Sok Pahlawan, Mullen Desak Irak Selesaikan Perselisihan Internalnya
Oleh Althaf pada Selasa 14 Juli 2009, 07:53 AM
KIRKUK (Arrahmah.com) - Agar terlihat sebagai sebenar-benarnya pahlawan, panglima tinggi militer AS mendesak berbagai faksi perlawanan di Irak yang selama ini saling berselisih di kota Kirkuk, kota yang kaya akan minyak, untuk melakukan rekonsiliasi menjelang penarikan mundur militer AS dari negara tersebut.
Bahkan alam Irak pun enggan menerima petinggi kafir tersebut. Kunjungan Laksamana Mike Mullen ke berbagai tempat di Irak sempat tertunda karena adanya badai pasir.
Mullen bertemu dengan para pemimpin politik dari Kirkuk, daerah yang menghasilkan minyak di pusat konflik yang juga merupakan ancaman yang paling besar bagi stabilitas Irak.
"Tantangan politik yang ada di Irak ialah... sangat berpusat di daerah ini," kata Mullen setelah bertemu pimpinan suku Arab, Kurdi, Turkmenistan dan Kristen di Kirkuk.
"Pesan saya hari ini untuk mereka adalah kami sebentar lagi akan pergi dan anda sebaiknya segera memperhitungkan segala sesuatu," kata Mullen pada wartawan.
Karena Washington memperhitungkan banyak sumber daya alam yang bisa mereka keruk untuk kepentingan mereka, Presiden AS Barack Obama seolah-olah sangat mendorong Irak untuk melakukan lebih banyak rekonsiliasi dengan berbagai faksi tersebut.
Mullen terus menyebutkan kembali rencana pemerintah Obama untuk menarik mundur angkatan perangnya dari Irak, dengan mengatakan angkatan perang yang sekarang ini ada sekitar 130.000 orang akan menyusut dengan cepat setelah pemilihan nasional Irak pada Januari mendatang.
Kunjungan Mullen bukanlah kunjungan pertama dari para pejabat AS yang selalu dihalangi oleh badai pasir selama ini. Salah satu angin topan yang paling buruk selama satu minggu, menghalangi Biden untuk melakukan perjalanan ke Kurdistan sebagaimana yang telah direncanakan. (Althaf/reuters/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Hizbul Islam dan Harakat Al-Shabaab Mujahidin: Mogadishu Telah Kembali Dikuasai
- Obama, Broadband, Facebook, dan SBY 2.0
- KPU: Bawaslu Juga Dibantu Asing!
- Militer AS Langgar Perjanjian Keamanan di Mosul
- Ancaman Paling Mematikan Dari Tentara Taliban Adalah Para Pembuat Bom
- Militer Kafir Philipina Berjanji Akan Meningkatkan Serangan Menargetkan Abu Sayyaf
- Sial, Duta Besar AS di Irak Selamat Dari Serangan Bom
- Penduduk Ekstrim Israel Kembali Bakar Ladang Milik Muslim Palestina
- Perdana Menteri Inggris Akan Pertahankan Tentaranya di Afghanistan
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 12 Juli 2009
Berita Terbaru
- Warnet Bisa Tangkal Teroris Lewat Daftar Pengunjung?
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Pesawat Tempur Mengebom Gaza Selatan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Ba’asyir: Mengapa Jasad Dulmatin Wangi?
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
Berita Terkait
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
. on 14/07/09 01:33 PM said:
semoga Allah menumbangkan koalisimu ...