AS Membuka Penjara Lainnya Bagi Tahanan Irak
Oleh Althaf pada Senin 30 Maret 2009, 02:09 AM
CHAMCHAMAL (Arrahmah.com) - Militer Amerika sudah meresmikan penjara seharga 27-juta-dolar di sebelah utara Irak. Penjara baru ini diperkirakan mampu menampung 3.000 orang tahanan.
Menurut pernyataan militer Amerika pada Minggu (29/3), penjara dibangun oleh Korps Insinyur AS di Chamchamal daerah otonomi Kurdi, 70 kilometer sebelah selatan Sulaimaniyah, selama kurang lebih dua tahun.
Pernyataan lebih lanjut mengatakan bahwa penjara dibangun di tempat penjara federal yang sebelumnya sudah ada di bawah rezim diktator Irak Saddam Hussein.
Fasilitas yang sudah ada dirancang kembali untuk membuatnya menjadi sebuah fasilitas penahanan modern yang sesuai dengan standar internasional maupun persyaratan Koalisi AS dalam rangka mewujudkan tahanan yang manusiawi.
Penjara baru ini akan memiliki 1.200 staf, termasuk 2.000 orang paskukan penjaga narapidana kelas tengah dan 1.000 orang penjaga tahanan kelas berat.
Fort Suze, 20 kilometer sebelah barat laut Sulaimaniyah, adalah penjara federal lain yang memuat 1.500 orang tahanan, di antara mereka ada 260 orang asing, yang sebagian besar diantaranya dituduh terlibat dalam aksi terorisme dan imigran gelap ke Irak.
Sebuah sumber independen dalam medianya melaporkan sebanyak 30.000 orang tawanan yang ditahan di dalam penjara militer AS di dalam negara kaya minyak itu adalah orang Irak sendiri.
Militer AS sebelumnya telah memunculkan kemarahan masyarakat internasinal karena perlakuannya yang tidak manusiawi dan kekerasan yang selalu dilakukannya terhadap tawanan Irak yang ditahan tanpa proses peradilan.
Pada Mei 2004, beredarnya gambar skandal penjara Abu-Ghraib yang mengerikan memperlihatkan pada masyarakat dunia buruknya penanganan personel militer AS di Baghdad terhadap para tahanan Irak. Hal ini pula yang memicu protes internasional melawan pelanggaran hak-hak manusiawi yang dilakukan AS di Irak. (Althaf/arrahmah/ptv)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
yahudi nasrani tak akan berhenti melakukan penghancuran thd islam,karena pd dasarnya mereka faham mereka tak akan meraih kejayaan selama masih ada islam.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Dua Serangan Bom Terpisah Kembali Terjadi Di Irak
- Tentara Irak-AS Bentrok Dengan Milisi al-Fadhil Di Baghdad
- Taliban Sandera 11 Polisi Boneka Pakistan
- Lagi, Akademi Kepolisian Mendapat Serangan
- MILF : AFP, Bersikap Jujurlah Mengenai Kecelakaan yang Terjadi
- Al-Shabaab Menjamin Keamanan Relawan Asing di Somalia
- Pasukan Boneka India Membunuh Empat Pemuda Kashmir
- Lima Orang Tewas Dalam Serangan Kelompok Tak Dikenal Di Pakistan
- Syamsi Ali: Perpanjangan Lidah FBI
- Cina (pun) Memiliki Jaringan Mata-Mata
Berita Terbaru
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Korsel : Perjalanan ke Moscow Membahayakan
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Sertifikasi Halal LPPOM-MUI Standar Internasional
- Bali Sambut Obama, Jalan Berlubang Mendadak Ditambal
- Internet Heboh Bocoran Catatan Pejabat China
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Tentara Kafir Rusia Tewas dan Terluka dalam Serangan di Chechnya
Berita Terkait
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Kakak Kandung Dulmatin Masih Ragukan Keterangan Polri
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Pemerintah: Namru Menjadi Agenda Kemitraan Strategis Indonesia-AS
- Wawan Purwanto: Sidik Jarinya Cocok dengan Dulmatin
. on 30/03/09 05:52 AM said:
coba suruh mbangun penjara buat gorge bush,clinton,rumsfeld,dan obama pasti keren tuh.mereka di taruh terpisah dengan.lie kwan yu,tony blair,putin,trus si setan israelllll,klo bisa satu sel khusus buat gus dur…....hehehe