Warisan Fosfor Gaza
Oleh Hanin Mazaya pada Ahad 29 Maret 2009, 02:01 AM
Tiga bulan berlalu sejak dilancarkannya agresi militer biadab yang dilakukan tentara zionis Israel ke Jalur Gaza, kini masyarakat Gaza mulai menata kembali kehidupannya.
Namun bagaimanapun, perang selama tiga pekan tersebut berhasil merubah kehidupan masyarakat Gaza.
Sabah Abu Halima, setiap minggunya harus mengunjungi klinik fisioterapi di Rumah Sakit Shiba untuk mengatasi luka akibat fosfor putih yang mengenai kulitnya.
"Aku mengalami luka bakar dari kepala hingga ujung kaki, wajah, lengan, punggungku terbakar," ujarnya.
"Aku masih merasakan sakit, dan ini mungkin tidak akan kembali normal, aku mencoba memijit lenganku namun yang kurasa hanya kekakuan."
"Aku tidak dapat lagi mengangkat secangkir teh, hidupku tidak akan pernah sama."
Keluarga Bahagia
Sabah dan keluarganya hidup di wilayah Utara Gaza yang berbatasan dengan Israel.
"Kami hidup dengan bahagia, aku tinggal bersama suami dan anak-anakku. Aku merasa menjadi seorang yang berbahagia di dunia saat itu," kenang Sabah.
"Kami terdiri dari 16 orang. 16 orang hidup dengan bahagia di satu rumah."
Namun semuanya berubah sejak 4 Januari ketika tentara zionis Israel memasuki desa Siyafa dan membombardir wilayah tersebut dengan bom yang mengandung fosfor putih.
"Pertama kali aku melihat ledakan bom dengan fosfor putih meledak di dekat kebun kami, iparku berteriak-teriak memanggil dan mengatakan "lihat yang dilakukan Israel", dan kami terus menyaksikan satu persatu tanah di dekat kami terbakar," ujarnya mengingat.
Bom-bom tersebut mengambil nyawa lima anggota keluarga Sabah. Suami dan empat anaknya termasuk anaknya yang paling muda, Shahed, yang baru berusia 15 bulan.
"Kami berusaha melindungi ayah kami namun kami tidak berdaya melakukannya," ujar Youssef, salah satu putra Sabah.
"Aku tidak dapat lagi membuka buku-bukuku karena setiap apa yang kulihat adalah kematian ayahku di hadapanku."
"Sebelumnya, aku selalu bercanda dengan adik-adik dan ayahku, kini tidak ada seorangpun yang dapay kuajak bicara, hanya ada ibuku, aku mencoba menenangkannya, mengajaknya tertawa, namun dirinya tidak menanggapi."
"Segalanya telah berubah," ujar Sabah. (Hanin Mazaya/arrahmah/alj)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tentara Yaman Bentrok Dengan Mujahidin
- Hamid Karzai Mengamini Rencana Baru AS
- MUI Jabar: Hati-hati Peredaran Dendeng Babi
- FIt-PC2 Komputer terkecil di Dunia
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 28 Maret 2009
- Mujahidin Al-Shabaab Tangkap Pembajak di Wilayah Teluk
- 12 Truk NATO Mendapat Giliran Serangan
- 'Strategi Komprehensif' Obama di Afghanistan dan Pakistan
- Rusia Siap Terjun Dalam Perang di Afghanistan
- Mujahidin Kembali Hancurkan Jembatan Kunci Suplai NATO
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis