Bias Media India Mengenai Insiden Sophian
Oleh Althaf pada Sabtu 13 Juni 2009, 08:18 AM
SRINAGAR (Arrahmah.com) - Jurnalis terkemuka Siddharth Varadarajan menyatakan bahwa media yang berbasis di New Delhi memberikan laporan yang bertentangan ketika para tentara India terlibat dalam pelanggaran hak-hak manusiawi di Kashmir. Varadarajan pun mengatakan liputan dalam media-media tersebut seolah-olah menutupi insiden Shopian.
Siddharth Varadarajan dalam wawancara dengan media melalui telepon dari New Delhi mengatakan, “Ada kecenderungan umum media India untuk tidak bersimpati atas pelanggaran hak-hak manusiawi di Kashmir kalau dibandingkan dengan pelanggaran hak-hak manusiawi serupa yang terjadi di India."
Jurnalis itu mengatakan dimanapun tentara India terlibat pelanggaran hak asasi di wilayah Kashmir, media selalu memutarbalikkannya. Varadarajan mengatakan bahwa media New Delhi tidak akan pernah memberikan pemberitaan yang akan memperburuk citra tentara pemerintahnya.
Jurnalis lainnya, Naseer Ganai, mengatakan bahwa media India bermain 'aman' dengan bereaksi sesuai dengan kepentingan New Delhi.
"Ketika pemerintah India memutuskan Perdana Menterinya ke Kashmir, kemudian media hanya memberitakan isu tersebut, tanpa memberikan reaksi mendalam atas isu-isu yang serupa yang terjadi di wilayah penjajahan India ini," tambah Ganai. (Althaf/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Hebat, Firefox 3.5 Punya Video Built-in
- Amerika Serikat Anggap Indonesia Strategis
- AS Mengesahkan Bantuan Bagi Pakistan
- Zardari Bersumpah Perangi Taliban Sampai Titik Darah Penghabisan (???)
- CIA: Usamah Bin Ladin Masih Di Pakistan
- Petraeus: Kekerasan Di Afghanistan Capai Tingkat Tertinggi
- Chidambaram: Kepolisian Kashmir Boleh Atur Penempatan Tentara India
- Akses Facebook Tentara AS Dibatasi
- Irfan S Awwas: Bangsa Ini Harus Berhenti Mengemis
- Lagi, Israel Culik Sembilan Warga Palestina Di Tepi Barat
Berita Terbaru
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
Berita Terkait
- Satu Tentara Tewas Dua Terluka Dalam Baku Tembak di Srinagar, Kashmir
- India-Rusia Tanda Tangani 19 Perjanjian
- 16 Pemuda Kashmir Tak Bersalah Ditangkap Polisi Musyrik India di Chennai
- AS-India Akan Segera Resmikan Kerja Sama Perekonomian
- Tentara India Ditemukan Tewas Mengenaskan di Wilayah Kashmir
- AS Tepis Miliki Perjanjian Nuklir Dengan Pakistan
- India Bidik Saudi Arabia Sebagai Rekan Kerja Sama Regional
- India Akan Lanjutkan Dukungannya Tuk Afghanistan
- Penembak Jitu Bunuh Tentara Musyrik India di Kashmir
- Biadab, Tentara India Bunuh 5 remaja Kashmir dan Hancurkan 3 Rumah