Panglima AS Di Irak Menginginkan Penempatan Pasukan Di Wilayah Yang Diperselisihkan
Oleh Althaf pada Selasa 18 Agustus 2009, 09:31 AM
BAGHDAD (Arrahmah.com) - Panglima tinggi AS di Irak mengatakan bahwa pihaknya ingin menyebarkan tentara Amerika di beberapa wilayah yang diperselisihkan di selatan Irak mengikuti aksi pemboman yang semakin meningkat di wilayah tersebut.
Jenderal Ray Odierno mengatakan tentara AS akan mendampingi pasukan pemerintah Irak dan Kurdi untuk melindungi desa-desa tak terlindungi di sepanjang tanah yang menjadi perselisihan antara Arab dengan KUrdi.
Odierno mengatakan pada Senin (17/8) bahwa belum ada keputusan akhir yang dibuat yang bisa menyatukan kedua kubu yang saling berseteru, baik itu kepemimpinan Kurdi maupun Irak.
Ia pun berdalih bahwa penempatan pasukan AS ini akan dilakukan untuk sementara waktu.
Langkah ini telah menyimpang dari perjanjian keamanan yang disepakati yang menyebutkan bahwa Amerika seharusnya menarik mundur tentaranya dari beberapa wilayah di Irak pada akhir Juni lalu. Namun, sebagai tindakan defensif apologetiknya, Odierno menyatakan bahwa langkah yang diambilnya tidak akan mempengaruhi waktu penarikan mundur keseluruhan tentaranya dari Irak. (Althaf/fox/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Serangan Syahid Pada Basis Kepolisian Boneka Di Nazran
- MILF : AFP Tidak Pernah Berkoordinasi dengan MILF Untuk Menyerang Abu Sayyaf
- Mashaal: Hamas (Yang Sekular -Red.) Bisa Melakukan Pembicaraan Dengan Obama
- Taliban Semakin Tak Terkalahkan di Afghanistan
- Otoritas Nigeria Tangkap 600 Muslim Sipil
- Tiga Lagi Tentara Kafir Inggris Tewas di Afghanistan
- Jam BlackBerry Siap Dirilis?
- Perburuan Noordin Masih Berlangsung, Pengurus Masjid Diimbau Tidak Menerima Tamu Menginap (?)
- Tentara Penjajah AS Bunuh 3 Bocah Irak
- Taliban Ancam Para Pemilih di Afghanistan
Berita Terbaru
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Tujuh Kapal Perang Amankan Kunjungan Obama
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Polres Pastikan Mamuju Steril dari Aksi, Persembunyian Teroris
- Putri Munawaroh Akan Diadili
- Penjahat Cyber ‘Bonceng’ Info Windows Update Palsu
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
Berita Terkait
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
. on 19/08/09 08:26 PM said:
Nah. . . ketahuan bohongnya si kafir. . .! !
Jika berita/ perkataan orang fasik saja kita disuruh agar memeriksanya dahulu. (QS. AL-hujarat :6)
Maka bagaimana mungkin kita percaya pada bualan/ janji palsu si kafir. . .! !