Pakistan Menolak Fasilitas Nuklirnya Terancam
Oleh Althaf pada Kamis 13 Agustus 2009, 11:19 AM
ISLAMABAD (Arrahmah.com) - Militer boneka Pakistan menolak klaim pakar militer barat yang menyatakan bahwa mujahidin Taliban telah menyerang instalasi nuklir sejak dua tahun lalu.
Juru bicara militer Mayor Jenderal Athar Abbas mengatakan pada hari Rabu (12/8) bahwa negerinya tidak memiliki satu pun alasan yang menyebabkan nuklirnya jatuh ke tangan Taliban.
Ungkapan ini muncul setelah Shaun Gregory, salah seorang profesor di Unit Riset Keamanan Pakistan, Universitas Bradford, menulis sebuah artikel yang menggambarkan ada sekurangnya tiga serangan yang diarahan ke basis militer yang juga merupakan tempat penyimpanan rahasia nuklir.
Serangan terbaru, menurut Gregory, terjadi pada Agustus 2008 melalui aksi bom syahid. Pada waktu yang bersamaan, beberapa gerbang masuk menuju instalasi nuklir inti, Wah Cantonment Ordnance Complex, pun diledakkan.
Abbas menyebut isi artikel itu bohong, dengan mengatakan tidak ada basis nuklir yang memiliki nama yang sama dengan yang disebutkan Gregory dalam artikelnya. "Pada kenyataannya, semua itu tidak benar."
Begitu khawatirnya AS dan negara-negara sekutu barat lainnya pada nuklir Pakistan. Bahkan mereka sering mewanti-wanti penguasa munafik Pakistan agar instalasi senjata pemusnah massal itu tidak jatuh ke tangan mujahidin Taliban. (Althaf/prtv/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Ane percaya bhw mujahiddin tdk menghendaki perang jihad dg eskalasi nuklir, krn tdk ada manfaatnya kpd umat; bawa kehancuran masal kpd manusia dan bumi; sedangkan jihad adalah utk menegakkan dien, bkn menghancurkan kehidupan scr masal
ane percaya membuat dan kuasai pemusnah masal adlh tabiat org kafir yg suka lewati batas dlm sgl urusan; ane yakin, mujahidin dpt hancurkan musuh2nya dg perang terarah, hancurkan org2 kafir, kekuatan mrk, yg dg itu membawa rahmat kpd seluruh alam
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Israel Tak Henti-Hentinya Menculik Warga Palestina Di Tepi Barat
- Salah Satu Petinggi Boneka Tewas di Ingushetia
- Noordin M Top Tidak Tewas, Kapolda Jateng Was-Was
- 2014, Ponsel Murah Banjiri Pasaran
- MUI Se-Jawa dan Lampung Desak "The Master" Dihentikan
- Tentara Filipina Klaim Bunuh 10 Mujahid Abu Sayyaf
- AS Memperluas Operasi Militernya di Afghanistan?
- Kekuatan Al Qaidah Masih Menjadi Perhitungan Bagi 'Stabilitas' Irak
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 12 Agustus 2009
- Imarah Islam Afghanistan Hanya Kuasai 13 Distrik di Selatan?
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
. on 13/08/09 01:55 PM said:
Insya Allah jatuh dan kafir tidak bisa lagi menggertak.