Media Muslim Lebih Percaya Media Kafir? Ziyad Al Jarrah Mujahid, Bukan Agen Mossad!
Oleh Prince of Jihad pada Selasa 10 Maret 2009, 09:24 PM
Arrahmah.Com - Aneh bin Ajaib. Ironis! Media Muslim lebih mempercayai informasi dan berita-berita dari media kafir ? Tapi itulah yang terjadi di dunia Islam saat ini, khususnya di bidang medianya. Bukankah Allah SWT telah mewanti-wanti kaum Muslimin agar berhati-hati dan melakukan tabayyun (cek dan ricek) jika ada orang fasik membawa berita kepada kita. Ini bukan lagi orang fasik, bahkan yang membawa berita adalah orang atau media kafir?
New York Times (NYT), sebuah media milik kafir Amerika, baru saja merilis kabar bahwa Israel berada di balik serangan 11 September 2001. Harian ini dengan santainya mengaitkan sebuah nama Ali Al Jarrah, sebagai agen Mossan, dinas rahasia Israel, yang kemudian dihubungkan atau dikatakan sebagai sepupu Ziad Al Jarrah, salah satu pelaku aksi heroik 11 September 2001. Tulisan NYT ini juga dibahas oleh media kafir Amerika yang lainnya, American Free Press.
Ironis dan lucunya, kaum Muslimin langsung saja mengutip rilis tersebut dan dengan segera menyebarkan berita yang belum bisa dipastikan kebenarannya tersebut dan memuatnya sebagai head line di media-media mereka. Apalagi yang menjadi sumber beritanya adalah media kafir Amerika yang sudah pasti memiliki kepentingan perang isu dan hendak menghasut keyakinan dan opini kaum Muslimin. Ini akan berbeda jika yang mengeluarkan rilis adalah kaum Muslimin, terutama Mujahidin dari front-front terdepan bumi jihad, baik melalui video maupun rilis dan informasi di situs-situs Islam dan jihad.
Ucapan atau pendapat yang juga dikutip berasal dari Perdana Menteri Italia, Francesco Cossiga, yang jelas-jelas kafir dan anti Islam. Dia mengatakan :
<em>"Badan intelijen Amerika dan Eropa sebenarnya telah mengetahui bahwa otak di balik tragedi 9/11 tersebut adalah CIA dan Mossad, dan keduanya lalu mempengaruhi negara-negara lain dengan menuding bangsa Arab sebagai pelakunya," </em>kata Cossiga, sebagaimana dikutip oleh media Corriere della Serra.
Bukankah ini ironis, kaum Muslimin lebih mempercayai dan mengutip pendapat-pendapat kaum kafir dan media mereka ketimbang mempercayai informasi dari kaum Muslimin dan medianya.
Sungguh benar apa yang pernah ditulis oleh Syekh Ali Ghufran alias Mukhlas yang lalu dikutip oleh majalah Jihad Magz Edisi 3 tentang masalah ini :
<em>"Bagaimana jika Amerika melihat seorang penggembala kerbau yang tidak berpengetahuan dan tidak pernah mengenyam bangku pendidikan sama sekali, dia hanya hafal beberapa bacaan dalam shalat itupun tidak lengkap sebab kecerdasannya rendah sekali, tidak hanya tersenyum mendengar WTC luluh lantak, Pentagon porak-poranda, bahkan dia langsung jingkrak-jingkrak sambil membunyikan pecutnya sebagai tanda rasa syukur kepada Allah, sebab dia belum sempat belajar tata cara bersyukur sesuai dengan syari’at. Bisa jadi si penggembala ini langsung di cap sebagai gembong terorisme yang harus segera dienyahkan. Padahal si penggembala tersebut hanya menuruti fitrah kemanusiaannya yang hanif dan telah diberi kemudahan oleh Allah SWT untuk bisa membedakan antara yang haq dengan yang batil dan dimudahkan untuk mengikutinya minimal menyetujuinya dan mendoa’akannya.</em>
