PM Najib Sebut Malaysia Bisa Contoh Indonesia
Oleh Althaf pada Kamis 23 April 2009, 05:38 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato` Sri Mohd. Najib bin Hj Tun Abdul Razak mengatakan Malaysia bisa mencontoh dinamika demokrasi di Indonesia yang berjalan dengan baik (???) dan damai dibandingkan Myanmar atau Thailand.
Hal tersebut diungkapkan PM Malaysia itu saat bertemu dengan Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid di ruang kerja pimpinan MPR di Gedung MPR/DPR Senayan Jakarta, Kamis (23/4).
Hidayat Nurwahid yang mengutip PM Malaysia itu mengatakan, Malaysia bisa mencontoh perpolitikan dan demokrasi di Indonesia yang berjalan relatif baik (???) dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia lainnya.
Dalam pertemuan sekitar 20 menit itu, PM Malaysia juga mengungkapkan bahwa lawatannya merupakan kunjungan luar negeri pertama sejak ia dilantik menjadi PM Malaysia menggantikan Abdullah Ahmad Badawi.
Bagi PM Malaysia itu, menurut Hidayat, Indonesia adalah negara penting yang harus dikunjungi. "Tentunya ini adalah sesuatu yang sangat kita hargai dan mari bersama-sama memanfaatkan amanah rakyat msing-masing untuk meningkatkan hubungan kedua negara yang saling menghargai," katanya.
Mungkin benar Indonesia memang negara yang layak menjadi teladan dalam mengimplementasikan demokrasi. Namun sayangnya demokrasi dan 'kebaikannya' yang diberhalakan itu tak cukup layak untuk menjadikan Indonesia atau negara manapun di dunia ini sebagai negara yang mampu melindungi dan melayani rakyatnya. (Althaf/antara/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Bagaimana mencontoh demokrasi ala Indonesia, Partai Islamnya aja cerai-berai.
Apa manfaatnya bagi ummat Islam, kalau masih begitu.
Apalagi dalam Islam, nggak kenal tuh yang namanya Demokrasi.
Demokrasi di Indonesia itu kacau, dan demokrasi digunakan elit thoghut untuk mengeruk keuntungan dan mempertahankan jabatan melalui pemaksaan “memilih” oleh rakyat.
hmmm…!!!
padahal sudah pakaian baguus,wangi,berdasi pula…
tapi kok pada goblok ya otaknya
pdhal sdh dr tahun 1945 indonesia pakai sistem demokrasi yg g ada maju2nya tapi kok masiih sj dipakai malah di bilang contoh buat yg lain
bener2 ga ada obatnya ini penyakitnya hamba2nya thogut melainkan pakai sanjat guna meledakan otak mereka
Demokrasi itu membunuh islam dng halus! Najib ini mungkin sudah di rasuki roh kafir, ya akhirnya tunduk pada keinginan kafir minoritas!!! Wahai saudara muslim malaysia jnganlah kalian tertipu oleh kelicikan kafir minoritas!
sayang nurwahid jadi pelaku demokrasi padahal jk mengokohkan diri dg tauhid yg benar, umat pks bisa jadi tentara jihad yang kuat di sini. Allaah memilih siapa yg dikehendakiNya, mereka blm terpilih, juga si najib. pemuji demokrasi syirik
sadarlah pmimpin2ku, bkakan pntu hti kmi ya Alloh, mdahkan jlan kmi untuk sgra mmerintah bumiMU ini dngan hukum2MU ya RABB… amin
kalo mmg PKs m’anggap bhw demokrasi sbg kndaraan saja, bwt apa HNW getol dgn ungkapan2 demokrasinya.. Laa haula wa laa quwwata illa billah
coba aja mlysia ikutin Indonesia. paling sama2 rusak nantinya..
iyo..
silahkan di conto..
ntar baru nyahok klo dah kerasa, eh ternyata.. duitnya butuh lebih dari sejuta, korbanin banyak nyawa, ga ada hasilnya kecuali cuman menang2an kapitalis semata, serta rakyatnya tetep tambah sengsara.. daaaann lain2nyaaaa…
Pak Hidayat Nurwahid apasih demokrasi tu….
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Pembersihan Etnis, Satu Rumah Dalam Satu Waktu
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 23 April 2009
- Pakistan Mengirimkan Tentaranya ke Wilayah Baratlaut
- Lebih dari 60.000 Muslim Kashmir Menjadi Korban Penyiksaan
- AS Harus Fokus Terhadap Pemerintahan Di Afghanistan
- Kembali ke Lembah Swat...
- Peneliti Kembangkan 'Pengendus' Kredibilitas Situs
- Latihan 'Penjajahan Militer' AS-RI di Situbondo
- Syaikh Sudan: Mandat Presiden Sharif Ahmad Tidak Sah
- Operasi Militer AFP Membahayakan Sipil Maguindanao
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Hatta: Demokrasi tak Bermakna Tanpa “Sejahterakan Rakyat”
- Islam dan Demokrasi Masih Jadi Perdebatan di Kalangan Muslim
- Demokrasi Porno: Demi Pilkada Artis Seronok Rogoh Kocek 10 M
- Demokrasi Porno: Artis ‘Bom Seks’ Boleh Memimpin Ulama dan Umat Islam Sukabumi
- Tiga Gereja di Malaysia Diserang
- Guttenberg Bersikukuh Minta Taliban Masuk Dalam Pemerintahan Afghanistan
- Anggota DPR: Tidak Pernah Merasa Melawan Suara Rakyat?
- Pernyataan Imarah Islam Afghanistan Mengenai Pembatalan Pemilihan, Melodrama Amerika
- Amin Rais: Indonesia Buktikan Islam Selaras Dengan Demokrasi (?)
- Seorang WNI Dihukum Cambuk di Malaysia
. on 23/04/09 06:46 PM said:
Menjilat memng udah jd kewajiban pr abdi thoghut u/ menyenangkan tuhan [bc:america] mrk…Munifikin ini melht demokrasi sbg sistem yg tiada duanya…jasadnya memang Islam tp ruh dan hati menyembah dmkrasi… dasar Crazy..