Perdana Menteri Inggris Akan Pertahankan Tentaranya di Afghanistan
Oleh Hanin Mazaya pada Senin 13 Juli 2009, 08:55 AM
LONDON (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Inggris mengatakan tentaranya akan terus dipertahankan di Afghanistan.
Berbicara dalam sebuah siaran militer pada Minggu (12/7), Gordon Brown mengakui bahwa musim panas kali ini adalah masa-masa yang sangat sulit dan pasti akan terus berlanjut.
"Kami akan membuat sebuah kemajuan..... dan memperlihatkan tanda-tanda kesuksesan," sesumbarnya seperti melupakan keadaan kritis yang dialami AS dan Inggris di Afghanistan khususnya di provinsi Helmand.
Komentarnya datang setelah 15 tentara kafir Inggris tewas dalam beberapa hari berturut-turut sebagai hasil dari pertempuran melawan mujahidin Imarah Islam Afghanistan.
Para ahli militer telah mengkritisi pemerintah, mengatakan tentara Inggris di Afghanistan akan mengalami banyak pukulan telak karena ketiadaan peralatan perang yang benar sebagai pendukung.
Tamparan Dahsyat
Tom King, mantan Menteri Pertahanan Inggris mengatakan ketiadaan dukungan udara yang memadai merupakan penyebab meningkatnya kematian tentara Inggris di Afghanistan.
"Beberapa peralatan militer bahkan menjadi tamparan mematikan di sana," ujarnya.
"Yang benar-benar dibutuhkan di sana adalah helikopter."
5.000 tentara Inggris di Helmand hanya memiliki 10 helikopter Chinook dibanding dengan tentara AS yang memiliki sekitar 120 helikopter di pusat dan selatan provinsi.
Tentara Inggris yang melakukan patroli di darat sangat beresiko mendapatkan serangan bom ranjau.
Amadshah Aamadzai, mantan Perdana Menteri Afghanistan mengatakan bahwa operasi di Helmand hanya menghasilkan kecelakaan, pembunuhan dan pertumpahan darah.
"Solusi satu-staunya adalah memulai pembicaraan damai. Tidak ada satupun yang dapat meneruskan perang, tidak Amerika, tidak Afghan juga tidak Taliban," ujarnya.
"Ini waktu yang tepat untuk kedua belah pihak memulai pembicaraan dan membicarakan mengenai perdamaian," lanjut munafikin Aamadzai. (haninmazaya/alj/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 12 Juli 2009
- Lagi, Empat Pasukan Salibis AS Tewas Di Afghanistan Selatan
- Facebook Obama Diserbu Warga Afrika (???)
- KPU Membantah Jika Pihaknya Ditunggangi Asing (???)
- Dua Muslim, Bapak dan Anak, Dibakar Hidup-Hidup Oleh Kafir Rusia
- Taliban Tolak Klaim Mengenai Fazlullah
- AS Diminta Mengirimkan Tentara Tambahan Lagi ke Afghanistan
- Israel Semakin Mudah Mendapat Akses Untuk Memperoleh F-35 AS
- Facebook Ladang Kejahatan Cyber
- Trauma, Mahasiswa Indonesia Ogah Kerja di Mesir
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Komandan Inggris : Perubahan Strategi Taliban Sangat Cepat
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
. on 14/07/09 08:37 AM said:
ana yakin taliban ampe kiamat siap meneruskan perang!!!