Penambahan Pasukan Meningkatkan Kekerasan Afghanistan

Oleh Althaf pada Jum'at 20 Maret 2009, 07:02 PM

Print Recommend (0) Comment (2)

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) - Seorang jenderal Belanda memprediksikan akan terjadinya lebih banyak kekerasan di Afganistan bersamaan dengan disebarkannya lebih banyak pasukan, sesuai dengan rencana AS, di Afghanistan dalam rangka meningkatkan keamanan.

Panglima angkatan perang NATO Mayor Jenderal Mart de Kruif, mengatakan pada Jumat (20/3) bahwa penambahan jumlah tentara AS memang dibutuhkan, mengingat operasi keamanan (usaha membasmi gerakan jihad yang tidak akan pernah berhasil) akan lebih banyak dilakukan di wilayah selatan.

Bulan yang lalu, Presiden AS Barack Obama sepakat menyebarkan sekitar 17.000 orang tentara tambahan untuk bergabung dengan angkatan perang AS dan NATO di Afganistan, dan diperkirakan akan memperlihatkan strategi perang baru AS pasca pengangkatan Barack Obama sebagai penguasa Gedung Putih.

Kruif mengatakan bahwa Angkatan Perang Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang dipimpin oleh NATO telah berusaha keras mendesak kelompok-kelompok yang memiliki hubungan dengan Taliban di provinsi Helmand dan Oruzgan, tetapi pihaknya masih memerlukan lebih banyak personil.

"Menurut ISAF, kami tidak dihentikan oleh pemberontakan, kami hanya melarikan pasukan kami. Besarnya jumlah angkatan perang tambahan nanti... benar-benar akan mengubah pandangan saya," kata Kruif.

Pasukan tambahan tersebut sebagian besar akan dipusatkan di selatan, di mana tentara ISAF yang terdiri dari Australia, Inggris, Kanada dan Belanda telah menyebar di bawah pimpinan NATO. (Althaf/arrahmah/ptv)

Penambahan Pasukan Meningkatkan Kekerasan Afghanistan

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 21/03/09 02:23 AM said:

kafir amerika berfikir bahwa kekuatan itu terletak dari banyaknya pasukan,pemikiran tolol seperti itu tidak akan berarti apa2 contoh kasus vietnam, dimana puluhan ribu tentara amerika menjadi bangke akibat keangkuhan super pewer tolol itu!!

. on 21/03/09 06:38 AM said:

dan amerika membuktikan bahwa kecanggihan senjata mereka tidak menjamin mereka bakal berhasil di setiap pertempuran,conto Vietnam,somalia, iraq, nikaragua,dan menyusul Afghanistan, amerika hanyalah pecundang sejati!!

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?