Malaysia Bantah Sensor Internet
Oleh Althaf pada Selasa 11 Agustus 2009, 09:43 AM
KUALA LUMPUR (Arrahmah.com) - Malaysia membantah akan melakukan sensor internet. Pemerintah negara itu menyatakan hanya akan memblokir pornografi.
Bantahan itu muncul setelah negara itu disebut akan menerapkan sensor internet seperti China dengan software Green Dam. Partai oposisi menilai sensor itu untuk membungkam penentang politik pemerintah lewat blog.
Menteri informasi Rais Yatim menyatakan sensor terhadap situs politik bukan salah satu tujuan. Tapi negara itu memenjarakan blogger politik tanpa melalui pengadilan.
"Keamanan anak-anak kami bukan perjudian di internet. Kami akan mencari jalan untuk menjamin terbebas dari budaya pornografi pada anak-anak," kata Rais.
Malaysia tidak membantah akan melakukan sensor internet seperti China. Tapi China sendiri telah menunda software sensor Green Dam. Namun Malaysia dengan populasi 27 juta malah dalam proses mengevaluasi kemungkinan mengimplementasikan sensor semacam itu.
Rais mengatakan sensor itu tidak akan dilakukan pada blogger. Tapi blogger akan menghadapi pengadilan jika berlawanan dengan hukum. (inlh/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Penasehat Keamanan Nasional AS: Perang Afghan Tidak Gawat
- Pakistan Berhasil Menggagalkan Rencana Pemboman Parlemen Dan ISI ?
- Mujahidin Dagestan Kembali Melancarkan Aksinya
- AS Merupakan Ancaman Terbesar Bagi Pakistan
- Taliban Semakin Kuat, New Zealand Akan Mengirimkan Tentara Khusus ke Afghanistan
- Para Analis Ragukan Noordin Tewas
- 1.450 Warga Banten Positif HIV/AIDS
- Presiden Tegaskan Peran Kepemimpinan Untuk Tangani AIDS (???)
- Laptop Raib, Ratusan Ribu Tentara AS Was-Was
- Pesawat Tempur Israel Serang Jalur Gaza
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- Internet Heboh Bocoran Catatan Pejabat China
- WiMAX Diprediksi Lambat Berkembang di RI
- Kazakhstan Blokir 14 Situs Internet
- Huruf Kirillitz Bisa Ditulis di Internet
- Firefox 3.6 Diklaim Browser Terbaik Dunia
- Tahun 2013 Internet via PC akan Ditingalkan
- Pornografi-Penipuan Ancam Keamanan Internet
- Tiga Gereja di Malaysia Diserang
- China Mata-matai 4,65 Juta Komputer