Al-Shabaab Lakukan “Sweeping” Makanan Kadaluarsa
Oleh Hanin Mazaya pada Selasa 30 Juni 2009, 11:06 AM
MOGADISHU (Arrahmah.com) - Mujahidin Al-Shabaab pada Senin (29/6) terjun ke pasar-pasar di Somalia untuk melakukan penggeledahan terkait penjualan makanan yang telah kadaluarsa di toko-toko di Somalia, memperingatkan para penjual untuk menghentikan aksi mereka.
Puluhan mujahid melakukan pemeriksaan di pasar Bakara untuk memastikan makanan yang diperdagangkan di pasar tersebut adalah makanan yang baik dan masih layak digunakan.
"Ini adalah tanggungjawab bagi kami memerangi orang-orang yang mencoba berbuat licik dengan menjual makanan-makanan kadaluarsa kepada masyarakat," ujar petinggi Al-Shabaab, Sheikh Muhammad Husein.
"Tentara kami membanjiri pasar-pasar hari ini dan kami menemukan sekitar lima toko yang ternyata menjual makanan kadaluarsa. Kami menutup toko-toko tersebut dan kami akan kembali mengijinkan mereka membukanya jika mereka berjanji tak akan mengulangi hal yang sama."
"Mulai hari ini sampai lima hari ke depan, penjual harus membersihkan tokonya untuk seluruh komoditas yang telah kadaluarsa atau kami akan memberlakukan hukum Islam kepada mereka," lanjutnya.
Harakah Shabaab al-Mujahidin kini mengontrol sebagian besar wilayah Somalia, termasuk kota-kota penting dan distrik-distrik penting di wilayah selatan dan pusat Somalia. Mereka menyatakan perang terhadap pemerintahan Somalia karena menolak untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah di daratan Somalia. Al-Shabaab akan meneruskan perjuangan hingga hukum Islam yang murni (tanpa dicampur aduk dengan hukum buatan manusia) ditegakkan di Somalia. (haninmazaya/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Ya Allah, kami rindu dengan tegaknya Islam kembali…
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Militer Pakistan : Operasi Swat "Hampir Berakhir" (???)
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 29 Juni 2009
- 35% Penduduk Indonesia Tak Menikmati Listrik
- Michael Jackson 'Lahir' Lagi Sebagai Virus
- Rakyat Irak Rayakan Kepergian Pasukan Kafir AS
- Kafirin Rusia Mempertontonkan Kemampuan Perangnya Di Kaukasus
- 12 Polisi Boneka Pakistan Tewas Akibat Ledakan
- Karzai: Para Penjaga Keamanan Yang Dipekerjakan AS Bunuh Polisi
- Munafikin Sharif: Eritrea Mendukung Mujahidin Somalia
- Badai Pasir Selimuti Baghdad
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Duet Pemerintah-Kelompok ‘Islam Moderat’ Melawan Al Shabaab
- AS Akan Bantu Latih Angkatan Perang Somalia
- Al-Shabaab Maafkan Mantan Anggota TFG di Wilayah Bay dan Bakol
- Ratusan Mujahid Al-Shabaab Penuhi Mogadishu
- Dakwah Al-Shabaab Juga Untuk Para Siswa Sekolah Dasar
- Al-Shabaab Bergabung Dengan Kelompok Jihad Internasional, Al-Qaeda
- Uni Eropa Berikan Pelatihan Kepada Tentara Somalia di Uganda
- Mahasiswa Inggris Bergabung Dengan Kelompok Jihad di Somalia
Lukman Hakim on 30/06/09 02:40 PM said:
Penjualan makanan kadaluarsa & segala variasinya salah satu kemajuan (kebebasan berekspresi) bagi sistem pemerintahan di negara2 muslim.