Aksi Isytishad Kembali ‘Mengusik’ Afghanistan
Oleh Althaf pada Senin 30 Maret 2009, 03:32 PM
KANDAHAR (Arrahmah.com) - Kantor registrasi warganegara di kantor pusat pemerintah daerah Dand provinsi Kandahar menjadi sasaran aksi istisyhad kemarin (30/3).
Dalam insiden tersebut, sembilan orang tewas dan delapan orang luka-luka, kata juru bicara provinsi Kandahar Zelmai Ayoubi pada Senin (30/3).
Kementrian dalam negeri menyalahkan 'musuh Afganistan', sebuah istilah yang dgunakan oleh para pejabat Afghanistan terhadap Taliban dan kelompok mujahidin lainnya.
Juru bicara Taliban, Yousuf Ahmadi, menelpon wartawan untuk mengatakan kelompoknya di belakang serangan yang telah menewaskan tentara Kanada dan 30 tentara Afghanistan.
Tetapi, Pasukan Keamanan Internasional yang dipimpin oleh NATO, yang membawahi tentara Kanada, mengatakan bahwa tidak ada pasukannya yang ada dalam kondisi bahaya, dan pada saat kejadian, ia mengatakan, tak satupun dari mereka yang berada di sana.
Serangan tersebut muncul karena sekretaris jendral NATO mengatakan bahwa angkatan perang internasional sebaiknya tidak berharap penarikan dalam waktu yang dekat dari Afganistan.
"Menurt saya, sangat penting pasukan internasional untuk tetap berada di Afganistan demi masa depan yang jelas bagi negara ini," kata Jaap de Hoop Scheffer.
"Kami tidak mungkin akan dapat mengubah Afganistan menjadi Swiss dalam beberapa tahun yang singkat ini," tambahnya.
Menanggapi strategi komprehensif baru AS di Afghanistan, sekitar 90 negara dan organisasi internasional akan melakukan pertemuan pada Kamis mendatang di Belanda untuk membahas situasi Afghanistan. (Althaf/arrahmah/ptv/alj)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- AS Membuka Penjara Lainnya Bagi Tahanan Irak
- Dua Serangan Bom Terpisah Kembali Terjadi Di Irak
- Tentara Irak-AS Bentrok Dengan Milisi al-Fadhil Di Baghdad
- Taliban Sandera 11 Polisi Boneka Pakistan
- Lagi, Akademi Kepolisian Mendapat Serangan
- MILF : AFP, Bersikap Jujurlah Mengenai Kecelakaan yang Terjadi
- Al-Shabaab Menjamin Keamanan Relawan Asing di Somalia
- Pasukan Boneka India Membunuh Empat Pemuda Kashmir
- Lima Orang Tewas Dalam Serangan Kelompok Tak Dikenal Di Pakistan
- Syamsi Ali: Perpanjangan Lidah FBI
Berita Terbaru
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
Berita Terkait
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
. on 31/03/09 05:30 AM said:
horee, habisin terus mereka yang bekerja sama dengan kafir iblis amerika! siapapun mereka! dimanapun mereka!! karena membantu kafir amerika berarti mereka sama hinanya dengan setan amerika, halal darahnya ibarat binatang ternak!!