AS Mulai Menyadari Adanya “Paku Besar” Dalam Perlawanan Afghanistan dan Pakistan
Oleh Hanin Mazaya pada Rabu 29 April 2009, 07:31 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Serangan-serangan mujahidin Afghanistan dan Pakistan terus mengalami peningkatan tajam setiap waktunya dan mereka berhasil memperluas wilayah operasi militer mereka.
Hari ini (30/4), Salah seorang pejabat pemerintahan AS mengatakan aksi "terorisme" di Pakistan saja telah meningkat lebih dari empat kali lipat antara tahun 2006 dan 2008.
Tahun lalu, monitor AS melaporkan serangan-serangan di Pakistan meningkat dua kali lipat dari 375 serangan menjadi 887 antara tahun 2006 dan 2007 dan jumlah tersebut kini melompat jauh hampir 300 persen dari jumlah serangan sebanyak 335 hingga 1.335.
Aksi perlawanan juga meningkat di Afghanistan. Tahun lalu AS mencatat serangan meningkat 16 persen di Afghanistan dari 1.127 serangan pada 2007, meningkat hingga 56 persen di tahun berikutnya.
Proyek Keamanan Amerika mengatakan dalam laporan terpisah pada Rabu (29/4) bahwa hal tersebut benar-benar bukan berita bagus dari Afghanistan dan Pakistan.
"Pemerintahan yang lemah di dua negara tersebut menciptakan peluang untuk kelompok "radikal" di dua negara yang berbatasan," ujar salah seorang pengamat.
Serangan-serangan tersebut benar-benar membuat kelimpungan administrasi Obama untuk melaksanakan "program" mereka di wilayah tersebut.
"Serangan-serangan teroris memang meningkat, tapi yang perlu dikhawatirkan, kontrol Taliban atas dua negara tersebut yang meningkat," ujar Proyek Keamanan Amerika yang berbasis di Washington.
Bernard Finel, penulis laporan, mengatakan kekuatan Taliban yang sepenuhnya memegang Lembah Swat mungkin tidak dapat "direbut" lagi.
Laporan menambahkan, bahwa jumlah serangan-serangan oleh "ekstrimis" Islam juga meningkat di negara-negara lainnya khususnya di Timur Tengah, Somalia, Rusia dan Philipina, dan ini menjadi kesulitan besar tersendiri untuk administrasi Obama dalam menyelesaikan misi "perang melawan teror" yang mereka mulai.
"Pertumbuhan bahan ledakan yang dibuat oleh tentara ekstrimis Islam menjadikan satu perasaan pesimis pada administrasi Obama untuk bertahan," lanjutnya.
Para mujahidin telah menampakkan kekuatannya, perlawanannya pada negara penjajah Amerika Serikat dan sekutunya. Mereka tidak akan begitu saja menyerah dan melakukan perundingan damai, jika nyawa masih berada dalam raga mereka. Dan Amerika mulai merasakan kekuatan para mujahidin yang sebelumnya dianggap enteng oleh mereka. (haninmazaya/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Ayo kita tabuh bendera perang,ALLAHUAKBAR
Bangkitlah dan hacurkan musuh2 Allah wahai Taliban singa2 perkasa milik Allah di pundak kalianlah harapan kami semua utk menegakkan kembali kalimat tauhid ke agungan ilaihi robbi dan kesucian Islam yang rahmatan lil alamin
semoga Alloh ta ala memberi kemudahan dan kesempatan kepada kita untuk bersama2 dengan taliban dan mujahidin sluruh dunia melawan tetara kafir dan munafik,AMIN
Bukan hanya para gerombolan pejabat yg di buat frustasi tapi juga bandit2 lainyan! Smoga Allah swt. Senantiasa meberi kemenangan kepada mujahidin!
Pasti orang-orang kafir itu lari berbalik kebelakang!
hancurkan terus negara salibis kafir amerika, dimanapun mereka berada, jangan tertipu dengan ucapan2 monyet Obama yg seakan akan mendekati islam padahal dalam kenyataannya amerika dan monyet Obamanya itu tidak merubah kebijakan terhadap Islam!
dan dimanapun amerika berada semoga para muslim pada sadar bahwa musuh utama islam itu adalah kaum kera (amerika dan yahudi) serta kacung2nya, insya Alloh mereka akan segera Alloh hancurkan, amiiin yaa robbal aalamiiin,
Islam kok dilawan…ya beginilah akibatnya….stress kan sekarang…bukannya tambah nyusut eee malah tambah kuat musuhnya. makanya jgn coba2 cari lahan perang baru lawan Islam..itu aja udah kebingungan
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Pemerintah Berwenang Blokir Jaringan Porno
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 29 April 2009
- Awas, Flu Babi Menyebar Lewat Email
- Rehman Malik: Pakistan Akan Menuntut Balas Pada Taliban
- Pemimpin Taliban Afghanistan Memperingatkan Munculnya Serangan Baru Para Mujahidin
- Mujahidin Taliban Culik 70 Tentara Boneka Pakistan
- Hidayat Nur Wahid & PKS: Kami Bukan Wahabi!
- Australia Kirim Tentara Tambahan ke Afghanistan
- Menyedihkan, Seorang Muslim Yaman Tega Melecehkan al-Quran
- Flu Babi Kini Hantam Eropa
Berita Terbaru
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
. on 29/04/09 07:57 PM said:
ALLAHU AKBAR…..do’a kami bersama kalian wahai saudaraku di garis depan