Lagi, Empat Pasukan Salibis AS Tewas Di Afghanistan Selatan
Oleh Althaf pada Senin 13 Juli 2009, 07:01 AM
KABUL (Arrahmah.com) - Empat tentara salibis AS tewas oleh pemboman pinggir jalan di Afghanistan Selatan pada hari Sabtu (11/7), sebagaimana yang dilaporkan oleh militer AS pada Minggu (12/7). Satu lagi insiden yang ada di luar dugaan AS dari mujahidin.
Ribuan angkatan laut AS dan ratusan pasukan Inggris telah bertempur dalam serangan besar-besaran selama 10 hari ini di provinsi Helmand, salah satu tempat pertahanan Taliban.
"Empat orang yang tewas dalam dua serangan bom itu adalah tentara AS," kata juru bicara militer AS, Letnan Komandadn Christine Sidenstricker. Sidenstricker mengungkapkan bahwa ledakan yang melumat nyawa keempat tentarany merupakan senjata mujahidin yang paling menakutkan tentara asing maupun tentara pemerintah.
Kehilangan keempat orang Amerika adalah salah satu korban korban yang paling besar sejak angkatan laut AS dikirim oleh administrasi Obama untuk menyerang mujahidin di Helmand mereka pada 2 Juli.
Tujuh orang tentara AS tewas dalam serangan serupa Senin yang lalu, termasuk empat di sebuah pemboman di utara Kunduz.
Inggris mengalami peningkatan jumlah kematian tentaranya dalam operasi mereka di Afganistan selama 10 hari ini, termasuk dalam insiden terpisah yang terjadi pada Jumat (10/7) yang menewaskan lima personilnya.
Hingga saat ini, Inggris sudah kehilangan 184 orang tentara di Afganistan sejak turut serta dalam invasi yang dipimpin oleh agresor AS, dan lebih dari 179 tewas di Irak sejak 2003. (Althaf/rtrs/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Allohu Akbar, rasakan kamulah hai org2 kafir azab yang membakar itu!
tentara allah tdak akn hbis dan g bakalan takut,maju trus wahai tentara allah SWT
kirim terus tentara kalian biar habis dibantai para mujahidin Allohu akbar….... Allohu akbar
Kil Kil Kil
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Facebook Obama Diserbu Warga Afrika (???)
- KPU Membantah Jika Pihaknya Ditunggangi Asing (???)
- Dua Muslim, Bapak dan Anak, Dibakar Hidup-Hidup Oleh Kafir Rusia
- Taliban Tolak Klaim Mengenai Fazlullah
- AS Diminta Mengirimkan Tentara Tambahan Lagi ke Afghanistan
- Israel Semakin Mudah Mendapat Akses Untuk Memperoleh F-35 AS
- Facebook Ladang Kejahatan Cyber
- Trauma, Mahasiswa Indonesia Ogah Kerja di Mesir
- Tentara Penjajah AS Tembak Mati Seorang Supir Irak
- Berlin Tak Kunjung Merespon Pembunuhan Marwa al-Sherbini
Berita Terbaru
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
. on 13/07/09 08:01 AM said:
Alhamdulillah, Subhanallah. Mampuslah tentaranya Obama. Mudah-mudahan makin banyak yang pulang pakai karung mayat.