MUI Menunggu Klarifikasi Arab SAudi Soal Kehalalan Vaksin Meningitis
Oleh Hanin Mazaya pada Selasa 30 Juni 2009, 04:39 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin mempertanyakan pemerintah Arab Saudi yang menyatakan vaksin meningitis halal.
Ma’ruf Amin ingin tahu dari mana informasi kehalalan itu, padahal sebelumnya MUI sudah melayangkan surat bahwa vaksin tersebut haram karena mengandung enzim babi. “Darimana informasi itu, bukankah sudah jelas haram?” ujarnya seperti yang dilansir hidayatullah.
Meski demikian, MUI sendiri belum mendapat jawaban secara resmi dari Arab Saudi tentang kehalalan vaksin tersebut sehingga MUI masih menunggu jawaban.
“Kami menunggu jawaban resmi dari Arab Saudi,” tegasnya.
Rencananya, pekan ini MUI dan Depkses akan membahas kembali status vaksin meningitis. Namun kabarnya, jika keputusan itu belum menuai kesepakatan, ada kemungkinan Depag akan berpegang pada keputusan Depkes.
Hal itu juga disebabkan pihak pemerintah Arab Saudi tetap mewajibkan penggunaan vaksin. Apalagi, pemerintah Arab Saudi berkeyakinan vaksin meningitis halal. [hdytlh/arrahmah.com]
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
kenapa harus tanya ke arab saudi kalau indonesia bisa menfatwakan bahwa vaksin meningitis itu haram,,,?udah jelas2 itu dari babi,,,
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Lagi, Empat Tentara Penjajah AS Tewas di Baghdad
- Dua Orang Terlihat di Lokasi Kejadian Sebelum Terjadi Peledakan di Maguindanao
- Al-Shabaab Lakukan "Sweeping" Makanan Kadaluarsa
- Militer Pakistan : Operasi Swat "Hampir Berakhir" (???)
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 29 Juni 2009
- 35% Penduduk Indonesia Tak Menikmati Listrik
- Michael Jackson 'Lahir' Lagi Sebagai Virus
- Rakyat Irak Rayakan Kepergian Pasukan Kafir AS
- Kafirin Rusia Mempertontonkan Kemampuan Perangnya Di Kaukasus
- 12 Polisi Boneka Pakistan Tewas Akibat Ledakan
Berita Terbaru
- Kakak Kandung Dulmatin Masih Ragukan Keterangan Polri
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- 16 Pemuda Kashmir Tak Bersalah Ditangkap Polisi Musyrik India di Chennai
- Sidang M Jibriel : Jaksa Gunakan Pasal Karet
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Pemerintah: Namru Menjadi Agenda Kemitraan Strategis Indonesia-AS
- Jerman Mungkinkan Ponsel Membaca Gerakan Bibir
- Hezb-i-Islami Membelot, Membebek Pada Pemerintah Afghanistan
Berita Terkait
- MU I: Pemindai Tubuh Terlalu ‘‘Telanjang” dan Melanggar HAM
- Program Sertifikasi Halal MUI Ditolak Beberapa Pengusaha
- Penyelenggara Perayaan Ikut Kena Getah Dosa Valentine’s Day
- MUI Bangka Haramkan “Valentine Day” bagi Muslim
- LPPOM MUI: Masih Sedikit RPH Bersertifikasi Halal
- MUI dan KPID Sumsel Menyoal “Take Him Out Indonesia”
- FPI Akan Demo Besar-Besaran, MUI Bukan Eksekutor Film Porno
- MUI Jatim Dukung Pengharaman Foto Pranikah
- Sebut Gus Dur ‘Bapak Pluralisme’, SBY Lecehkan Gus Dur?
- MUI Situbondo Larang Berhubungan Dengan Facebook PKI
. on 01/07/09 10:09 AM said:
Kenapa tidak tanya ke Negara Islam Iraq? Saudi kan kaki tangannya Amerika.