Gates Tidak Berharap AS Kembali Tambah Pasukan Ke Afghanistan
Oleh Althaf pada Jum'at 17 Juli 2009, 04:26 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Sekretaris Pertahanan AS, Robert Gates mengatakan bahwa ia tidak berharap untuk mengirimkan lebih banyak pasukan tambahan ke Afghanistan tahun ini, di luar jumlah 68.000 yang telah disepakati.
Gates mengatakan di hadapan pertemuan pasukannya, beberapa dari mereka akan dikirimkan secepatnya ke Afghanistan, bahwa komitmen pasukan AS di negara tersebut kemungkinan besar tidak akan bertambah tahun depan. Namun ia katakan tidak bisa membuat pernyataan yang pasti sampai ia melihat hasil pengkajian ulang 60 hari oleh Jenderal Stanley McChrystal, panglima baaru AS dan NATO di Afghanistan.
"Kami akan melihat apa yang direkomendasikan oleh Jenderal McChrystal. Tapi saya kira tidak akan ada lagi penambahan signifikan jumlah pasukan di Afghanistan di luar 68.000 orang, setelah tahun ini. Mungkin ada penambahan, tapi tidak akan banyak," ungkap Gates.
Amerika Serikat sedang dalam proses penggandaan pasukannya di Afghanistan sebagai bagian dari strategi baru yang diumumkan oleh Presiden Barack Obama Maret lalu. Strategi ini dilakukan untuk membersihkan seluruh wilayah Afghanistan dari pengaruh mujahidin Taliban dan al-Qaidah, dan memungkinkan pemerintah munafik Afghan mulai menyediakan keamanannya sendiri, perkembangan ekonomi yang sejalan dengan kapitalisme, dan pelayanan sosial.
Fokus terkini dari penambahan pertama pasukan AS ini adalah untuk melakukan serangan ofensif di selatan provinsi Helmand, yang selama ini disinyalir sebagai tempat pertahanan mujahidin Taliban.
Sementara itu, pada Kamis (16/7) panglima Taliban mengatakan bahwa ia telah menangap tentara Amerika di provinsi Paktia, timur Afghanistan, dan mengancam akan membunuhnya jika operasi militer AS tetap dilanjutkan.
Dan untuk mempermudah misinya, militer AS mencoba mempengaruhi penduduk lokal dengan menyebarkan selebaran di seluruh wilayah agar segera melaporkan dan bertindak untuk menolong mereka menemuan tentaranya itu. (Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Gejala Eksodus Mulai Tampak
- Ledakan Berhasil Menghancurkan Dua Truk Tangki NATO di Pakistan
- Penelitian Mengatakan 1/3 Dari Veteran Irak dan Afghanistan Mengalami Gangguan Mental
- Serangan di Basis Militer AS di Basra Menewaskan 3 Tentara Kafir AS
- Gempar, Tiga Ledakan Dalam Satu Hari Terjadi Di Jakarta
- Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton Meledak
- Di Afghanistan, Bom-bom AS Hanya Untuk Membunuh Sipil
- Tentara Uni Afrika Latih Penduduk Somalia Tuk Perangi Mujahidin
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 16 Juli 2009
- Mujahidin Somalia Terus Merangsek Ke Gedung Pemerintahan
Berita Terbaru
- Ba’asyir: Mengapa Jasad Dulmatin Wangi?
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
- Saksi: Tersangka Ditembak dari Jarak Dekat
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Korsel : Perjalanan ke Moscow Membahayakan
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
Berita Terkait
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Pemerintah: Namru Menjadi Agenda Kemitraan Strategis Indonesia-AS
. on 18/07/09 02:46 PM said:
Semoga Allah SWT menghancurkan pasukan AS dan sekutunya.