<em>Kondisi ini berbeda jauh dengan orang-orang yang fitrah dan fikirannya telah tercemar dan teracuni, meskipun mereka berpendidikan tinggi dan memiliki pengetahuan agama segudang. Dengan segala argumen mereka akan berkelit dan menolak fitrah kemanusiaan dan sunatullah pertarungan antara al haq dan al batil dan mencoba menolak kebenaran dengan menyodorkan teori konspirasi. Mereka akan mengatakan : “Itu dilakukan bukan oleh orang Islam, melainkan oleh sebuah kekuatan konspirasi tersembunyi, yakni tangan-tangan zionis yahudi.” Sungguh naif. Padahal si penggembala kerbau yang buta huruf itu disamping bersyukur kepada Allah SWT dia tidak lupa juga senantiasa berdoa untuk para mujahidin dengan bahasanya sendiri yang maksudnya “Ya, Allah. Tolonglah para mujahidin.”</em>
Peristiwa 911 seharusnya disyukuri oleh kaum Muslimin sebagai sebuah peristiwa besar dan kemenangan dari Allah SWT atas al Haq (Islam). Kita seharusnya yakin dan bangga, bahwa ke-19 Pemuda Pemberani, termasuk di dalamnya Ziad Al Jarrah, adalah betul-betul seorang mujahid yang karena cinta dan begitu membela Islam rela mengorbankan milik mereka yang paling berharga, nyawa mereka, untuk kemudian melakukan aksi syahid 911.
Dengan demikian, ketika kita mengingat peristiwa 911 maka kita akan kagum dan merasa senang dalam hati kita karena kita mengingat 19 orang Islam yang pemberani, yang meninggalkan kesenangan kehidupan di dunia dan berkorban untuk mencapai kehidupan yang sesungguhnya, dalam membela kehidupan dan kesejahteraan, kehormatan dan martabat umat Islam di seluruh dunia.
Dengan demikian kita hendaknya mengangkat tinggi-tinggi martabat kita dan mengikuti jejak langkah jihad Nabi Muhammad SAW dan para Shahabatnya, dengan begitu kita hendaknya mengatakan kepada orang-orang kafir khususnya, AS dan Inggris dan sekutu-sekutu mereka :
<em>"Takkan lagi kami biarkan kalian membunuh, membom (atas nama demokrasi, kebebasan dan sekulerisme) tanpa dampak yang luas. Kalian takkan lagi aman melakukan perayaan ketika tentara-tentara mu melakukan pembunuhan massal, menganiaya dan menyakiti orang-orang Islam di tanah Muslim tanpa pembalasan. Kalian takkan kami biarkan mendiktekan pondasi-pondasi yang rapuh tentang apa yang kalian anggap baik dan jahat tanpa ada respon.”</em>
Begitulah seharusnya sikap seorang muslim juga media Islam dalam berkiprah mencerdaskan ummat. Sudah seharusnya kita sebagai Muslim di seluruh dunia bangga dengan tindakan saudara-saudara kita pada 11 September, sewaktu mereka terbang dan tidak hanya mengirim, tapi meledakkan, pesan tauhid ke jantung kekufuran. Mereka membuat kita begitu bangga sebagai Muslim. Marilah kita berdiri tinggi-tinggi, jangan gentar atau bersembunyi, jangan biarkan para kafir membuat kalian merasa bahwa bahwa saudara-saudara Muslim kalian telah melakukan sesuatau yang salah. Kita harus terus maju dan jangan menengok ke belakang dan umumkan kepada dunia bahwa kita adalah Muslim!.
