Pemimpin Jamaat Tabligh Mencela Syariat Yang Ditegakkan Melalui Jihad
Oleh Althaf pada Jum'at 01 Mei 2009, 09:20 PM
PAKISTAN (Arrahmah.com) - Sungguh tak disangka, pimpinan tinggi Jamaat Tabligh telah mencela penegakan syariat yang ditegakkan melalui senjata, militansi, dan jihad.
Pimpinan Jamaat, yang konon selalu menghindari pembicaraan tentang isu-isu yang akan menimbulkan kontroversi di dunia publik, juga mempropagandakan harmoni antar-agama, toleransi, hak asasi manusia, keadilan sosial, dan perdamaian.
Mereka, para pimpinan itu, berbicara pada penutupan tiga hari pertemuan Jamaat pada Senin (27/4) lalu.
"Syariat tidak bisa ditegakkan lewat senjata," ungkap Haji Abdul Wahab, pimpinan Jamaat Tabligh, di Pakistan.
Laki-laki berusia 90 tahun itu, yang meninggalkan pekerjaannya sebagai hakim di pengadilan India untuk bergabung dengan Jamaat, menyatakan contoh yang ditunjukkan oleh Rasulullah Muhammad saw. Ia mengatakan bahwa Rasulullah tidak pernah menggunakan kekuatan senjata. Justru beliau saw menyebarkan kalimat Allah hanya dengan cara-cara yang penuh perdamaian.
"Kaum muslimin seharusnya mendakwahkan perdamaian, persaudaraan, dan toleransi di seluruh dunia, termasuk dengan Israel. Mereka harus menolak untuk memaksakan keyakinan dan kepercayaannya dengan kekuatan senjata karena Islam adalah agama perdamaian dan ketentraman," ujar pimpinan yang lain.
Maulana Mohammad Ahmed, seorang mantan pakar pendidikan, mengatakan bahwa orang Muslim sebaiknya menginspirasi pengikut agama lain lewat moral dan perilaku sosial yang baik. Orang yang berpikir bahwa syariat bisa dipaksakan lewat senjata adalah orang tolol, katanya.
"Kita sebaiknya mengulurkan tangan kepada siapapun dan menuntun mereka dari kegelapan. Di munculnya agama Islam, orang-orang dulu biasa mengubur anak perempuan mereka tanpa penyesalan yang dalam. Ingatlah …semua manusia adalah ciptaan Allah,’ kata Maulana Ahmed.
Secara tidak langsung para pimpinan Jamaat ini mengatakan bahwa pihaknya tidak sepakat dengan Jihad dalam rangka menegakkan kalimatullah dan menerapkan syariat Islam.
Mereka sudah menutup mata dan telinga. Seharusnya yang mereka pertanyakan, yang mereka ragukan, dan yang mereka cela adalah pemerintah yang mengaku muslim tapi tidak menegakkan Islam. Mereka lupa fakta bahwa pemerintah Murtad ini mengambil orang-orang kafir sebagai Awliya’. Dan pernahkah mereka mengkritisi pemerintahan murtad yang memerangi mujahidin dan membantu para salibis dalam menangkap dan membunuh para mujahid, sebagaimana yang mereka lakukan dalam rangka mencela syariat yang ditegakkan lewat jihad?
Jika saja Jamaat Tabligh mengajarkan jihad sebagai jihad dan bukan jihad sebagai dakwah, maka mereka akan menjadi gerakan jihad paling besar di dunia hari ini. Namun karena para kemunafikan para pemimpinnya, mereka hanya menjadi gerakan Qaa'ideen dunia terbesar. Sungguh memalukan. (Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
dulu waktu rosululloh menaklukan mekkah kan juga dengan kekuatan militer, meskipun tidak
sampai terjadi perang, pasukan mekkah sudah menyerah. setelah mekkah takluk akhirnya
umat islam di mekkah bisa bebas menjalankan syariat islam,
dan yg bukan islam dibebaskan terserah mereka mau menjalankan syariat apa sesuai keyakinan.
seperti di madinah orang2 yahudi bebas menjalankan syariat taurot, meskipun mereka gak
mau menjalankan syariatnya, yg jelas negara sudah memberikan kebebasan.
gini aja gak usah saling mencaci. bagi mujahid yang sepaham dengan diriku teruslah berjuang, dan bagi yang tidak sepaham tapi sama2 islam jangan halang-halangi kami ! bantulah kami dgn doamu. ALLAHU AKBAR…......!!!!!!!!!!
