Cina Larang Diadakannya Sholat Jumat di Masjid Urumqi
Oleh Hanin Mazaya pada Jum'at 10 Juli 2009, 03:52 PM
URUMQI (Arrahmah.com) - Otoritas musyrik Cina memerintahkan beberapa masjid di daratannya, tepatnya di wilayah Urumqi, untuk tidak menggelar sholat jumat pada hari ini (10/7), mereka menutup masjid-masjid tersebut sehari penuh.
Salah seorang pejabat negara cina mengatakan bahwa tujuan menutup masjid tersebut adalah untuk menciptakan "keamanan", ia menambahkan "penduduk Muslim dapat berdiam diri di rumah mereka pada hari ini dan melaksanakan sholat di sana," ujarnya seperti yang dilansir AP.
Pejabat di Kashgar, kota lain di provinsi Xinjiang telah melarang turis asing mendatangi wilayah tersebut. Mereka telah memerintahkan turis asing dan para jurnalis untuk meninggalkan kota tersebut.
Unjuk rasa yang terjadi baru-baru ini dan berujung pada bentrokan yang menewaskan sedikitnya 156 orang dan melukai lebih dari 1.100 lainnya, menjadikan otoritas Cina semakin "ketat" memperlakukan Muslim di sana.

Terdapat lebih dari delapan juta kaum muslimin Uighur, yang kebanyakan dari mereka harus menerima pendzaliman secara politik, ekonomi, bahkan untuk menjalankan aturan agama mereka sendiri oleh suku Han Cina selama puluhan tahun.
Selama periode yang panjang ini, muslim Uighur berusaha untuk mempertahankan diri dengan melalui kampanye melawan kekuasaan musyrik Cina. (haninmazaya/prtv/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
na’am ya akh Ali…..
smoga kita dapat bersua di surga dgn hembusan nafas syuhada (kita)....
benar-benar lahan jihad uda meluas…..
ayo para singa!!! bangunlah….
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Ledakan Mematikan Hantam Thailand Selatan
- Bom Ranjau Bunuh Lima Tentara Boneka Pakistan
- AS Membayar Uganda Untuk Mempersenjatai Tentara Pro-Pemerintah Somalia
- Bom Ranjau, Ancaman Nomor Wahid di Afghanistan
- Muslimah Kashmir Kembali Dianiaya, Demonstrasi Besar Kembali Digelar
- Pasca Penarikan Mundur Pasukannya, Militer AS Kembali Sial
- AS Melanjutkan Pengawasan Penerbangannya Di Pakistan
- Seberapa Bahayakah Lashkar-e-Taiba Bagi Barat?
- Staf Kedubes Amerika Pantau Pelaksanaan Pilpres (???)
- Robot Militer AS Contek Batman (???)
Berita Terbaru
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
Berita Terkait
- Internet Heboh Bocoran Catatan Pejabat China
- Mahkamah AS Menolak Permohonan Tahanan Uighur
- Dituduh Serang Google, Sekolah China Tersinggung
- Bos Google Curhat Soal Sengketa dengan China
- Laptop Murah dari China Mulai Banjiri RI
- Inggris: Memory Stick China Mengandung ‘Bisa’
- 10 Negara Produsen Trojan Terganas
- Tiruan Google Muncul di China
- Kazakhstan Blokir 14 Situs Internet
- Cracker China Serbu Perusahaan Minyak AS
. on 10/07/09 06:01 PM said:
ikhwan klihatannya medan jihad smakin dekat nich…..!!!
Alhamdullilah mdh2an cita2ku segera terwujud….amin…...