Ziad Al Jarrah, dan ke-19 orang pemuda adalah para syuhada yang menakjubkan (The Magnificent). Mereka juga Muslim dan karenanya kita harus bangga dengan kemenangan mereka yang mengagumkan di New York dan Washington. Seharusnya kita berharap dan berdo’a kepada Allah SWT yang Maha Kuasa bahwa para Mujahid dijamin dengan kemenangan yang lebih spektakuler atas kaum kafir yang berperang melawan orang-orang Islam dan menduduki tanah-tanah orang Islam. Ingatlah saudara-saudara Muslimmu di mana-mana berdo’a bagi mereka di setiap do’a agar Allah memberikan kemenangan lebih cepat. Dengan demikian, janganlah kita memeperkecil apalagi membuat samar perjuangan suci mereka dengan mengutip dan menyebarluaskan informasi-informasi yang menyesatkan yang berasal dari media-media kafir! Sungguh, itu bukanlah sebuah perbuatan yang pantas dilakukan oleh seorang muslim apalagi media Islam.
Ya Allah, saksikanlah, kami telah menyampaikannya! Semoga Allah menghancurkan musuh-musuh Islam dan semoga Allah mengizinkan para Mujahidin memberikan pelajaran yang lebih kepada kaum kufar sehinggi negara tyrani itu akan hancur sehancur-hancurnya. Amin. (M.Fachry/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
“Hai org2 yg beriman, jika dtng kpdmu org fasik membawa suatu berita, maka periksalah dg teliti agar km tdk menimpakan suatu musibah kpd suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yg menyebabkan km menyesal atas perbuatanmu itu.” (aL Hujarat:6)
Eramuslim juga mengutip tanpa cros check berita atau informasi dari si kafir Francesco Cossiga, mantan presiden Italia. Lihat ini : http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mantan-presiden-italia-dalang-black-september-adalah-mossad-dan-cia.htm
mereka hanya memberitakan ini lho pendapat media kafir, gitu saja, kenapa media yang mengaku media muslim saling tikam menikam, IRONIS, apa kah arrahmah takut jualan JIHADNYA tidak laku lagi?
membisniskan Jihad? fatal akibatnya saudaraku…
kita hanya saling mengigatkan, agar media muslim tidak begitu saja mengambil atau mengutip berita dari media kafir tanpa penjelasan bahwa itu salah. Apalagi kesan yg akan didapat bagi muslim awam yg membacanya akan tersesatkan oleh opini mereka…
hmm berarti hidayatullah juga percaya ma media kafir
@azzzmi..kata seorang Mujahid Kashmir yg bernama Esa Al Hindi ” Jihad tidak membutuhkan Kita, tapi Kitalah yg membutuhkan Jihad” . Ar rahmah Media hanya berusaha menjadi media kaum muslimin dan jihad, walau harus melalui fitnah dan ujian.
disitu sudah dituliskan seperti di beritakan American Free Press , atau PressTV(Arrahmah sering mengambil dari sini), New York Times dan Coriella della Serra itu sudah menjelaskan dari mana pendapat atau analisa2 itu berasal
yang salah ketika sumber-sumber pendapat tersebut tidak di sebutkan
ini fastabiqul khoirot atau jegal-menjegal IRONIS
Hidayatullah juga menurunkan berita yang sama dengan head line berbeda. Semoga menjadi masukan berharga utk media2 Islam agar lebih selektif memilih berita dan menuliskannya. Seharusnya media Islam menjadi counter media2 kafir! Fastabiqul khorot!
tudingan kafirin smcm itu hny bagian dr konspirasi mrk, u/ gelembungkn citra bhw kkuatn & keandaln mrk “tak trkalahkn”, padahal mujahidin2 al-qaidah tlh buktikn diri mampu tekuk mereka, trmasuk melalui serangan mubarak 9/11 itu.
pggelembungn itu laksana ulah tukang2 sihir firaun dulu yg citrakan utas2 tali sbg ular. media2 kafirin, trmasuk rumah2 produksi film2 mrk, adalah “tukang2 sihir” mrk: u/ sihir dunia shg amrik cs ttap trcitrakan sbg “superpower”.
Alhamdulillah, setelah nasehat ini, Muslim Daily mengubah isi beritanya secara singat. Berita awal ( Rabu, 11-03-2009 | 08:02:29 WIB) berbunyi : Misteri dalang serangan ke Menara World Trade Center (WTC) pada 11 September terkuak.
