Juli, Menjadi Bulan Paling Mematikan Bagi Tentara Kafir di Afghanistan
Oleh Hanin Mazaya pada Kamis 16 Juli 2009, 05:10 PM
KABUL (Arrahmah.com) - Juli tahun ini, diperkirakan akan menjadi bulan paling mematikan dalam perang di Afghanistan untuk tentara kafir AS dan sekutunya, terlihat dari jumlah tentara yang tewas di sana dan terus menanjak naik setiap harinya selama bulan ini.
Menurut statemen militer kafir AS, hingga hari Rabu (15/7), sedikitnya 46 tentara asing di Afghanistan termasuk 24 tentara AS tewas di Afghanistan pada bulan ini. Ini adalah jumlah yang diumumkan di media, bukan jumlah sebenarnya, karena pada faktanya, statemen militer musuh tidak pernah jujur mengatakan jumlah sebenarnya terkait kecelakaan yang mereka alami.
Di Washington, jurubicara Pentagon, Geoff Morrell mengakui bahwa AS kehilangan banyak tentaranya di bulan ini.
Ia mengatakan bahwa bulan juli menjadi bulan "tersulit" bagi AS dalam "usaha" membawa Afghanistan menuju keadaan "lebih baik".
Jumlah kecelakaan di kubu AS meningkat drastis sejak Barack Obama memerintahkan untuk mengirimkan pasukan tambahan sebanyak 21.000 ke Afghanistan pada tahun ini. Kecelakaan yang dialami AS adalah respon dari mujahidin Taliban terkait bertambahnya pasukan kafir di Afghanistan.
Selain itu, kecelakaan di kubuh musuh juga meningkat sejak AS melancarkan operasi khusus di wilayah selatan Afghanistan, khususnya provinsi Helmand. Sedikitnya 4.000 tentara AS di sebar di wilayah selatan Afghanistan didukung dengan 650 tentara boneka Afghan. (haninmazaya/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Allohu akbar teruskan pembantaianmu wahai mujahidin taliban balaskan darah saudara kami trio BB yg diintervensi kafir amrik
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Lima Guru Amerika Belajar Kurikulum dan Manajemen Pesantren?
- Seorang Perempuan Di Inggris Dipenjara Karena Memeras Muslimah
- Marinir AS Cemas, Perlawanan Mujahidin Taliban Kembali Menggeliat Di Provinsi Helmand
- Harakah al-Shabaab Mujahidin Bentuk Administrasi Islami Baru Dekat Kota Wanla-Weyn
- Az-Zawahiri : Penduduk Pakistan Harus Memerangi AS
- 'Gaya', Ponsel Bertenaga Surya Pertama di Indonesia
- Komandan Turki Tewas di Afghanistan
- Obama Sangat Berharap Belanda Dapat Terus Mendukung Misi AS di Afghanistan
- Zionis Tangkap Kru Palestinian TV Dan 19 Warga Sipil Di Tepi Barat
- Pemerintah Syi'ah Iran Bantai 13 Mujahidin Jundullah
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
- NATO Menyeru Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Untuk Menyerah?
- Keputusan Hukum Aafia Siddiqui Memicu Lebih Banyak Aksi Anti-AS
- Demi Keamanan, NATO Mesti Lebarkan Sayap Intervensinya Di Dunia Internasional
- McChrystal: Operasi Afganistan Mendatang Akan Integrasikan operasi Militer Dan Upaya-upaya Sipil
- Desak Terus Rekonsiliasi Damai, AS Berdalih Sangkal Kontak Isu Yang Digembar-gemborkannya Sendiri
- Imarah Islam Afghanistan Gunakan Bom Modern Anti-deteksi
. on 16/07/09 08:31 PM said:
Allah Akbar!!! Keep spirit in jihad