Keluarga Marwa Al-Sharbini Tuntut Polisi Jerman
Oleh Prince of Jihad pada Rabu 15 Juli 2009, 12:39 PM
Arrahmah.Com - Keluarga Marwa Al-Sharbini akan menuntut seorang polisi Jerman yang telah menembak suami Marwa di ruang pengadilan kota Dresden. Menurut kuasa hukum keluarga Marwa, Khalid Abu Bakar dalam wawancara dengan Press TV, pihaknya akan mengenakan tuduhan percobaan pembunuhan dan upaya pembunuhan terhadap suami Marwa.
Suami Marwa ditembak saat berusaha melindungi isterinya yang diserang dengan senjata tajam oleh pemuda Jerman bernama Alex W-yang juga tetangga mereka-saat berlangsung proses pengadilan terhadap Alex dimana Marwa hadir sebagai penuntut. Marwa menuntut Alex, karena telah menyebutnya sebagai teroris hanya karena Marwa seorang Muslim dan berjilbab.
Tanpa disangka, di ruang sidang, Alex menusuk Marwa sebanyak 18 kali hingga meninggal dunia. Sedangkan suami Marwa yang berusaha menolong isterinya, justeru ditembak oleh polisi yang menjaga ruang sidang. Akibat tembakan itu, suami Marwa mengalami luka serius.
Pemerintah dan media massa Jerman tidak menanggapi kasus ini dengan serius. Saudara lelaki Marwa, Tarek Al-Sharbini yang baru pulang dari Jerman untuk membawa jenazah Marwa mengungkapkan, saat di Jerman ia diwawancarai sebuah surat kabar dan stasiun televisi negara itu, tapi tak satu pun hasil wawancara itu yang dimuat atau ditayangkan sehingga publik Jerman tahu apa yang telah Marwa dan keluarganya.
Media dan pemerintah Jerman sejak awal berusaha menutup-tutupi kasus Marwa. Pemerintah Jerman bahkan baru secara resmi menyampaikan duka cita pada Mesir-negara asal Marwa-setelah 10 hari insiden itu terjadi. Sejumlah pejabat Jerman bahkan melarang Press TV-televisi berita Iran berbahasa Inggris-untuk melakukan wawancara dengan suami Marwa.
Sikap media dan pemerintah Jerman terhadap kasus Marwa menunjukkan biasnya negara-negara Barat dalam menangani kasus-kasus kejahatan rasial dan Islamofobia yang menimpa Muslim di negeri itu. Polisi Jerman juga telah gagal melindungi korban karena kejadian itu terjadi dalam ruang sidang. Polisi Jerman juga dinilai tidak becus bekerja karena tidak bisa mengenali mana yang suami Marwa dan mana yang melakukan penyerangan terhadap Marwa. (poj/eramuslim)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Helikopter Nato Jatuh Di Helmand, Afghanistan
- AS Dukung Blogger RI (???)
- Anggaran Naik, TNI Siapkan Pengadaan Alutsista Baru
- Pakistan, Bentrokan Terjadi dan Sebuah Tanker NATO Meledak
- Angkatan Perang Islami Gedo Dikirim Ke Mogadishu
- Target Jihad Seterusnya, Negara Komunis China!
- Meninggalnya Ulama' Besar Syaikh Abdullah Al-Jibrin -rahimahullah-
- Kompetisi Qiro’atil Qur’an SKI Poltek Perkapalan ITS 2009 “Alhamdulillah Luar Biasa!”
- Sok Pahlawan, Mullen Desak Irak Selesaikan Perselisihan Internalnya
- Hizbul Islam dan Harakat Al-Shabaab Mujahidin: Mogadishu Telah Kembali Dikuasai
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Jerman Mungkinkan Ponsel Membaca Gerakan Bibir
- Jerman Pamerkan Komputer Pembaca Pikiran
- Mesir Membuka Gerbang Gaza Hanya Tiga Hari
- Mesir Ekspor Gas Terang-Terangan Ke Israel
- AS Mungkin Akan Sebar Tentara Lebih Banyak di Afghanistan Utara
- Ulama Besar Mesir Haramkan Facebook
- Mesir Klaim Tangkap Mujahi Dan Menyita Sejumlah Amunisi
. on 19/07/09 06:32 PM said:
emang brengsek orang2 jerman.. mampus loe semua masuk neraka jahannam.. ya Allah… kapankah datangnya janji yg indah itu??