Orang Bersorban, Laporkan Saja!
- Netbook Rp 1 Juta Siap Banjiri Pasar
- PKS: Dekati Israel, SBY Ingkari Kontrak Politik (?)
- Mujahidin Taliban Pakistan: Pemboman Itu Adalah Hadiah Bagi Utusan AS
- Panglima AS Di Irak Menginginkan Penempatan Pasukan Di Wilayah Yang Diperselisihkan
Berita Terbaru
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Tujuh Kapal Perang Amankan Kunjungan Obama
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Polres Pastikan Mamuju Steril dari Aksi, Persembunyian Teroris
- Putri Munawaroh Akan Diadili
- Penjahat Cyber ‘Bonceng’ Info Windows Update Palsu
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
Berita Terkait
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Hezb-i-Islami Membelot, Membebek Pada Pemerintah Afghanistan
- Serangan Bom Kembali Tewaskan Tentara Kafir NATO di Afghanistan
- Ledakan Bom Bunuh 15 dan Hancurkan Kantor Intelijen di Lahore
. on 19/08/09 09:39 AM said:
Ane kagak percaya dengan janji bangsa kafir, janji bagi mereka adalah alat untuk memperbodoh dan memperalat rakyat agar bersedia menjual Agamanya dengan tipuan paham/ajaran busuk, yaitu Demokrasi syirik !!