Inggris Cemas Dengan Keberadaan Warganya Di Pakistan
Oleh Althaf pada Rabu 25 Maret 2009, 06:03 PM
ISLAMABAD (Arrahmah.com) - Islamabad mengatakan sekitar dua puluh warga Inggris sudah kembali ke negaranya sesudah menyelesaikan latihan di kamp Al-Qaeda di pedalaman Pakistan.
Para tersangka diperkirakan berusia antara 17 dan 23, dan empat di antara mereka rencananya akan ditempatkan di Afghanistan untuk melawan tentara gabungan yang dipimpin oleh AS, berdasarkan laporan Inter-Services Intelligence (ISI) Pakistan pada Rabu (25/3).
ISI mengamati secara mendalam lebih dari 20 orang Britania yang telah menghabiskan waktu dengan kelompok-kelompok mujahidin di wilayah perbatasan Afganistan, menurut reportase media.
Orang-orang itu mengaku datang ke Pakistan untuk mengunjungi keluarga, belajar, liburan, atau menjadi relawan, kata sumber.
Selembar dokumen yang disusun oleh ISI diperkirakan akan dibagi dan diserahkan kepada pasukan antiteror Inggris.
Tetapi, beberapa media Inggris mengatakan pejabat ISI Pakistan sepertinya tidak mempedulikan tentang aktivitas orang Inggris tersebut di negaranya.
"Kami tahu jumlah orang Inggris di Pakistan yang mengikuti aktivitas mencurigakan itu sangat tinggi--mungkin ratusan--tetapi terus-terang, ini bukan prioritas Pakistan," seperti yang dikatakan ISI dalam Sky News.
"Badan intelejen kami mempunyai hal lain yang lebih harus dikhawatirkan dan orang-orang ini tidak melakukan kejahatan apa pun di atas tanah Pakistan,"
Inilah mengapa Perdana Menteri Inggris Gordon Brown kemudian mengatakan bahwa aktivitas para mujahidin di pegunungan Afganistan dan Pakistan sangat mempengaruhi kota-kota di Inggris.
"Kami harus memutus rantai terorisme yang menghubungkan pegunungan Afganistan dengan jalan-jalan di Inggris," ujar Brown.
Pejabat Inggris mengatakan tiga perempat aksi teror yang diselidiki oleh Inggris mengarah pada Al-Qaeda dan Pakistan.
Pemerintah Inggris cemas mengenai prospek ancaman para mujahidin di negerinya. Meskipun sudah tidak ada lagi serangan maut sejak Juli 2005. (Althaf/arrahmah/ptv)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
dr paparan ISI keknya mdh gbung sm Taliban yg pnting g bkin ulah slma berada di Pakistan. Mrk cm monitoring WNA yg mencurigakan.nyang dr sini mana neh? masa Inggris aja dah ratusan dr sini g ada bau2nya?
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Penggunaan Fosfor oleh Militer Israel adalah Kejahatan
- Pembantai Warga Serbia Ternyata Merupakan Agen CIA
- Al-Syabab Melarang Khat dan Mobil Berkaca Buram di Baidoa
- Bentrokan Terjadi di Israel
- Al-Qaeda Jadi Bahasan Utama Strategi AS di Afghanistan
- Tanggapan Dr. Ayman al-Zawahiri Terhadap Sudan
- Don’t Vote Stay Muslim. Jaga Aqidah Anda!
- Robot Siap Terjun di Medan Perang Afghanistan Pengganti Pasukan AS
- Awas! Harga Minyak Mentah Naik, BBM Naik Lagi?
- MUXLIM: Jejaring Pertemanan Genre Muslim
Berita Terbaru
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Obama Persingkat Kunjungannya Ke Indonesia
- Pentagon Latih Karyawan Jadi ‘Hacker’
- Koalisi dengan PDS, PKS Dicemooh
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
Berita Terkait
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- Komandan Inggris : Perubahan Strategi Taliban Sangat Cepat
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Pejabat Pakistan : Yang Tertangkap di Pakistan Bukan Gadahn
. on 26/03/09 07:53 AM said:
semoga para pejuang Al-Qaeda bisa mengulang hal yang amat penomenal seperti yang dilakukan 11/9 di WTC (USA), tinggal inggris yang harus dilumat karena inggris ikut andil dalam memerangi islam..