Pakistan, Bentrokan Terjadi dan Sebuah Tanker NATO Meledak
Oleh Althaf pada Rabu 15 Juli 2009, 06:41 AM
PESHAWAR (Arrahmah.com) - Sebuah bentrokan terjadi melawan mujahidin di Pakistan dan sebuah tanker yang mengangkut persediaan minyak bagi angkatan perang NATO meledak di dekat perbatasan pada bentrokan yang baru saja terjadi pada hari Selasa (14/7).
Bentrokan tersebut terjadi sewaktu pejabat mengumumkan jumlah rumah yang hancur di lembah Swat dan daerah-daerah sekitarnya di barat laut. Propaganda hitam pemerintah telah menyebabkan penduduk di daerah suku tersebut marah pada mujahidin.
Bentrokan maut tersebut melibatkan para penduduk desa di daerah perbatasan, kata pejabat.
Kekerasan yang paling mengerikan terjadi pada Senin (13/7) dan semalam di desa Anbar, daerah Mohmand, 15 kilometer (9 mil) sebelah barat daya Khar, kota utama daerah Bajaur--daerah pertahanan mujahidin lainnya.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, lashkar (milisi dari kalangan penduduk) telah membunuh 23 militan dan beberapa orang lainnya mengalami cedera," kata Asad Ali Khan, pejabat administrasi setempat.
Ratusan mujahidin Afghanistan telah memasuki daerhah pedalaman Pakistan yang dekat dengan perbatasan, untuk dijadikan tempat pertahanan pasca invasi yang dipimpin AS yang telah meruntuhkan kekuasaan Taliban di Kabul pada akhir 2001.
Pemerintah munafik Pakistan berusaha untuk memanfaatkan penduduk lokal (lashkar) untuk melawan mujahidin di beberapa wilayah di barat laut.
Pada saat yang sama, di wilayah Kyber, mujahidin berhasil meledakkan sebuah tanker yang membawa persediaan minyak untuk angkatan perang kafir NATO di Afghanistan, sebagaimana dituturkan oleh pejabat setempat, Rehan Gul Khattak.
Serangan tersebut terjadi di dekat kota Landi Kotal di jalan raya yang menghubungkan Pakistan dengan Afghanistan.
"Militan pertama kali menembakkan mortar ke arah tanker minyak itu. Sementara itu, baku tembak terjadi antara mujahidin dengan pasukan paramiliter," kata Khattak.
"Kami akan menyerang siapa saja yang ingin melanjutkan peperangan," kata Umar Farooq, juru bicara Tahrik-e-Taliban Pakistan di Khyber pada AFP melalui telepon. (Althaf/afp/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Angkatan Perang Islami Gedo Dikirim Ke Mogadishu
- Target Jihad Seterusnya, Negara Komunis China!
- Meninggalnya Ulama' Besar Syaikh Abdullah Al-Jibrin -rahimahullah-
- Kompetisi Qiro’atil Qur’an SKI Poltek Perkapalan ITS 2009 “Alhamdulillah Luar Biasa!”
- Sok Pahlawan, Mullen Desak Irak Selesaikan Perselisihan Internalnya
- Hizbul Islam dan Harakat Al-Shabaab Mujahidin: Mogadishu Telah Kembali Dikuasai
- Obama, Broadband, Facebook, dan SBY 2.0
- KPU: Bawaslu Juga Dibantu Asing!
- Militer AS Langgar Perjanjian Keamanan di Mosul
- Ancaman Paling Mematikan Dari Tentara Taliban Adalah Para Pembuat Bom
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
- NATO Menyeru Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Untuk Menyerah?
- Keputusan Hukum Aafia Siddiqui Memicu Lebih Banyak Aksi Anti-AS
- Demi Keamanan, NATO Mesti Lebarkan Sayap Intervensinya Di Dunia Internasional
- McChrystal: Operasi Afganistan Mendatang Akan Integrasikan operasi Militer Dan Upaya-upaya Sipil
- Desak Terus Rekonsiliasi Damai, AS Berdalih Sangkal Kontak Isu Yang Digembar-gemborkannya Sendiri
- Imarah Islam Afghanistan Gunakan Bom Modern Anti-deteksi
. on 15/07/09 07:09 PM said:
ya mujahids, laskar apapun walau mrk sholat dan mengaku muslim, jk tdk ada bara’ terhadap thoghut & tiada wala’ kpd Allaah & RasulNya, mrk BUKAN MUKMIN, mk perangi mrk yg tidak berdien sesuai dien yg benar. BUNUH mrk dimanapun antum jumpai