Dua Orang Terlihat di Lokasi Kejadian Sebelum Terjadi Peledakan di Maguindanao
Oleh Hanin Mazaya pada Selasa 30 Juni 2009, 04:07 PM
MAGUINDANAO (Arrahmah.com) - Kemarin (29/6) terjadi ledakan dahsyat pada pagi hari di Datu Saudi Ampatuan, Maguindanao, dua orang yang tidak dikenal terlihat di lokasi kejadian sebelum ledakan terjadi.
Hal ini disampaikan penduduk lokal yang berada di sana yang menjadi saksi atas peristiwa peledakan.
Saksi mata menambahkan mereka mengenakan pakaian sipil dan sangat gugup ketika tertangkap mata oleh penduduk setempat sebelum bom meledak di sana. Mereka menambahkan, kedua orang tersebut segera meninggalkan tempat mereka lalu menuju pos militer terdekat. Beberapa menit kemudian terjadilah ledakan dahsyat di daerah tersebut.
"Ini sangat mungkin mereka berdua yang meninggalkan bom yang meledak pada pagi ini (29/6)," ujar saksi mata.
Penduduk lain yang juga menjadi saksi mata memberikan informasi serupa. Pos militer tentara kafir Philipina terletak hanya berjarak beberapa meter dari tempat terjadinya peledakan, saksi mata menambahkan hanya militer pemerintah yang sering mengunjungi lokasi sebelum peledakan terjadi.
Ledakan tersebut menyebabkan 3 sipil Moro meninggal dan lima belas lainnya mengalami luka parah.
Militer kafir Philipina segera mengeluarkan statemen yang menuduh bahwa pejuang MILF yang menjadi dalang dari peledakan tersebut.
Eid Kabalu, jurubicara MILF mengatakan klaim militer Philipina sangat tidak memiliki dasar, "AFP (militerPhilipina) selalu menuduh MILF untuk seluruh bom yang menyerang sipil di Maguindanao tanpa melakukan investigasi," ujarnya.
"MILF tidak memiliki alasan untuk menyerang sipil. Faktanya, salah satu korban pada peledakan kemarin memiliki hubungan dengan petinggi MILF," tambahnya.
Daerah dimana ledakan terjadi merupakan salah satu wilayah yang sering menjadi sasaran serangan tentara kafir Philipina melawan MILF dan sipil Moro sejak Agustus tahun lalu. (haninmazaya/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Al-Shabaab Lakukan "Sweeping" Makanan Kadaluarsa
- Militer Pakistan : Operasi Swat "Hampir Berakhir" (???)
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 29 Juni 2009
- 35% Penduduk Indonesia Tak Menikmati Listrik
- Michael Jackson 'Lahir' Lagi Sebagai Virus
- Rakyat Irak Rayakan Kepergian Pasukan Kafir AS
- Kafirin Rusia Mempertontonkan Kemampuan Perangnya Di Kaukasus
- 12 Polisi Boneka Pakistan Tewas Akibat Ledakan
- Karzai: Para Penjaga Keamanan Yang Dipekerjakan AS Bunuh Polisi
- Munafikin Sharif: Eritrea Mendukung Mujahidin Somalia
Berita Terbaru
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Inilah Daftar Hitam Negara Pembatas Internet
- Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Latgab Antiteror
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- Komandan Inggris : Perubahan Strategi Taliban Sangat Cepat
- India-Rusia Tanda Tangani 19 Perjanjian
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Kampanye Anti-Islam Dalam Pemilihan Perancis
- Warnet Bisa Tangkal Teroris Lewat Daftar Pengunjung?
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
Berita Terkait
- Philipina Tawarkan Pembagian Kekuasaan Kepada Pejuang Moro
- Tentara Kafir Filipina Tawarkan Dua Juta Peso Tuk Tangkap Komandan MILF
- Tentara Tambahan Didatangkan Setelah Pembobolan Penjara di Basilan, Philipina
- Mujahidin Serang Penjara Philipina, 31 Tahanan Bebas
- Tentara Kafir Philipina Bakar Masjid dan Rumah Penduduk di Zamboanga
- MILF : AFP Tidak Pernah Berkoordinasi dengan MILF Untuk Menyerang Abu Sayyaf
- Korban Sangat Tinggi dalam Serangan Terbaru Tentara Kafir Philipina di Basilan
- Philipina Menghentikan Serangan Terhadap Mujahidin MILF?
- Philipina Yakin Mampu “Menghabisi” Abu Sayyaf Sebelum 2010
- Militer Kafir Philipina Berjanji Akan Meningkatkan Serangan Menargetkan Abu Sayyaf