DISKUSI PANEL “Pro-kontra dakwah parlemen”

Oleh Prince of Jihad pada Rabu 25 Maret 2009, 08:41 PM

Print Recommend (0) Comment (7)

Press Release - Saat ini, tidak sedikit partai yang bernuansa Islam bertekad membenahi carut-marutnya kondisi bangsa ini dengan memperjuangkan  nilai-nilai Islam melalui parlemen atau demokrasi. Sementara itu, sebagian umat Islam seperti MMI (Majelis Mujahidin Indonesia), Hizbut Tahrir Indonesia, JAT (Jamaah Anshorut Tauhid), Al Muhajirun, dan beberapa harokah lainnya,  memahami bahwa di dalam demokrasi itu terdapat unsur kesyirikan kepada Allah dalam hal penetapan hukum untuk mengatur segala hal yang Allah ciptakan, sehingga mereka menganggap demokrasi itu haram.

Dalam hal yang lain, umat Islam yang tidak setuju demokrasi dengan sikap baro’nya terhadap pemilu, dianggap sebagai penonton yang suka mengomentari layaknya komentator sepakbola, tanpa ikut andil dalam proses pembangunan seperti yang telah dilakukan para pengusung demokrasi.

Karena alasan itulah, Al Misbah (Majelis Bina Aqidah), akan mengadakan diskusi panel antara kubu pro dan kontra demokrasi untuk menyampaikan dalil-dalil yang mendasari pilihannya masing-masing, berikut strategi perjuangan yang dilakukan untuk mewujudkan dzohirnya diinul Islam di muka bumi ini.

Acara tersebut Insya Allah akan digelar pada hari Ahad, 29 Maret 2009 bertempat di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta. Pukul 09.00 – 15.00 WIB.

Tampil sebagai pembicara dari kubu pro demokrasi adalah Ustad. Abdullah Sunono (Anggota MPW PKS DIY dan anggota FPKS DPRD Sleman) dan Ustad. Ahmad Khudlori, Lc (Anggota DSW PKS DIY). Sedangkan untuk kubu kontra akan diwakili oleh Ustad Abu Jibriel (Pembina Majelis Ar Royyan, Penasehat Ar Rahmah Media) dan Ustad Mush’ab Abdul Ghaffar (Redaktur Kafayeh, direktur studi Islam Al Fajr).

Panitia berharap, acara ini bukan sebagai ajang perdebatan antar dua kubu, tapi sebagai ajang saling memberi nasehat, sehingga mudah-mudahan hidayah Allahlah yang menjadi tujuan utama.

Selain itu, acara ini digelar bukan untuk menonjolkan perbedaan antar umat Islam, tapi untuk menggali hujjah-hujjah atau dalil-dalil yang mendasari masing-masing kubu, sehingga diharapkan bisa memberikan penjelasan kepada umat Islam dan bisa dijadikan dasar dalam menentukan sikap, tidak sekedar hanya ikut-ikutan.

Bagi yang mau mengikuti acara ini bisa mendaftarkan di Pro-U Media, Jl. Jogokariyan 35 Yogyakarta, telpon 0274 6555628.

untuk Peta lokasi acara bisa dilihat di http://misbahonline.wordpress.com


Humas Al Misbah
Al Fatih

 

Baca Juga

 

Berita Lainnya Tentang

DISKUSI PANEL “Pro-kontra dakwah parlemen”

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 25/03/09 09:26 PM said:

IKHWATY….BILA ADA YANG SEMPAT MEREKAM ACARANYA TOLONG DO POST KAN DI FORUM AR AHMAH YAAHH….BIAR KAMI YANG JAUH BISA MENYIMAK JUGA. JAZAKALLAHU KHOIR

TaLaZuM on 26/03/09 04:04 AM said:

Setuju, paling tidak laporan pandangan mata acara tersebut mohon dipublikasikan. Mari kampanyekan Don’t Vote Stay Moslem. saatnya menyelamatkan aqidah ummat dari syirik demokrasi. Allahu Akbar!

. on 26/03/09 07:46 AM said:

selayaknya hal ini terjadi dan semoga mengembalikan orang2 yang pro demokrasi( barat) ke jalan syariat yang mengusung sistem khilafah untuk menentukan suatu kepemimpinan dan pemerintahan yang sesuai dengan tuntunan Rasululloh SAW.

. on 26/03/09 08:41 AM said:

Kembalikanlah Aqidah umat ini pada tempatnya…. Yaitu Memurnikan ibadah hanya kepada ALLAH SWT. saja…..! dan kembalikan Demokrasi Kepada tempatnya pula… yaitu tempat sampah!!!!!!

. on 27/03/09 04:20 AM said:

tidak ada demokrasi dalam islam. jadi perjuangan tegak syariat bukan dengan demontrasi seperti HTI ataw demokrasi seperti PKS. ISLAM MENANG KAFIR KALAH. ALLOHU AKBAR

. on 03/04/09 04:27 AM said:

“Demokrasi adalah najis”
(Sayyid Qutb)

. on 06/04/09 06:50 PM said:

Islam menag, kafir kalah. Memang kita punya agenda memenangkannya? Memangngnay kita sudah bersatu untuk mengalahkannya?

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?