Lagi, Pakistan Meyakinkan Soal Nuklir Mereka
Oleh Hanin Mazaya pada Kamis 21 Mei 2009, 07:14 PM
ISLAMABAD (Arrahmah.com) - Juru bicara menteri luar negeri Pakistan mengulangi penegasan bahwa gudang senjata nuklir negaranya betul-betul aman dan tidak mungkin jatuh ke tangan yang salah.
Menolak laporan media Barat, pada Kamis (21/5) Abdul Basit mengatakan gudang senjata nuklir berada di bawah sistem keamanan berlapis yang tidak memiliki kemungkinan sedikitpun untuk jatuh ke tangan Taliban.
Di hadapan wartawan di Islamabad, Basit mengatakan bahwa laporan yang muncul dalam media Barat tentang aset nuklir Pakistan adalah bagian kampanye jahat atas negaranya.
Ia mengatakan tidak ada paksaan, langsung atau tak langsung, yang akan memaksa Pakistan untuk berkompromi untuk masalah keamanan nuklirnya.
Dia mengatakan pencegahan nuklir adalah salah satu dasar keamanan Pakistan dan hasil kesepakatan nasional.
"Pakistan menjamin pemeliharaan nuklir melalui sistem keamanan yang kuat, efektif, dan melengkapinya dengan komando dan pengawasan yang ketat," kata Basit.
Basit pun menegaskan Pakistan akan terus mendukung usaha non-pengembangan nuklir internasional.
Menjawab pertanyaan seputar bantuan asing untuk melindungi aset nuklir Pakistan, juru bicara kementrian itu mengatakan, "Kami tidak perlu yang bantuan seperti itu." Tidak membutuhkan bantuan, namun tetap menggantungkan diri pada negara-negara kafir yang dengan mudah menanamkan kepentingannya lewat tangan-tangan para penguasa munafik di Pakistan. (Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Polisi Athena dan Imigran Bentrok Karena Al Quran
- Somalia "Memburu" Pejuang Asing
- Netanyahu : Jerusalem Milik Kami, Tidak Akan Pernah Membaginya Lagi
- China: Mustahil Jaringan Internet Militer Ditembus
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 21 Mei 2009
- 'Jatuhnya Pesawat karena Pemerintah Lalai'
- Israel Jadi Sasaran Roket-Roket Yang Dilancarkan Dari Gaza
- Balita Gizi Buruk Depok Bertambah
- Ancaman 'Racun Google' Makin Ganas
- Negara-negara di Afrika Menyeru PBB Untuk Memblokade Somalia
Berita Terbaru
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
- Saksi: Tersangka Ditembak dari Jarak Dekat
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Korsel : Perjalanan ke Moscow Membahayakan
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Sertifikasi Halal LPPOM-MUI Standar Internasional
Berita Terkait
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Pejabat Pakistan : Yang Tertangkap di Pakistan Bukan Gadahn
- Predator AS Kembali Memakan Korban Sipil Pakistan, Lima Tewas
- Ledakan Bom Bunuh 15 dan Hancurkan Kantor Intelijen di Lahore
- Holbrook Ragukan Komitmen Pakistan
- AS Akan Pasok 1000 Peti Bom Ke Pakistan
- Obama Desak Peninjauan Kembali Agenda Nuklirnya
- Drone AS Telah Bunuh 1.200 Orang Dalam Enam Tahun di Pakistan
- Tangki Oli NATO Kembali Diserang di Pakistan