Seorang Perempuan Di Inggris Dipenjara Karena Memeras Muslimah
Oleh Althaf pada Kamis 16 Juli 2009, 02:46 PM
LONDON (Arrahmah.com) - Seorang perempuan divonis hukuman selama empat tahun penjara setelah memeras teman muslimnya dengan ancaman akan menyebarkan isu bahwa temannya itu merupakan pendukung teroris.
Mary-Nona Sturges memaksa pelajar muslim Nabilah Hussein yang berusia 21 tahun untuk memberikan uang sebesar £3,200 dengan mengklaim bahwa ia memiliki rekaman mengenai insiden London 2005.
Sturges (54) yang berasal dari Totnes, Devon, mengklaim telah membungkam Hussain yang menurutnya telah mengatakan “Inggris patut menerima apa mereka seharusnya mereka dapat” dan mengancam akan menyerahkannya kepada polisi kecuali jika Sturges diberi uang.
Sturges sendiri yang merupakan seorang muallaf, ditemukan bersalah setelah dilakukan tiga minggu pemeriksaan di persidangan Truro Crown atas tiga kasus pemerasan dan tiga kali penipuan pada September dan Oktober 2006.
Dia dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun untuk masing-masing perkara dan diminta membayar uang ganti rugi untuk keluarga Hussain sebesar £3,200 dan biaya hukum sebesar £8,500. (Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Marinir AS Cemas, Perlawanan Mujahidin Taliban Kembali Menggeliat Di Provinsi Helmand
- Harakah al-Shabaab Mujahidin Bentuk Administrasi Islami Baru Dekat Kota Wanla-Weyn
- Az-Zawahiri : Penduduk Pakistan Harus Memerangi AS
- 'Gaya', Ponsel Bertenaga Surya Pertama di Indonesia
- Komandan Turki Tewas di Afghanistan
- Obama Sangat Berharap Belanda Dapat Terus Mendukung Misi AS di Afghanistan
- Zionis Tangkap Kru Palestinian TV Dan 19 Warga Sipil Di Tepi Barat
- Pemerintah Syi'ah Iran Bantai 13 Mujahidin Jundullah
- AS Bentuk Brigade Baru Untuk Misinya Di Irak
- Intelektual Cina Menuntut Pembebasan Prof. Tohti
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- Inggris: Memory Stick China Mengandung ‘Bisa’
- NATO: Tahun 2010 Lebih Banyak Korban Dan Kekerasan Di Afghanistan
- Blair Bersilat Lidah Untuk Membenarkan Perangnya Di Irak
- Demi Perdamaian, Inggris Pun Desak Yerusalem Jadi Ibukota Israel
- Tentara Kafir Buat Strategi Tuk Berikan Tekanan Besar di Afghanistan Selatan (?)
- Mahasiswa Inggris Bergabung Dengan Kelompok Jihad di Somalia
- AS-Inggris Bersikukuh Boyong Taliban Masuk Politik Mainstream
- Karzai Ingin Menangkan Hati Mujahidin Taliban dengan Uang dan Pekerjaan
- Brown: Inggris Tingkatkan Pengeluaran Perang Anti-Teror Di Pakistan
- Proyek Besar Terbaru NATO Di Kabul
. on 06/08/09 12:21 PM said:
Ini dia penipuan bermodus masuk Islam, pura-pura jadi muallaf.
Bukan hanya ada di Indonesia ya