Tasawuf cinta Allah swt, tabligh cinta Rasulullah saw, padahal keduanya cinta syaitan. “Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.” (Az Zukhruf 37)
Lihat Masjid MUhajirin Di, Malengkeri, Kompleks PU, Makassar, Sulawesi Selatan,
itu markasnya Jammah Tablig Ke 2 setelah di “Mamajang” Kotor Sekali.
Mereka Tidur Di MAsjid, Masak Air & Nasi Menggunakan Listrik Masjid, Pdhl Itu Masjid Umum.. MAlah di Jadikan MArkas… ,gak Nyapu, gak Ngepel kek.. Kok MAlah Nyedot Anggaran MAsjid Untuk Listrik & Air.. Huh!
wah ini aneh…jadi mereka punya panser serta milisi bersenjata mau dijadikan apa….?
dasar aki2 tua 90 tahun…asal nge jeplak saja
afwan,pak “haji"abdul wahab ini orang yg tidak mengerti sejarah…umur beliau boleh tua tp afuan lagi ilmu tentang sejarah perkembangan pertama islam antum sangat TOLOL,,sekali saja si haji ini suruh baca dan saksikan penculikan
Sungguh disayangkan ada pendapat yang seperti itu dr seorang pemimpin Islam.Dan sekali lagi perbedaan terjadi kembali diantara kita sendiri..Ya Allah, berilah kami furqon antara yang hal dan yang bathil.Dan hanya kepada-Mu lah kami berserah diri..
dan pemerkosaan yg banyak terjadi terhadap saudari muslim kita,yg akan ana tanyakan pada si haji ini APA YG AKAN ANTUM JAWAB KALA ALLOH SWT MEMPERTANYAKAN HAL IKHWAL INI NANTI KAL KITA DI AKHIRAT
Orang Tablig yang lemah gemulai gitu diajak perang ? apa bisa ...wong pada loyo gitu.
Suruh aja bantuin bini masak di dapur.
Rosululloh tdk pernah memberikan contoh penegakan syariat islam dgn beredar dari satu masjid ke masjid lain, Baca sirah nabi Muhammad SAW, beliau menegakkan syariat islam dgn DAKWAH dan JIHAD..!!!
ingat JT,dlm kitab Hayatush Shahabah,Yusuf Al Kandahlawi,diceritakan JIhad QITAL bukan KHURUJ,itu siasat inggris melemahkan muslim india,tempat lahirnya JT,bersiaplah mujahidin
jangan saling berpecah belah, ingat musuh kita adalah yahudi.
coba itu tentara kafir di afganistan dan irak didakwahi suruh pulang kenegaranya
s ebaik nya jamaah tablik belajar sirah nabawiah sblm komentar ttng agama islam.
jamaat Tablig?,Tablig adlh salah satu cr rasul Alloh menyampaikan risalah, tidak menjadi dasar dlm menegakkan syariah,jihad adlh jalan terakhir dlm menegakkan syariah apabila da’wah sudah diperangi,maka sekarang inilah da’wah kita sudah diperangi..
hanya orang buta dan tolol lah yang mengatakan bahwa da’wah untuk menegakkan syariah pada saat ini tidak diperangi, coba untuk jamaat Tablig buka mata kalian,
yah… wajar lah kalo mereka ngomong gitu.
kalopun anak pertamanya diperkosa, mgkn anak ke 2 juga dikasih gitu aja.
kalo mau bukti coba aja..
Mäsya Alläh…
Tuan2, Janganlah qta membantu iblis yg m’hendaki muslimin b’pecah-belah dg saling m’cela. Kalo ada berita miring ttg saudara qta, hendaklah qta tabbayun dulu akan kebenarannya,
..qta tela’ah ucapan & maksud dr ucapan tsb dg penuh ke-hati2an, shg qta tak akan menyesal atas ucapan, tuduhan, umpatan, & apapun yg qta timpakan kpd yg bersangkutan. Smga qta adl hamba2 yg selalu terbimbing & dpt menjalani kebenaran.
