AS Mengesahkan Bantuan Bagi Pakistan
Oleh Althaf pada Sabtu 13 Juni 2009, 06:47 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Dewan perwakilan Amerika Serikat pada Kamis (11/6) mengesahkan pelipattigaan bantuan AS untuk Pakistan, yakni sekitar 1,5 miliar per tahun selama lima tahun ke depan sebagai salah satu strateginya untuk melumpuhkan perlawanan para mujahidin melalui pembangunan ekonomi dan sosial.
Jumlah ini termasuk bantuan militer yang dibutuhkan pemerintahan Obama untuk menjamin Pakistan berkomitmen dalam memerangi kelompok mujahidin.
Pendanaan tahunan ini pun meliputi bantuan untuk pembangunan lainnya, yaitu sarana pendidikan, sistem peradilan, parlemen, dan lembaga bantuan hukum.
Keputusan ini muncul pada hari yang sama dengan disepakatinya bantuan PBB untuk Pakistan oleh Sekjen PBB Ban Ki-moon. Ban Ki-moon mengatakan bahwa bantuan tersebut berada dalam resiko putaran krisis kedua tanpa bantuan internasional lainnya yang lebih banyak.
Dana yang terdiri dari 400 juta dolar sebagai bantuan militer tahunan selama 2010-2013, juga telah disahkan seiringan dengan dilakukannya serangan sekuel kedua oleh militer Pakistan terhadap mujahidin Taliban yang sangat ditakutkan oleh para petinggi kafir AS akan medestabilisasi keamanan nuklir Pakistan.
Pertempuran di distrik Banu, Waziristan, berlangsung pada Kamis (11/6) kemarin ketika militer Pakistan 'menyempurnakan' operasinya untuk membersihkan mujahidin dari Lembah Swat, dekat Islamabad.
"Dukungan Kongres atas bantuan terhadap Pakistan akan memperkuat penyelesaian antara rakyat dan pemerintah Pakistan dalam melawan kekerasan para ekstrimis dan teroris," kata duta besar Pakistan, Husain Haqqani.
Howard Berman, pimpinan Komite Luar Negeri Dewan Perwakilan AS, mengatakan Kongres telah meminta Pakistan mengikuti komitmen yang telah dibuat.
"Satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah, Kongres tidak akan pernah memberikan 'cek kosong' bagi Pakistan," kata Berman.
Pada Rabu (10/6), Richard Holbrooke, utusan AS untuk Pakistan dan Afghanistan berbicara di hadapan paraa wartawan bahwa ia telah mencatat perubahan dramatis atas sikap Pakistan dalam memerangi mujahidin selama kunjungannya minggu lalu. (Althaf/reuters/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
akhirnya dapet juga…duit dari hasil membunuh saudara2 muslim sendiri
obama bilang dia tidak perang lawan islam tapi syariat islam di swat diperangi….
katanya orang islam yg berperang cuma minoritas, tidak mewakili mayoritas muslim.
dasar otak cetakan demokrasi, mayoritas bukan ukuran kebenaran.
orang islam di indonesia juga jangan sombong, mentang2 jumlah muslim terbesar di dunia,
bukan otomatis jadi patokan berislam yg benar. jgn2 islam yg benar itu minoritas spt di
swat dan afghan era taliban. bukan begitu bos…
Iyakan ketahuan belangnya, Allah SWT dah membuka aib mereka dan menyingkapkan kebenaran yg mereka coba tutup2i!
Selamat berjihad saudaraku,semoga Allah SWT menepatkan tembakan kalian! Amin
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Zardari Bersumpah Perangi Taliban Sampai Titik Darah Penghabisan (???)
- CIA: Usamah Bin Ladin Masih Di Pakistan
- Petraeus: Kekerasan Di Afghanistan Capai Tingkat Tertinggi
- Chidambaram: Kepolisian Kashmir Boleh Atur Penempatan Tentara India
- Akses Facebook Tentara AS Dibatasi
- Irfan S Awwas: Bangsa Ini Harus Berhenti Mengemis
- Lagi, Israel Culik Sembilan Warga Palestina Di Tepi Barat
- Afghanistan Meminta Bantuan China Tuk Hadapi "Militan"
- Inggris Kewalahan Atas Meningkatnya Serangan Di Afghanistan
- Aksi Istisyhad Menewaskan 11 Tentara Boneka Afghan dan Melukai 23 Lainnya
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
. on 13/06/09 12:21 PM said:
Asstagfirulloh….sebegitu cintanyakah mereka kepada Dunia???!!! Demi uang rela membunuhi saudara2nya.