Pengamat: Menhan Tak Aneh Sebab Semua Sudah Diskenario

Oleh Althaf pada Rabu 08 Juli 2009, 06:15 PM

Print Recommend (0) Comment (9)

JAKARTA (Arrahmah.com) - Prediksi Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono yang menyebutkan SBY-Boediono akan unggul di kisaran 60 atau 65 persen seakan menjadi kenyataan. Sebab dari hasil hitungan cepat sejumlah lembaga survei, SBY-Boediono saat ini berada di angka 60 persen.

"Tidak aneh kalau Menhan memprediksi seperti itu. Sebab semuanya sudah diskenario. Dan sebenarnya dari semalam angka tersebut sudah bisa diketahui," jelas pengamat militer MT Arifin saat dihubungi detikcom, Rabu (8/7).

Ketika ditanya darimana Menhan mendapatkan data perkiraan tersebut, Arifin mengaku tidak tahu. Hanya saja, kata Arifin, data yang dimiliki Menhan bisa saja dari badan-badan tertentu yang ditugasi pemerintah untuk memperjuangan 65% suara bagi SBY-Boediono.

"Dari semalam perkiraan SBY bakal menang 60 atau 65 persen sudah menyebar  lewat SMS yang diterima  beberapa kalangan. Dan saya kira arahnya sama dengan prediksi yang disampaikan Menhan Juwono," kata Arifin.

Arifin juga menduga,  perolehan suara SBY-Boediono yang diprediksi Menhan di kisaran 60 sampai 65 persen bisa juga merupakan laporan dari intelijen

"Ini salah satu bagian dari operasi senyap. Kecenderungan ke arah situ (operasi senyap) sangat terasa,' pungkasnya.

Sebelumnya, sekitar jam 11.00 tadi, Menhan Juwono Sudarsono menyatakan telah menerima laporan dari bawahannya kalau 60 atau 65 persen pilihan rakyat akan mengarah ke SBY-Boediono. Pernyataan itu disampaikan sebelum hasil quick count dilansir. (dtk/arrahmah.com)

Pengamat: Menhan Tak Aneh Sebab Semua Sudah Diskenario

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 08/07/09 07:57 PM said:

ASEM!! bener2 sudah ASEM, BUSUK pula OTAK2 mereka

winoto on 08/07/09 08:51 PM said:

Bukan Rahasia lagi, setiap pemilu intelijen bermain, ga hanya intelijen lokal, tp jg intel amerika. dan semua memang seperti sandiwara, karena tahun 2004 saya kerja di KPU, tahu bobroknya sistem kufur tersebut. Semua bisa ditebak dari awal.

winoto on 09/07/09 06:39 AM said:

@RZ9:
Anda kayaknya bukan komunitas situs ini.

. on 09/07/09 08:54 AM said:

LANJUTKAN….KE KAFIRAN KALIAN….!!!

Musana Ibrahim on 09/07/09 12:10 PM said:

Memang tidak Mengherankan…analisa selnjutnya, Pro dan niW akan Merapat Ke Pemerintahan diA, Dan Bekerjasama ... agar 5 Tahun Kedepan Dapat Mencalonkan Diri Mengantikan diA (Klo Benar Pencalonan Presiden Maksimal 2 Kali),

Musana Ibrahim on 09/07/09 12:13 PM said:

Jika Benar, Berarti ini Seperti Perkumpulan Dewan Jendral Saja…Lebih Tepatnya Strategi/Skenario Para Jendral. analisa PDIP dan GOLKAR… 2 Partai Ini 5 Tahun Kedepan Bisa Saja Tenggelam, Karena Sudah DiGerogoti Dari Dalam, 2 Partai Akan naik

Musana Ibrahim on 09/07/09 12:21 PM said:

WaLLOhualam…Yang Penting Sekarang Kita Harus Lebih Serius Lagi Dalam Jalan Din Ini…Mereka Bekerja Untuk Shayton, Kita Hanya Untuk ALLOH Saja ! Dan Cukup Itu Saja ! Surga Belakangan, Biarlah ALLOH yang Memutuskan !

. on 10/07/09 01:22 PM said:

cukup Allah SWT & Rosulullah saw bagi kita…kita dijayakan dengan islam, brgsiapa mengambil selaen islam, maka akan dihinakan…

. on 10/07/09 01:47 PM said:

itulah sistem demokrasi yang kufur lagi musyirik, segala sesuatunya bisa saja di kompromikan dan dijadikan tunggangan oleh penguasa yg dzalim !!! buang demokrasi kubur hidup-hidup kapitalisme. tegakkan syariah Islam….ALLAHUAKBAR

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?