Jangan Ada Lagi Film Memfitnah Pesantren
Oleh Althaf pada Selasa 10 Maret 2009, 08:24 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Beberapa waktu lalu (11-12 Februari) Badan Kerjasama Pondok Pesantren se-Indonesia (BKSPPI) menggelar Ijtima’ Nasional di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Ada beberapa rekomendasi Ijtima’ Nasional yang dihasilkan, salah satunya adalah mendesak pemerintah melalui Lembaga Sensor Film (LSF) dan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) untuk mencabut film "Perempuan Berkalung Sorban" dari peredaran, mengingat film tersebut memfitnah pesantren.
“Film tersebut tak layak ditonton umat Islam. Film ini mengusung liberalisasi, sosialis, memfitnah pesantren, dan meledek alim ulama. Inilah garapan sutradara Hanung Bramantyo terjelek setelah Ayat-ayat Cinta yang mendulang sukses,” ujar Pimpinan Ponpes Modern Darunnajah ini.
Itulah sebabnya, para ulama yang tergabung dalam BKSPPI bertekad untuk ikut menjauhkan Pondok pesantren dari pemahaman-pemahaman yang membahayakan aqidah dan keutuhan pondok pesantren itu sendiri, seperti komunisme, sekularisme, liberalisme dan pluralisme, serta aliran-aliran sesat lainnya, yang kian hari kian mewabah saja. ”Yang jelas, BKSPPI akan menentukan dan menyeleksi buku-buku rujukan di dalam pendidikan pondok pesantren. Haram hukumnya buku-buku liberal dan kiri masuk pesantren,” tegas Mahrus. (sabili)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
bkn cm itu aja,ada lg film yg mrusak aqidah umat islam trmasuk klo g slh judul filmnya MENGAKU RASUL: SESAT, dgn bintang Ray Sahetapi jg Jefry Bukhori. mestinya film2 sprti itu hrs dicekal atau klo tdk bisa2 kita hrs perang melawan pemerintah thogut
walaupun menurut UJE sendiri, film tsb dibuat supaya bisa meluruskan pemahaman tentang sebuah ajaran sesat yang belakangan muncul, tapi yg di khawatirkan justru bagi khalayak awam yg tdk mengerti malah bisa slh pemahaman..
Wallahu A’lam Bi Showab
mreka insan perfilm yg bathil itu sengaja menyusupkan hal2 itu slain mang berniat menyesatkan N menghina Islam juga mau filmnya laku..sengaja melecehkan biar nanti filmnya yg gk mutu itu di cekal trus masuk TV dan mlh buat org penasaran nontonnya.
Film AAC juga sarat dengan penyesatan. Amati dengan baik adegan di dalam bus di mana pelaku utama membela kafir yang belum jelas identitasnya sebagai Dzimmy yang harus dilindungi,ngutip hadith lagi.
Alhamdulilah Kita sesama muslim saling mengingatkan.
tapi alangkah baiknya mengingatkan saudara sesama muslim dengan tenang dan sabar.
InsyaAllah kata kata yang baik yang kita keluarkan dapat lebih diterima.
Ada lagi yg harus kita lakukan. Kita buat juga film2 yg sesuai dengan dakwah Islam dan membuatnya dgn sungguh2 shg film tsb akan jd best seller dan ditonton oleh seluruh rakyat negeri ini. Ayo, siapa berani memulai?
saya kecewa juga lihatnya dikirain ada adegan peperangan kaya sunan kalijaga ato apalah yang seru gitu
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Blog Penghina Nabi Kembali 'Gentayangan'
- Surat Anzor Maskhadov: Kadyrov Memang Pemerintahan Yang Keji
- Puluhan Tewas Dalam Aksi Bom Diri Di Pusat Keramaian Baghdad
- 10 Tewas Dalam Aksi Bom Bunuh Diri di Sri Lanka
- Kanada Mendukung Pembicaraan dengan Taliban
- MILF-AFP Bentrok di Lanao Del Norte
- Taliban Menewaskan Mata-Mata AS
- Biden: Menyatukan Strategi Afghanistan
- Hacker Indonesia Kembali Serbu Situs Israel
- Sheikh Omar: "Presiden Somalia Tidak Bisa Melakukan Apa-apa"
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
. on 11/03/09 02:00 AM said:
hmmm…. lagi2 propaganda penyusupan pluralisme melalui layar lebar..hati2 nih,,trutama yg punya sodara/i, adik2 ABG musti waspada….mari kita mantapkan aqidah kita mulai skg…!!!!