Lupakah mereka, bahwa sejarah islam ini d’tulis dgn 2 tinta. Tinta hitam dan tinta merah, tinta hitam pena para ulama’ tauhid. Dan tinta merah darah para mujahid.
assalamualaikum . .
ingat lo ! stiap kata yang kluar, nanti di pertanggung jawabkan oleh allah. jika ada tuan2 yg mnduh orang munafik, dan jika tidka trbukti nanti di mahkamah allah. maka itu akan berbalik kepada diri sdiri.
Ditempat ana JT disebut jahula
jahula berasal kata jahil
jahil artinya bodoh
dan kita akan menjadi saksi atas sgl bentuk kebodohan JT
insya Allah
ternyata JT ga rahmatan lil ‘alamin, ga nyunnah, bullshit smua omonganya yang katanya niru rosul…
Yang salah harus diluruskan sekalipun terasa seperti caci maki supaya umat tidak tersesat. Kalau tidak, orang-orang munafik dan orang-orang yang pecah belah Islam dengan golongan atau tarekatnya akan menyesatkan lebih banyak umat.
Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”’ niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu. (An Nisaa’ 61)
Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. (Ar Ruum 32)
Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka diantara mereka. Kepada Kami-lah masing-masing golongan itu akan kembali. (Al Anbiyaa’ 93)
Yaitu orang-orang yang telah menjadikan Al Qur’an itu terbagi-bagi. Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua, tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu. (Al Hijr 91-93)
Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali. (At Tahriim 9)
Hasanazhari, orang-orang munafik dan yang pecah belah agama lewat tarekatnya bukan saudara orang-orang beriman dan mujahidin sekalipun mereka sama-sama beragama Islam. Islam bagi mereka hanya perisai mereka saja, mereka ada tujuan lain.
Alläh mengajarkan qta utk tabayyun, sblm akhirnya qta menyesali atas keteledoran qta sendiri. Dan qta akan dimintai pertanggungjawabannya atas perkara ini
Alläh Maha Tahu siapa yg berjuang dg sungguh2 di jalanNya dan siapa yg hanya asyik berdebat tanpa karya nyata. Smga qta bukan trmasuk org yg m’aku2 saja.
Assalaamu’alaikum. Abah mah lieu mun maca komen, kayak mulut orang2 yahudi, sok pisan, mrs diri paling pinter, paling bener, pdhl blm tentu dia da’wah dan jihad. sok lah dialajar sabar kadinyah, ngarah hate aranjeun teu dikuasai syaiton. Wslm
Itulah yang selalu diucapkan oleh orang-orang yang pengecut: sabar, Tuhan Maha Tahu, nanti diadili, jangan sok bener, padahal semua itu justru memperlihatkan kepengecutannya. Ucapannya itu cuman untuk tutupi kepengecutan dan kebodohannya.
Orang yang benar-benar sabar tidak akan gembar gembor dengan mulut suruh orang jadi penyabar, tetapi dengan perbuatan seperti berjihad dan mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.
Pikir kenapa orang bicara begitu. Jangan bicara hanya ikut hawa nafsu. Jangan bela sesama golongan dengan ambil kata-kata yang dapat menutupi kesalahan golongannya. Itu berarti lebih pentingkan golongan daripada Allah swt. Itu sudah syirik.
mereka (JT) sudah cintai dunia dan takut mati. tidak ada kompromi lagi dengan zionis.
Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat. Dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya. Dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas. (Faathir 19-21)
Dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar. (Faathir 22)
Bertabayyunlah. Karena itu perintah Alläh.
Hasanazhari, apakah bertabayyun yang dimaksud itu periksa dengan teliti seperti perintah Allah swt ini: Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti,... (Al Hujuraat 6)
... agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (Al Hujuraat 6). Jadi siapa yang harus diteliti dan siapa yang fasik?
Apakah berita Ar Rahmah tentang Jamaat Tabligh yang harus diteliti kebenarannya karena mereka orang-orang yang fasik? Atau bertabayyun dari perintah Allah swt dengan ayat Al Qur’an yang mana?
