Tingginya Jumlah Kematian, Inggris Ragu Mempertaruhkan Pasukannya Di Afghanistan
Oleh Althaf pada Sabtu 11 Juli 2009, 10:25 AM
WOOTTON BASSETT (Arrahmah.com) - Inggris gamang. Pasalnya, kematian pasukannya dalam 15 pertempuran mematikan selama 10 hari terakhir di Afghanistan, yang juga telah menyebabkan banyak pasukannya tewas, membuat Inggris kembali berpikir mengenai komitmennya mencampuri konflik yang tak kunjung menampakkan keberhasilan itu.
Jumlah total sebanyak delapan kematian tersebut diumumkan pada Jumat (10/7).
"Meningkatnya kematian mengharuskan kita berpikir dua hal, yakni kita harus melakukannya dengan lebih baik lagi atau kita meninggalkannya sama sekali," kata Adam Holloway, salah seorang anggota komite pertahanan dalam Parlemen Inggris.
Sekretaris Pertahanan Inggris, Bob Ainsworth, dan perdana menteri Gordon Brown mengklaim bahwa peran Inggris di Afghanistan sangat krusial dalam membersihkan mujahidin yang sangat berpotensi menyerang Inggris.
Brown mengatakan pada Jumat (10/7) bahwa perang itu sangat penting bagi keamanan Inggris.
"Seperti ada tali yang menghubungkan pegunungan di Afghanistan dengan jalanan di negeri kami," kata Brown pada para wartawan pada pertemuan di L'Aquila, Italia.
"Kami sudah mengadakan pembicaraan dengan presiden AS Barack Obama dengan para pemimpin dunia, ada kesepakatan bersama bahwa hal itu merupakan tugas bagi seluruh negara di dunia yang harus dilaksanakan." (Althaf/ap/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
dua hal insyaAllaah bisa melemahkan negri kafir: membanyakkan menghancurkan tentara dan aset perang mrk di medan jihad, dan menyerang ekonomi dan bisnis mereka di negara-negara pendukungnya di seluruh dunia, insyaAllaah mrk bangkrut
ngapain ragu…? kirim aja lagi biar kalian para kafirin tewas semua
kami para mujahidin sudah siap syahid dijalan Allah atau memperoleh kemenangan..
Allah bersama para Mujahidin
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Zionis Israel Me-reshuffle Tubuh Militernya
- Ulama Mesjid 'Merah' Lal Memperingatkan Adanya Revolusi Berdarah Bagi Penguasa Pakistan
- Tingkat Bunuh Diri Tentara Salibis AS Meningkat
- 16 Negara Serang Jaringan Komputer Korsel-AS
- Sikap Anti-Islam dan Pelecehan Terhadap Hijab Berlanjut Dalam Harian Die Welt
- PITI: Umat Islam Harus Bantu Muslim Uighur
- Mujahidin Somalia Tangkap Tujuh Mata-Mata
- Cina Larang Diadakannya Sholat Jumat di Masjid Urumqi
- Ledakan Mematikan Hantam Thailand Selatan
- Bom Ranjau Bunuh Lima Tentara Boneka Pakistan
Berita Terbaru
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
Berita Terkait
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
. on 11/07/09 03:18 PM said:
laksanakan tugas anda dan tidak akan mengurangi kematian tentara2 anda yang anda kirim ke afganistan juga kafir2 amerika dan sekutu2nya allah yang lebih tinggi kerajaannya tidak akan membiarkan hamba2 yg taat bisa kalian sentuh