Pemerintah Syi’ah Iran Bantai 13 Mujahidin Jundullah
Oleh Prince of Jihad pada Rabu 15 Juli 2009, 02:42 PM
Pemerintah Syiah Iran hari Selasa (14/7) kemaren telah menghukum gantung 13 gerilyawan Sunni dari kelompok gerilyawan Sunni bayangan Jundullah. Mereka dituduh menjadi "musuh-musuh Tuhan" karena serangkaian serangan, kantor berita resmi IRNA melaporkan.
Gerilyawan-gerilyawan (baca: Mujahid) itu dieksekusi di sebuah penjara di kota Zahedan, di perbatasan tenggara Iran yang resah, pusat pemberontakan Muslim Sunni terhadap rezim Syiah di Teheran.
"Tigabelas anggota kelompok itu digantung pagi ini," kata Kepala Pengadilan Provinsi Ebrahim Hamidi, seperti dikutip oleh kantor berita tersebut.
Para gerilyawan itu dituduh sebagai "mohareb" (musuh Tuhan) dan "menculik orang asing, membunuh orang tak bersalah, serta melakukan aksi teroris untuk kelompok Jundullah", kata IRNA, yang mengutip pernyataan pengadilan setempat.
Satu media negara telah mengumumkan Senin (13/7), bahwa 14 anggota Jundullah (Tentara Tuhan) akan dieksekusi di depan umum Selasa.
"Setelah konsultasi-konsultasi pada menit terakhir, esksekusi dilakukan di sebuah penjara," kata Hamidi.
Media itu Senin juga melaporkan bahwa Abdolhamid Rigi, saudara laki-laki pemimpin Jundullah Abdolmalik Rigi, termasuk salah satu gerilyawan yang akan dieksekusi. Hamidi mengatakan, Abdolhamid Rigi tidak termasuk di antara orang-orang yang digantung Selasa, tapi ia akan dieksekusi akhir pekan ini.
Zahedan adalah ibukota Provinsi Sistan-Baluchestan, yang berbatasan dengan Afghanistan dan Pakistan. Provinsi ini menampung penduduk etnik Baluch yang cukup besar.
Jundullah berkali-kali mengklaim melakukan serangan terhadap sasaran pemerintah Iran di provinsi yang terletak di rute perdagangan besar narkotika menuju Eropa dan Teluk itu.
Dalam serangan besar paling akhir, Jundullah mengaku bertanggungjawab atas pemboman bunuh diri di sebuah masjid Syiah di Zahedan, Mei, yang menewaskan 25 orang, dengan mengatakan pemboman itu merupakan serangan balas dendam atas penggantungan sejumlah anggota minoritas Baluch.
Kelompok hak asasi manusia Amnesti Internasional telah minta pemerintah Iran untuk menghentikan eksekusi itu, dengan mengadukan bahwa gerilyawan-gerilyawan tersebut tidak mendapat pengadilan yang adil.
Tahun lalu, pasukan polisi Iran diberitakan menewaskan 12 anggota kelompok bersenjata milisi Sunni, yang katanya berencana akan melakukan serangan di daerah barat daya Iran, kata televisi pemerintah.
Polisi dikabarkan menewaskan atau menahan 18 anggota milisi yang punya hubungan dengan kelompok Jundallah yang kontra revolusioner di selatan provinsi Sistan-Baluchistan, kata Jenderal Ghafari, panglima polisi provinsi itu kepada televisi tersebut.
Provinsi Sistan Baluchistan yang berbatasan dengan Afghanistan dan Pakistan dikenal sebagai tempat lalu lintas bagi para pedagang narkoba dari Asia ke Eropa. Hanya saja, di provinsi itu juga tempat tinggal masyarakat Baluchistan yang setia pada Islam Sunni, bukannya pada Syiah yang merupakan penduduk mayoritas Iran.
Kelompok Jundallah di provinsi itu dipimpin oleh Abdolmalek Rigi. Iran menuduh musuh bebuyutannya AS mendukung kelompok itu.(poj/hidayatullah)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Untuk mengetahui usaha-usaha ikhwan mujahidin di Iran, silahkan kunjungi blog Son of Sunnah Iran di alamat http://sunnairan.wordpress.com/
Semoga Allah memberi kemenangan pada Mujahidin Sunnah Iran atas pemerintahan Fasik dan Taghut Iran yang melakukan kekejaman pada Ahlus Sunnah Iran
sesama muslim tolonglah jgn saling menyakiti apalagi membunuh,./!@#
“BERSATULAH KAUM MUSLIM”
GAK ADA ITU SUNI ATW SYIAH YG ADA HANYALAH “ISLAM”
@aira…
syiah itu kafir, bukan kategori muslim, anda udah melihat bukti, masih aja menutup mata, semoga Allah memberikan hidayah buatmu, supaya bisa membedakan antara yg haq dan bathil..
aira keren,
tetep aja tidak akan pernah brsatu antara yang hak dan yg batil,walaupun namanya samaISLAM…
semoga allah memberikan hidayah&petunjuk; kpd orang” yg belum mengetahui
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- AS Bentuk Brigade Baru Untuk Misinya Di Irak
- Intelektual Cina Menuntut Pembebasan Prof. Tohti
- Keluarga Marwa Al-Sharbini Tuntut Polisi Jerman
- Helikopter Nato Jatuh Di Helmand, Afghanistan
- AS Dukung Blogger RI (???)
- Anggaran Naik, TNI Siapkan Pengadaan Alutsista Baru
- Pakistan, Bentrokan Terjadi dan Sebuah Tanker NATO Meledak
- Angkatan Perang Islami Gedo Dikirim Ke Mogadishu
- Target Jihad Seterusnya, Negara Komunis China!
- Meninggalnya Ulama' Besar Syaikh Abdullah Al-Jibrin -rahimahullah-
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Ledakan Mematikan Kembali Guncang Irak
- Polisi Keamanan Internet Iran Siap Beraksi
- Lemparan Mortar dan Roket Sambut Kedatangan Biden Baghdad
- Gadis Muda Iran Dipaksa Menikah Sebelum Dieksekusi
- Perhelatan Tahunan Syiah, Ledakan Mematikan Guncang Baghdad
- Ribuan Warga Unduh Aplikasi Anti Sensor
- Pemilu Iran Diusik, Hacker Serang Situs AS
- Mengupas Syiah di Masjid Al-Azhar
- Serangan Mematikan Di Pemakaman Irak
. on 15/07/09 08:15 PM said:
Astagfirullah :(