Berita terbaru kalimat : Misteri dalang serangan ke Menara World Trade Center (WTC) pada 11 September terkuak sudah tidak ada lagi. Mudah-mudahan ini menghilangkan penyesatan opini pada kaum Muslimin. Allahu Akbar!
buat yang masih percaya aja ama orang kafir dalam masalah ini, mungkin ada baiknya mengambil kaidah jarh wa ta’dil. sebab orang2 kafir yang menyebarkan berita2 ini yang selalu memaksiati Allah mosok disamakan dengan para mujahid.
buat saudara azzmi, sepertinya anda simpatisan organisasi **, khan? udahlah, relain aja perjuangan islam dengan jihad, nggak pake politik2an.
Apapun beritanya, tujuannya sama, saya bangga lambang kesombongan itu luluh lantak. Kalau perlu hancurkan juga Gedung Putih, sarangnya IBLIS
gembong2 iblis terkencing2 ketakutan,,krn mreka tau bahwa ajal mreka sebentar lagi sampe..so,mreka buat isu2 murahan itu untuk nutup2in kehancuran mreka yg sebentar lagi akan luluh lantak..Allahu Akbar!!
sebagai muslim seharusnya kita semua mengembalikan segala urusan kita (dunia dan akhirat) kepada Al Qur’an dan As Sunnah, termasuk dalam mengambil, memilah dan memilih berita.
buat saudara ryotaro_dagostan iya saya memang anggota organisasi, organisasinya dideklarasikan di Bekasi 17 Romadhon lalu, memangnya arti dari politik apa? coba anta cari di kamus bahasa Arab, anta pernah berjihad? ayo ikut saya
Azzzmi ini dari Organisasi JAT yah? kok nggak ada adab dan akhlak yah, Berakhlak doang? Sombong Banget nih org, masa Mujahid begini!! Baru Berorganisasi, belagu banget…
Astagfirullah,,Astagfirullah,,Astagfirullah
Ane juga perlu ralat berita nih
akh asad al jihad….sepertinya akh azzzmi itu patut diwaspadai dech soalnya pernyataannya aneh gitu….setau ana mana ada mujahid bersikap kurang sopan bgtu….rada-rada menyinggung arrahmah.com
Sebaiknya arrahmah memberikan masukan artikel tentang analisa kasus tersebut di atas kepada eramuslim; dan meminta eramuslim sejenisnya untuk juga mempublishkan artikel dari arrahmah tsb.Shg pembaca eramuslim mendapatkan dua informasi yang berimbang
Kelihatannya perbedaan antara Azzmi dan Asad sdh keluar dr tataran ilmiah dan tata krama. Dan ini yg diharapkan oleh orang2 kafir itu. Kita tdk berjuang utk kemenangan organisasi tp berjuang untuk kemenangan Dienulloh. Istighfar 3x ya akhina.
Jk ana perbedaan pendapat, kembalikanlah pd Allah, Allah SWT yg mengetahui mana berita yg benar dan mana yg salah.
Lebih baik kita sekarang membuat suatu kekuatan bersama walaupun oganisasinya berbeda2 tp manhajnya sama dan mempersiapkan segala sesuatunya utk mengalahkan orang2 kafir
dimana sombongnya saya? saya ini hanya asap dari api yang dibakar…
Swaramuslim juga menurunkan berita serupa dan nampaknay lebih sering memihak dan percaya bahwa pelaku 911 adalah yahudi. Ini head linenya :Mossad Terlibat Dalam Serangan 11 September 2001, lihat di http://swaramuslim.com/more.php?id=6197_0_1_0_M
Ketika kta lagi senang maka sgala brita tentang pnghina islam akan mbuat emosi dan smangat mbela islam menggebu2, adakah kebalikannya!!! Pada kita? Smoga ada! Mari bunuh zionist
amati sekali lagi firman ALLAH untuk tabayyun
ingat… yang ngeluarin media kafir…musykil bagi kita untuk mengetahui niat mereka sebenarnya. keliatannya “mendukung” islam… tapi dibaliknya??
