Gejala Eksodus Mulai Tampak
Oleh Althaf pada Jum'at 17 Juli 2009, 04:22 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Setelah insiden bom di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott, Jumat pagi (17/7), gejala eksodus warga asing yang akan meninggalkan Indonesia mulai tampak. Di Terminal II Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kesibukan warga asing terlihat jelas.
Satu rombongan turis dari Australia memutuskan pulang lebih awal ke negaranya. Kurang-lebih 25 orang warga Australia dan anggota rombongannya tengah mengurus kepulangan. "Mestinya mereka pulang sore ini, tapi karena ada ledakan bom, mereka pulang siang ini," ujar pemandu rombongan, Tono.
Para pelancong itu sudah berada di Jakarta sejak beberapa hari lalu. Semula, lanjut Tono, mereka berencana berwisata keliling Jakarta hingga Minggu (19/7). Phillip, 40 tahun, warga negara Australia, juga tergesa pulang ke negaranya karena ledakan bom yang melukai puluhan orang itu.
Dihubungi secara terpisah, Kepala Administrator Bandara Soekarno-Hatta, Edward Silooy, mengatakan kondisi bandara tak ada perubahan. Tak ada jadwal penerbangan yang terganggu.
"Semua baik-baik saja, Anda-anda saja yang panik," celetuknya. Edward juga berujar tak ada eksodus. Pengamanan bandara pun, ujarnya, berlangsung normal saja. (republika/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
bantai saja orang” asing kafir yg di indonesia karena DIA membawa peradaban yg bertentangan dengan islam.membawa kerusakan
semakin kelihatan kalo iblis2 teroris pembunuh itu sangatlah lemah, cinta dunia takut mati…!
Pergi yang busuk, yang berguna mah gak usah
mau pergi…?
silakan…!
emang gada yang ngundang tuh mereka kemari…
Iya bagus dong pada minggat daripada rame2 buka2an di pantai2 di bali, lombok dll, kan mendingan kabur aja!!!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Ledakan Berhasil Menghancurkan Dua Truk Tangki NATO di Pakistan
- Penelitian Mengatakan 1/3 Dari Veteran Irak dan Afghanistan Mengalami Gangguan Mental
- Serangan di Basis Militer AS di Basra Menewaskan 3 Tentara Kafir AS
- Gempar, Tiga Ledakan Dalam Satu Hari Terjadi Di Jakarta
- Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton Meledak
- Di Afghanistan, Bom-bom AS Hanya Untuk Membunuh Sipil
- Tentara Uni Afrika Latih Penduduk Somalia Tuk Perangi Mujahidin
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 16 Juli 2009
- Mujahidin Somalia Terus Merangsek Ke Gedung Pemerintahan
- AS Puji Islamabad Atas Penanganan Krisis Swat?
Berita Terbaru
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
Berita Terkait
- Saefuddin Pernah Dakwah Soal Jihad Bunuh Diri
- Pernyataan Sikap Majelis Mujahidin: Pasca peledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton
- Inilah 4 Orang Yang Akan Membuat Mabes Polri Kembali Sibuk
- ‘Teroris’ Selain Noordin M Top Masih Disimpan Polisi
- Tanda Syahid (Insya Allah) Pada Jenazah Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono
- Tanda-Tanda Syahid Muncul Pada Jenazah Air dan Eko Peyang
- Spanduk ‘Syahid’ Terpasang di Rumah Air dan Eko
- Wasiat Ibrohim ; Be A Good Moslem Or Die As Syuhada
- Bukan Noor Din M.Top, Namun Ibrahim yang Syahid (insya Allah) di Temanggung..
- Ustad Abu Tetap Sebut Noordin M Top Sebagai Mujahid
. on 17/07/09 07:15 PM said:
semakin cepat dan banyak najis-najis kafir itu pergi dr negri muslim semakin baik. jk mereka atau tentara kufur mereka bertahan di negri muslim, kita jihadi mrk. tidak ada yg tdk baik dr keduanya, kecuali berdiam diri dan mengambil mrk jadi wali.