Jangan berpecah belah. Khusnudzan dulu dan tabayyun kemudian. Jangan menimbulkan fitnah di kalangan ummat, ayo tabayyun dulu!
ane ga pengin tinggi2 deh,saran aja buat JT, kl mo nyemok tanggalkan jubahnya doloe…
Benar yg dikatakan beliau. syariah Islam tdk bisa ditegakkan dgn ‘senjata’ ataupun dgn ekonomi & kekuasaan semata. sebagmn janji Allah. Islam hanya dpt ditegakkan apabila Umat Islam dalam ketaatan yg benar kpd Allah & Umat Satu Hati. Wallahualam
dr Abu Hurairah ra. Rasulullah saw bersabda. Apabila Umatku sdh mengagungkan dunia, maka akan tercabut darinya kehebatan Islam. Dan apabila mereka meninggalkan amar ma’ruf nahi mungkar, maka mereka akan terhalan dr keberkahan wahyu. bersambung-
lanjut-. “Dan apabila umatku saling menghina, maka jatuhlah mereka dari pandangan Allah,” (Hakim, Tirmidzi-DurrulMantsu).
(Hakim, Tirmidzi-DurrulMantsur)
Siapa menghina siapa? Meluruskan bukan menghina, terlebih lagi dengan bukti-bukti dari Qur’an dan sunnah Nabi. Kalau Syariat Islam tidak bisa tegak dengan senjata seperti kata pemimpin JT, maka dia sudah ingkari sunnah dan Qur’an.
Apakah orang-orang Islam akan diam saja sekalipun terbukti ditipu, diusir, diperangi oleh kafirin dan munafikin yang tidak suka syariat Allah swt? Apakah Allah swt perintahkan untuk diam saja dan jalankan saja amar maruf nahi munkar?
Jangan mencari-cari hadis untuk membenarkan yang salah, itu akan bertambah parah dan makin terlihat kebodohan dan kesalahannya. Jangan golongan lebih utama daripada Allah swt dan Rasulullah saw, sekalipun mulut bilang cinta Rasul.
Tukang Jihad .... ko pakai emosi, emang karakter lo kali ya…
Janganlah terprovokasi fitnah Yahudi., Skrg ini Yahudi yang kebingungan mmbendung aktifitas JT , krn mereka tak punya alasan untuk menyetop JT yang semakin di kritik semakin berkembang,
Perlu diingat bahwa lahan kerja JT 90% lebih ada di lapangan. Jadi difitnah seperti apapun di internet & di media2 buatan Yahudi, aktivitas JT tidak terbendung. Rrkening tdk bs di blokir krn tidak punya rekening, jg tidak minta upah untuk da’wah.
Justru JT gerakan yang paling dikahawatirkan oleh Yahudi karena da’wah terbuka dan tidak menyinggung politik
Yahudi sekarang banyak yang mengaku-ngaku sebagai Islam lalu mencoba memfitnah saudara-saudara yang berjuang di jalan Allah dengan HIkmah.
Hmmm…. Yahudi pula dibawa-bawa…. Apakah ada orang JT bela orang-orang Islam di Palestina dan di Gaza yang dibunuh dan dirampok oleh Yahudi Israel? Yang pasti Yahudi senang dengan JT karena ngga berani perang jadi mudah dibohongin.
Abah, saya suka yang benar itu benar dan yang salah itu salah setelah diteliti dengan benar dan jujur. Saya tidak suka orang bodoh yaitu yang tidak mengerti apa-apa, yang hanya ikut-ikutan dan yang tidak mau mengerti karena ada tujuan lain.
Kemudian Kami jadikan kamu berada diatas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. (Al Jaatsiyah 18)
Yang bener Yahudi tidak bisa berkutik ketika tiap hari ratusan orang masuk islam sebab dawah JT. Yahudi sedang stress mencari jalan untuk menghentikan da’wah JT yang semakin di fitnah semakin berkembang.
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan:.... (An Nisaa’ 150-151)
... “Kami beriman dengan yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) diantara yang demikian (iman atau kafir);... (An Nisaa’ 150-151)
... merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.
(An Nisaa’ 150-151)
Jangan sampai gerakan Islam mudah di ombang-ambingkan dan dipermainkan oleh skenario Yahudi. Karena yahudi pintar bermain dengan Media, jangan mudah terprovokasi.
“Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata” (Al Bayyinah 98:4)
Dan mereka orang-orang munafik bersumpah dengan nama Allah, bahwa sesungguhnya mereka termasuk golonganmu; padahal mereka bukanlah dari golonganmu, akan tetapi mereka adalah orang-orang yang sangat takut kepadamu. (At Taubah 56)
“..Kami mewahyukan kamu, dan apa yang Kami mewasiatkan Ibrahim dengannya, dan Musa, dan Isa: ‘Lakukanlah agama, dan janganlah berpecah belah di dalamnya.’” (Asy Syuura 42:13)
Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.(Al Isra 17:5)
mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. (Al Isra 17:7) Mari Sholat Ashar dulu..
Hmmm…... Sekarang cahyo pula ambil ayat-ayat Al Qur’an untuk membenarkan kesalahannya. Gimana ayat-ayat tentang Ahli Kitab Yahudi dijadikan alasan untuk membenarkan kesalahannya? Siapa yang diperalat oleh Yahudi?
Pemimpin JT bilang syariat tidak ditegakkan oleh senjata. Pengikutnya cahyo membelanya dengan bilang jangan terprovokasi oleh Yahudi dan pakai ayat Qur’an Al Israa’ ayat 7. Padahal di ayat itu Yahudi diperangi oleh Mujahidin. Gimana cuey?
Makanya jangan asal ikut-ikutan dan bertabayyun lah seperti sohib-sohib anda bilang. Tuhan akan memperlihatkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.
Hati-hati dengan fitnah Yahudi.., Yahudi sedang berusaha memauki tubuh umat Islam untuk di permainkan. Dan Yahudi sekarang sedang stress karena tiap hari ratusan orang yang masuk Islam. Buat orang2 Yahudi yang kafiir : “Ketakutan nih ye..
”
Tapi jangan juga tabayyun itu diartikan sesuka sendiri untuk menutupi kesalahan seperti sohib-sohib anda, karena akan ketahuan dan malu sendiri nantinya. Pikir yang benar dan yang salah dengan Qur’an dan sunnah, karena itu untuk umat.
Kita tidak akan memusuhi saudara2 yang berjihad di jalan Allah dengan harta, diri dan jiwa mereka. Yang kita musuhi adalah Yahudi dan orang-orang kafir yang memerangi umat Islam. Banyak orang-orang fasik yang tidak suka Islam berkembang dengan pesat.
Orang-orang Yahudi senang jika umat Islam saling mencela, Jadi yang mencela sesama muslim itu bisa dimanfaatkan oleh orang-orang Yahudi.
Kepada saurada2 muslimku, Mohon kalau memakai alamat email jangan yang vulgar2 (seperti komentar2 awal sebelumnya). Masak orang muslim suka pakai id email yang vulgar. Jangan ya…
Bosa Cahyo, bagus! Saya bukan mencela tetapi berusaha meluruskan karena kewajiban menjelaskan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, sekalipun pedas dikuping dan sakit dihati. Tidak mungkin yang batil dan yang haq itu bersatu.
Silahkan berdakwah karena itu bagus. Tetapi jangan berdakwah kemudian bilang syariat tidak tegak dengan senjata seperti pemimpin JT. Dia itu sudah ingkari Allah swt dan Nabi, karena banyak perintah Allah swt dan Nabi di Qur’an dan sunnah Nabi.
Kalau sudah ingkari sebagian perintah Allah swt dan Nabi, maka dapat menjadi orang munafik dan orang munafik itu = orang kafir. Tidak bisa ikut ayat-ayat Qur’an dan sunnah Nabi sesukanya sendiri. Lebih baik diam kalau takut atau tidak tahu.
Berfikir dengan bukti-bukti yang jelas dan benar itu lebih bagus daripada ikut-ikutan tanpa bukti yang jelas dan benar, karena itu dapat sesat menyesatkan.
Bung Cahyo&sobat;, Kawan2 qta ini kan ahli2 jihad yg sdh siap mati & korbankan slrh hidupnya utk Alläh. Kalo qta2 ini kan 4bln tiap tahun aja blm rutin, kyknya qta musti byk bljr dr Tuan2 ini.