kita yang awam nih.. mesti percaya yang mana? trus yang berita yang memiliki bukti-bukti yang dapat dipercaya yang mana? apa cukup jika orang tersebut telah ber-sahadat maka kita percaya dia 100%... semua berita dari dia?
ane 100% percaya bahwa yg menghancurkan wtc adalah mujahidin.makanya nontonton dulu VCD MANHATTAN RAID,keluaran arrahmah.com.ALLAHU AKBAR!
ane 100% percaya bahwa yg menghancurkan wtc adalah mujahidin.makanya buat akhi yg masih ragu2 nonton dulu VCD MANHATTAN RAID,keluaran arrahmah.com,semuanya jelas.ALLAHU AKBAR!
Saya kebetulan ikut milis milik salah satu partai. Dan ternyata mrk semua percaya dengan berita dari media2 kafir tersebut. Parahnya lagi dia mengambil sumber dari Detik.Com, padahal ketika kasus Monas, bagaimana Detik.com menjadi corong2 setan.
oo, sdr azzmi di Jat to? terus terang saya bukan anggota mmi atopun jat. jadi memang jika saya harus berguru tentang jihad, maka saya harus ke antum.
tapi sebagai seorang pengamat, arrahmah emang lebih mambu jihad, daripada website sebelah. sebab saya sering nemuin artikel berbau “maaf”, HT yang jelas2 menurut syeh attartusi itu adalah org bid’ah.
dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada para syuhada. mereka ikhlas dan ridho melepaskan nyawa mereka untuk menyerang WTC, tetapi mungkin secara jangka panjang pihak kafir telah merencanakan semuanya.
tetapi tetap, semua rencana dan tipu daya yang digunakan oleh kaum kafir semuanya itu tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT. Maha Besar Allah… Allahu Akbar.. Allahu Akbar..
Syukron kepada pihak Arrahmah yang sudah mengingatkan saudara2nya. ^^
Amar Ma’ruf Nahi Munkar-nya benar-benar dijalankan oleh media ini.
Kalau mnrt saya, As,Israel,Inggris, dan Eropa, semuanya udh pd takut sama mujahidin, makax mereka membuat opini bahwa dalang 911 adlah Israel! mereka takut, kalau islam bersatu, habislah mereka!
Kecermatan Arrahmah patut di apresiasi !
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Jangan Ada Lagi Film Memfitnah Pesantren
- Blog Penghina Nabi Kembali 'Gentayangan'
- Surat Anzor Maskhadov: Kadyrov Memang Pemerintahan Yang Keji
- Puluhan Tewas Dalam Aksi Bom Diri Di Pusat Keramaian Baghdad
- 10 Tewas Dalam Aksi Bom Bunuh Diri di Sri Lanka
- Kanada Mendukung Pembicaraan dengan Taliban
- MILF-AFP Bentrok di Lanao Del Norte
- Taliban Menewaskan Mata-Mata AS
- Biden: Menyatukan Strategi Afghanistan
- Hacker Indonesia Kembali Serbu Situs Israel
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- Road To 911 : Rilis Ulang Jihad Magz Edisi III
- CIA dan Mossad Lakukan Pemurtadan di Irak Utara
- Yaman Menghukum Mati Seseorang Yang Dituduh Mata-Mata Mossad
- Pemimpin Mossad Diduga Tewas di Jordan
- Mossad Latih Tentara Negara-Negara Teluk
- Terkuak, Hubungan Sarkozy dengan Mossad
- Ada Apa Di Balik Pengiriman Tenaga Profesional ZIONIS Ke IRAQ?
- Hamas Ungkap Adanya Kerjasama Fatah dengan Mossad dan CIA
. on 10/03/09 09:50 PM said:
memang ironis, salah satu media islam yg tidak tabayyyun dan percaya ma media kafir salah satunya dari situs ini:
http://www.muslimdaily.net/2009/03/11/Terkuaknya+Israel+Sebagai+Dalang+Serangan+11+September.html