Malik: Taliban Ada Di Belakang Serangan Lahore
Oleh Althaf pada Senin 30 Maret 2009, 04:05 PM
PAKISTAN (Arrahmah.com) - Pasukan keamanan telah menangkap seseorang yang dicurigai sebagai penyerang akademi kepolisian di pinggiran kota Lahore.
Para tentara telah memeriksa lokasi kejadian pada Senin (30/3) beberapa jam setelah pertempuran berat yang mengakibatkan sedikitnya delapan orang polisi meninggal dan hampir 100 orang mengalami luka-luka.
Rehman Malik, kepala kementrian dalam negeri, sebelum penangkapan tersebut mengatakan bahwa serangan direncanakan dari Waziristan selatan, di mana Tehrik-i-Taliban Pakistan, yang dipimpin oleh Baitullah Mehsud melawan pasukan pemerintah.
"Serangan ini terjadi di Pakistan. Ada dua pilihan: membiarkan Taliban mengambil alih Pakistan atau memerangi mereka hingga titik darah penghabisan," katanya.
Pihak keamanan mengatakan sekurangnya empat orang penyerang juga ikut tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam penyerangan.
Malik mengatakan bahwa salah seorang penyerang merupakan warga negara Afghanistan yang tiba di Lahore 15 hari sebelumnya.
"Beberapa orang sudah bisa diketahui, sedangkan yang lainnya masih dalam proses identifikasi," katanya.
Belum ada pengakuan pertanggungjawaban dari kelompok manapun atas serangan ini.
Saksi mengatakan bahwa beberapa penyerang memasuki akademi menyamar sebagai polisi, kemudian menyerang pegawai kepolisian sewaktu mereka berkumpul untuk latihan pagi.
"Granat mengenai peleton di samping kami... dan setelah itu aksi baku tembak berlangsung selama kurang lebih 20 menit," kata satu orang polisi yang terluka.
Menurut laporan, 50 korban diperkirakan tewas dalam insiden Lahore tersebut. (Althaf/arrahmah/alj/ptv)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Aksi Isytishad Kembali 'Mengusik' Afghanistan
- AS Membuka Penjara Lainnya Bagi Tahanan Irak
- Dua Serangan Bom Terpisah Kembali Terjadi Di Irak
- Tentara Irak-AS Bentrok Dengan Milisi al-Fadhil Di Baghdad
- Taliban Sandera 11 Polisi Boneka Pakistan
- Lagi, Akademi Kepolisian Mendapat Serangan
- MILF : AFP, Bersikap Jujurlah Mengenai Kecelakaan yang Terjadi
- Al-Shabaab Menjamin Keamanan Relawan Asing di Somalia
- Pasukan Boneka India Membunuh Empat Pemuda Kashmir
- Lima Orang Tewas Dalam Serangan Kelompok Tak Dikenal Di Pakistan
Berita Terbaru
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
Berita Terkait
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
. on 31/03/09 05:26 AM said:
pakistan sebagai target dari para pejuang Taliban, wajar karena pemerintahan Pakistan sebagai boneka kafir amerika wajib dan harus diperangi!!