Taliban Memperketat Serangannya Jelang Pemilihan Afghanistan
Oleh Althaf pada Rabu 19 Agustus 2009, 05:56 AM
KABUL (Arrahmah.com) - Pemerintah munafik Afghanistan kewalahan. Pasalnya, lebih kurang 17 orang tewas dan sejumlah besar lainnya luka-luka dalam aksi penyerangan hanya dalam waktu dua hari menjelang pemilihan presiden di Afghanistan.
Sebuah mobil meledak di jalanan ramai yang biasa digunakan oleh pasukan NATO dan AS di timur ibukota Kabul.
Serangan tersebut menewaskan 10 orang termasuk dari pasukan yang dipimpin oleh NATO dan staf anggota PBB di Afghanistan.
"Laporan mengindikasikan bahwa korban, baik dari PBB maupun ISAF, terbunuh dan cedera dalam ledakan yang terjadi dari sebuah mobil yang berada sangat dekat dengan konvoi ISAF," menurut keterangan NATO.
Lebih dari 50 orang dilaporkan mengalami cedera dalam serangan mematikan tersebut.
Dalam insiden terpisah, sebuah roket mendarat di istana kepresidenan dan roket kedua menghantam kantor pusat kepolisan Afghanistan.
Ledakan lainnya menewaskan empat orang tentara pemerintah dan melukai sejumlah lainnya di provinsi selatan Uruzgan. Salah seorang kandidat dalam pemilihan dewan provinsi pun ikut terbunuh dalam penyerangan yang terjadi di utara Afghanistan.
Taliban kembali memperbarui ancaman-ancamannya untuk mengganggu jalannya pemilihan presiden Afghanistan yang akan dilaksanakan 20 Agustus esok hari. Mujahidin pun sangat mewanti-wanti agar rakyat tidak berpartisipasi dalam pemilihan yang akan dilaksanakan pada hari Kamis tersebut dan mereka pun berjanji akan menyerang pos-pos pemilihan.
Menanggapi hal ini, dalam pidatonya pada hari Senin (17/8) di Phoenix, presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa tentaranya akan siap siaga dalam mengamankan tempat pemilihan sehingga pesta demokrasi itu dapat tetap berlangsung dan rakyat Afghan dapat dengan nyaman memilihi dan menentukan masa depan mereka.
Obama berusaha meraih simpati dunia dengan mengatakan perdamaian di Afghanistan tidak akan bisa diraih dalam waktu yang singkat dan mudah. Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat masih sangat berkepentingan untuk mewujudkan 'perdamaian' tersebut.
"Ini bukan hanya pertarungan perang. Ini semua adalah fundamen untuk menjaga rakyat kita," bual Obama. (Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Para Mujahiddin telah memberikan bukti dan Ancaman bahwa siapaun yang berpartisipasi dengan pemilu Thogut, maka para singa2 islam akan memotong jari-jari mereka !!
Mudah-mudahan Rakyat Afghanistan tidak terbuai oleh janji kaum salibis dan monyet !!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Proposal Kerjasama Ramadhan 1430 H
- Roket Mendarat di Istana Kepresidenan di Kabul
- 12 Pengikut Jamaah Tabligh Diciduk Polisi
- Pangdam Diponegoro: Lihat Orang Bersorban, Laporkan Saja!
- Netbook Rp 1 Juta Siap Banjiri Pasar
- PKS: Dekati Israel, SBY Ingkari Kontrak Politik (?)
- Mujahidin Taliban Pakistan: Pemboman Itu Adalah Hadiah Bagi Utusan AS
- Panglima AS Di Irak Menginginkan Penempatan Pasukan Di Wilayah Yang Diperselisihkan
- Serangan Syahid Pada Basis Kepolisian Boneka Di Nazran
- MILF : AFP Tidak Pernah Berkoordinasi dengan MILF Untuk Menyerang Abu Sayyaf
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
. on 19/08/09 07:17 AM said:
ALLAHUAKBAR!! ALLAHUAKBAR!!