Konsumsi Narkoba Indonesia 2008 Rp 15,37 Triliun
Oleh Althaf pada Kamis 07 Mei 2009, 09:22 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Kerugian ekonomi yang ditimbulkan dari komsumsi narkoba di Indonesia sepanjang 2008 mencapai Rp15,37 triliun, kata Koordinator Satgas I Badan Narkotika Nasional (BNN) KBP H Thamrin Dahlan.
"Berdasarkan data BBN itu, dari total kerugian ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba, jenis shabu yang paling tinggi komsumsinya dengan kerugian Rp 5,52 triliun," kata Koordinator Satgas I BNN di Jakarta, Jumat (8/5).
Dijelaskan, selain jenis narkoba shabu yang paling banyak menimbulkan kerugian ekonomi dari 33 provinsi di Indonesia, jenis ganja tercatat menimbulkan kerugian ekonomi terbesar kedua yakni Rp 2,37 triliun, menyusul putau bubuk Rp 2,31 triliun dan ekstasi Rp1,98 triliun dari 14 jenis narkoba yang terdata pada BNN.
Sementara daerah yang tertinggi kerugian ekonominya akibat komsumsi narkoba adalah Jawa Timur dengan jumlah kerugian sebanyak Rp3,85 triliun, kemudian Jawa Tengah Rp 1,25 triliun dan DKI Jakarta Rp1,15 triliun.
"Kerugian ekonomi yang ditimbukan dari komsumsi narkoba itu cenderung meningkat setiap tahun, sementara pendanaan pemerintah untuk uapaya peventif dan rehabilitasi yang tersedia sangat terbatas," kata Thamrin.
Terkait dengan hal itu, ia mengharapkan peran aktif masyarakat untuk membantu upaya tersebut, baik melalui lembaga formal maupun non formal.
Adapun proyeksi kerugian ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba berdasarkan data BNN adalah 2009 akan mencapai Rp 37 triliun, 2010 Rp 41,24 triliun, 2011 Rp 46 triliun, 2012 51,29 triliun dan 2013 Rp 57 triliun.
Di samping itu, sebanyak 51 ribu orang pecandu narkoba di Indonesia meninggal setiap tahunnya. Menurut Thamrin, sebagian korban penyalahgunaan narkoba meninggal bukan di lokasi fasilitas terapi dan rehabilitas. Mereka justru ditemukan di jalan atau di lokasi tempat hiburan.
"Umumnya mereka meninggal karena penyakit komplikasi yakni HIV/AIDS, hepatitis dan TBC," katanya.
“Mereka bertanya kepadamu tentang khamr dan judi. Katakanlah pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar dari manfaatnya. (QS: Al Baqarah [2]:219).
“Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (QS. Thaha [20]:123-124).
(Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
yaa susah atuh.. lha wong pemerintahnya aja dah sesat gmana mau nyelametin yang lain..
.. yaa begitulah akibat dari orang2 yg hidup dalam sistem thagut… diberi kehidupan yang sempit dan sesat….
narkoba alat musuh plg efektif ngrusak generasi islam,WASPADALAH
Dahulu sewaktu para pelajar(“Taliban”) afganistan berkuasa dan menerapkan syariat islam, mereka memperingatkan penduduk yg menanam opium u tdk melakukannya lagi dan hrs menanam yg lain!Dan klo tidak, maka penduduk itu yg ditanam di tanah tersebut!!
Cara ini terbukti efektif, hingga mengurangi jmlh narkoba dipasaran tinggal 3 persen dlm jangka waktu hanya 1,5 tahun saja.Maka klo pemerintah mau menerapkan syariat islam dan mencontoh taliban, Insya Allah, narkoba bukan momok lg deh!!!
NARKOBA = NAsi Rames KarO BAkwan
ueeenak tenaaaan
biar aja generasi INDONESIA mati karena narkoba, ngurangi musuh. yang penting generasi ISLAM lebih sehat dan bertambah banyak.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- 'Kemajuan' Pembicaraan Afghanistan-Pakistan Dengan AS
- Mujahidin Palestina Syahid (Insha Allah) di Gaza
- Lagi, Tentara Salibis AS Bunuh 2 Sipil dan Tangkap 12 Lainnya di Helmand
- Puluhan Pasukan Boneka Pakistan Tewas Di Swat
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 7 Mei 2009
- Informasi Rahasia Militer AS Dijual Di eBay
- Benarkah Abu Umar Al-Baghdadi Tertangkap?
- Al-Shabaab Akan Terus Melanjutkan Perang Sekalipun Tentara Uni Afrika Hengkang dari Somalia
- Lima Penduduk Palestina Terluka Parah Dalam Serangan Udara Israel di Rafah
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 6 Mei 2009
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
. on 08/05/09 12:13 AM said:
untuk apa pemerintah memberikan pendanaan buat orang yg sesat krn narkoba..rugi!! mendingan buat fakir miskin yg lebih membutuhkan..org narkoba itu hrs nya dihukum mati biar bener2 kapok..