Lagi, Serangan Udara Brutal AS Tewaskan Puluhan Sipil Afghanistan
Oleh Althaf pada Rabu 01 Juli 2009, 06:21 AM
KHOST (Arrahmah.com) - Sebuah serangan kembali dilancarkan secara brutal oleh AS setelah pimpinan barunya, McChrystal, mengatakan bahwa operasi AS dan NATO di Afghanistan kali ini akan lebih 'ramah' terhadap penduduk sipil. Ternyata semua itu terbukti hanya omong kosong semata.
Pesawat tempur AS tewaskan puluhan warga sipil di timur Afghanistan dalam sebuah serangan yang berdalih dimaksudkan untuk meluluhlantakkan persembunyian mujahidin Taliban dan al-Qaeda.
Sebuah pernyataan segera dilontarkan oleh koalisi kafir NATO yang mengatakan bahwa serangan tersebut mengenai bunker di provinsi Khost, dan tidak dimaksudkan untuk menyerang sipil.
Belum ada informasi mengenai jumlah korban yang tewas dan terluka akibat serangan tersebut.
Inilah dusta dan omongkosong AS. Panglima baru NATO di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal, mengatakan bahwa AS akan mewujudkan strategi tempur baru yang meminimalisasi kematian warga sipil.
Sementara itu, Sekretaris Pertahanan AS, Robert Gates percaya bahwa penambahan lebih dari 21.000 personil pasukan AS tidak akan mengurangi operasi serangan udara yang brutal di seluruh pelosok Afghanistan.
Lebih dari 150 warga sipil tewas dalam serangkaian serangan udara yang dilancarkan awal Mei di barat provinsi Farah. Sehingga jika diakumulasi, maka jumlah warga sipil yang jadi korban serangan brutal AS selama lima bulan ini menjadi lebih dari 800 orang. (Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
test doankkk
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- 'Unit Ansar' Bertanggung Jawab Atas Serangan Pada Sejumlah Situs Rusia
- MUI Menunggu Klarifikasi Arab SAudi Soal Kehalalan Vaksin Meningitis
- Lagi, Empat Tentara Penjajah AS Tewas di Baghdad
- Dua Orang Terlihat di Lokasi Kejadian Sebelum Terjadi Peledakan di Maguindanao
- Al-Shabaab Lakukan "Sweeping" Makanan Kadaluarsa
- Militer Pakistan : Operasi Swat "Hampir Berakhir" (???)
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 29 Juni 2009
- 35% Penduduk Indonesia Tak Menikmati Listrik
- Michael Jackson 'Lahir' Lagi Sebagai Virus
- Rakyat Irak Rayakan Kepergian Pasukan Kafir AS
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
. on 01/07/09 08:26 AM said:
...oh yang begini ya, yang namanya PEACE MAKER or (born to kill)