@sobat&cahyo;, Bay Wahab kan kasih nasihat jg waktu dtg di Kebun Jeruk. Lha beliau menasihati para penuntut ilmu yg akhirnya menyesal krn dulu wkt disuruh sabar malah nekat, & qta sm2 tahu apa akibatnya..
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir (orang-orang munafik) itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan dimuka bumi atau mereka berperang:... (Ali ’Imran 156)
... “Kalau mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh”. Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang demikian itu, Allah menimbulkan rasa penyesalan yang sangat didalam hati mereka…. (Ali ’Imran 156)
.... Allah menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa yang kamu kerjakan. (Ali ’Imran 156)
Dan sungguh kalau kamu gugur dijalan Allah atau meninggal, tentulah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka kumpulkan. (Ali ’Imran 157)
@cahyo&sobat;,
qta jg musti bljr ayat tabayyun & m’bc asbabun nuzulnya agar qta tdk salah memahami kata “fasiq”.
@cahyo&sobat;,
siapkan prbekalan sndiri &perpanjang;paspor, siapa tahu sodara2 qta yg ahli2 jihad ini m’ajak serta qta. Jk prlu qta bantu urus paspor mrk sdh pasti penuh dg cap.
Ulama dunia sudah memfatwakanya JT sesat menyesatkan, jadi ngak usah dihiraukan apa kata mereka…daripada kita ikut tersesat dengan kesesatan mereka.
Ya, bagus, belajar dulu yang betul, baru bicara. Tidak ada yang suruh anda untuk berjihad. Yang dibilang adalah pikir dan jangan asal ikut kata pemimpin yang ingkari ayat-ayat Qur’an dan sunnah Nabi. Ikut pemimpin atau ikut Allah swt dan Nabi?
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka… (Al Ahzab 36)
.... Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (Al Ahzab 36)
Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam api neraka sedang ia kekal didalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. (An Nisaa’14)
jamaah Tabligh sudah keliru dengan ajaran Rasululloh SAW…..andai aj ana dekat dengan mereka pasti ana ajak debat dengan para munafik,itu
JT= fasik,pengecut…...
apa dipikir perang Badar, dll bukan untuk menegakkan syariat Islam? Jangan2 malah belum pernah dengar adanya perang2 yang dilakukan NABI MUHAMMAD. Wah payah banget si JT.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Zionis Israel Kembali Membom Gaza
- Jadi Janda Oleh Serangan Pesawat Tak Berawak Israel
- McAfee Rancang '911' untuk Korban Hacker
- Diduga Mengandung Zat Kimia, Ribuan Jamu Disita
- AFP Biadab, Bakar Rumah Sipil dan Memakan Danging Anjing di Depan Masjid
- Tentara Zionis Serang Aksi Damai Yang Dilakukan Penduduk Palestina
- Lagi, Propaganda Pakistan : 50 Mujahidin Taliban Tewas di Buner
- Operasi Nasrat Mulai Dilaksanakan Oleh Mujahidin Afghanistan
- Indonesia Belum Keluarkan Travel Warning untuk Atasi Penyebaran Flu Babi
- Obama : Pakistan Tidak Akan Jatuh ke Tangan Taliban
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Syariat Islam Yang Kaffah “Tutup Pintu” Teroris di Aceh
- Syariat Ditentang Keraton
- Putri Munawaroh, Mujahidah Tangguh Itu Melahirkan
- Ba’asyir: HAM Adalah Hak Melaksanakan Syariat Islam
- Zionis Waspada Pada Geliat Jihad Di Kaukasus Utara
- M. Thalib: Jihad Bukan Terorisme
- Saefuddin Pernah Dakwah Soal Jihad Bunuh Diri
- Imam Anwar Awlaki: Perangilah Angkatan Bersenjata Pemerintah Di Negeri-Negeri Muslim
- Pengadilan Syariat NWFP Mengeksekusi Dua Pejabat Swat
- NWFP Sepakati Tegakkan Pengadilan Syariat
Khalid ibn Waleed on 01/05/09 09:43 PM said:
DASAR JT SIALAN!!!!! AHLU BID’AH…