Depkominfo Enggan Tanggapi Fatwa Haram Facebook
Oleh Hanin Mazaya pada Jum'at 22 Mei 2009, 06:19 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) tidak mau menanggapi rencana fatwa pengharaman Facebook oleh para ulama di Jawa Timur.
"Saya tidak mau menanggapi (fatwa) itu. Itu kan memang urusan mereka (ulama). Yang jelas kami sudah membuat payung hukum mengenai pemanfaatan teknologi," ujar Dirjen Aplikasi Telematika Cahyana Ahmadjayadi, saat dihubungi okezone, Jumat (22/5/2009).
Menurut Cahyana, Facebook merupakan fenomena jaringan sosial yang terbentuk berdasarkan inovasi berbasis teknologi informasi. Masyarakat bergabung ke Facebook dengan sendirinya, tanpa promosi.
"Sebuah inovasi tidak bisa kita bendung. Apalagi tidak dipromosikan, tiba-tiba sudah bergabung puluhan juta orang ke dalam situs tersebut. Ini yang tidak bisa kita bendung," papar Cahyana.
Yang harus dilakukan, lanjut Cahyana, adalah upaya-upaya yang bisa menciptakan sebuah koridor tentang pemanfaatan teknologi informasi yang taat asas dan sesuai kaidah-kaidah hukum telematika.
"Di Indonesia sudah ada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, sebagai payung hukum terhadap pemanfaatan teknologi. Ini termasuk pasal-pasal yang memuat tentang perbuatan yang dilarang, berikut sanksinya," tandas Cahyana.
Sebelumnya, para ulama di Jawa Timur berencana untuk memberikan fatwa pengharaman penggunaan Facebook. Melejitnya para pengguna Facebook di Indonesia ini menyulut kekhawatiran sekira 700 tokoh muslim di Surabaya. Mereka menilai menjamurnya jejaring sosial tersebut dirasa akan memberikan dampak negatif bagi umat Muslim di Indonesia, dan dapat digunakan untuk transaksi seks terselubung. (okz)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
semoga niatan ulama tersebut ikhlas karena Allah, dan semoga Allah senantiasa memberikan hidayanya kepada kita….
Bagaimana, mau menanggapi menterinya saja ke canduan buku tatap muka!
banyak juga “ulama-ulama” yg pada gabung di fesbuk lho…,
na’am, ane setuju, banyak “ulama” (dalam tanda kutip) yg register facebook
Omong kosong para manusia itu yang katanya ulama….knp para ulama tdk mengharamkan orang2 yang tdak mendukung syariat islam
jangan salahkan Facebooknya(Tekhnologi) tapi kembali pada individu yang menggunakannya
kalau individu yg menggunakan di bekali iman maka tehknologi akan di gunakan tuk mengembangkan syari’at..itu aja..afwan
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Mujahidin Inggris dan Amerika Merespon Seruan Jihad di Somalia
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 22 Mei 2009
- Al-Qaeda Keluarkan Ultimatum 15 Hari Untuk Inggris
- Gencarnya Upaya AS Di Afghanistan Bisa Mendorong Mujahidin Masuki Pakistan
- Lagi, 3 Tentara Kafir AS Tewas di Irak
- Israel Kembali Menculik 26 Warga Palestina Di West Bank
- Lagi, Pakistan Meyakinkan Soal Nuklir Mereka
- Polisi Athena dan Imigran Bentrok Karena Al Quran
- Somalia "Memburu" Pejuang Asing
- Netanyahu : Jerusalem Milik Kami, Tidak Akan Pernah Membaginya Lagi
Berita Terbaru
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
- Menag: Pesantren Jadi Benteng Anti Terorisme (?)
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Tujuh Kapal Perang Amankan Kunjungan Obama
Berita Terkait
- Serangan Israel Batal Karena Bocor di Facebook
- Pentagon Tak Lagi Paranoid dengan Facebook
- Ingin Aman? Jangan Posting Lokasi di FB
- Orang Tua di Gorontalo Mulai Waspadai Facebook
- Membungkam Artikel Facebook yang Menyudutkan Muslim Indonesia di Hong Kong
- Ulama Besar Mesir Haramkan Facebook
- Waspadalah, 2010 Virus Facebook Kian Marak
- MUI Situbondo Larang Berhubungan Dengan Facebook PKI
- Grup Fans Perempuan Penyerang Paus Dikecam?
- Grup Turunkan Patung Obama Disusupi Spam
. on 22/05/09 08:36 PM said:
Siapa bilang mereka ulama?ngaku-ngaku aja gitu…silahkan terapkan fatwa di JATIM aja.
Mana aku percaya kumpulan ustad yg suka ngerokok gitu…bau mulunya…kumpulan ustad pencinta popularitas !