Berlin Tak Kunjung Merespon Pembunuhan Marwa al-Sherbini
Oleh Althaf pada Sabtu 11 Juli 2009, 04:43 PM
BERLIN (Arrahmah.com) - Pemerintah Jerman terus menunda memberikan reaksi atas penikaman seorang muslimah Mesir yang tengah hamil di dalam ruang sidang Dresden pada 1 Juli. Pembunuhan tersebut telah menuai banyak kecaman, bukan hanya dari Mesir tapi juga dari berbagai negara di dunia.
"Pemerintah Jerman tidak tinggal diam," kata juru bicara pemerintah Jerman, Thomas Steg pada Rabu (8/7) di Berlin. Informasi awal saja sejauh ini belum cukup untuk menjamin adanya respon dalam waktu dekat, tambahnya.
Sementara itu, Maria Bokheimer, perwakilan integrasi pemerintah menyatakan rasa simpati dan penyesalan atas insiden tersebut pada suami Marwa al-Sherbini, yang saat ini ada dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Steg mengatakan bahwa insiden tersebut merupakan insiden yang berdampak besar bagi semua orang, dengan menambahkan bahwa Jerman merupakan negara yang terbuka bagi siapapun.
"...baik ekstrimis sayap kanan, ataupun xenophobia ataupun Islamophobia tidak punya tempat di Jerman," kata Steg.
Sementara itu ada ribuan penentang telah meneriakkan kemarahan mereka atas pembunuhan Marwa al-Sherbini, di Mesir maupun di Berlin, dan di berbagai negara lainnya hingga saat ini. (Althaf/tl/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
itulah musuh ALLAH SWT yg haruz di perangi
apakah kita hanya diam….diam….diaammm….hanya cuma mengecam…..mengecam saja saatnya kaum muslimin angkat senjata dimanapun berada,bukannya hanya mengecam saja ap yg nnt kt pertanggung jawabkan dihadapan ALLAH SWT.
saatnya kaum muslimin menggulingkan pemerintahan kufur,mari angkat senjata dimanapun berada insya ALLAH SWT , ALLAH meridhoi perjuangan mujahidin
semoga ALLAH SWT meridhoi mujahidin di indonesia yg agar tetap istiqomah
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Serangan AS Kembali Merenggut Hidup Penduduk Sipil Pakistan
- Xinjiang Berdarah, Ummat Digugah
- Cina Larang Media Asing Liput Xinjiang
- Tingginya Jumlah Kematian, Inggris Ragu Mempertaruhkan Pasukannya Di Afghanistan
- Zionis Israel Me-reshuffle Tubuh Militernya
- Ulama Mesjid 'Merah' Lal Memperingatkan Adanya Revolusi Berdarah Bagi Penguasa Pakistan
- Tingkat Bunuh Diri Tentara Salibis AS Meningkat
- 16 Negara Serang Jaringan Komputer Korsel-AS
- Sikap Anti-Islam dan Pelecehan Terhadap Hijab Berlanjut Dalam Harian Die Welt
- PITI: Umat Islam Harus Bantu Muslim Uighur
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Jerman Mungkinkan Ponsel Membaca Gerakan Bibir
- Geert Wilders-Parlemen Inggris, ‘Nonton Bareng’ Film Fitna
- Jerman Pamerkan Komputer Pembaca Pikiran
- Mesir Membuka Gerbang Gaza Hanya Tiga Hari
- Mesir Ekspor Gas Terang-Terangan Ke Israel
- AS Mungkin Akan Sebar Tentara Lebih Banyak di Afghanistan Utara
- Ulama Besar Mesir Haramkan Facebook
. on 12/07/09 02:01 AM said:
Sharusnya ada pembunuhan balasan terhadap warga jerman baik yahudi maupun kristen di manapun berada!!! Dan kita lihat apa reaksi barat