Puluhan Tewas Dalam Aksi Bom Diri Di Pusat Keramaian Baghdad
Oleh Althaf pada Selasa 10 Maret 2009, 06:21 PM
BAGHDAD (Arrahmah.com) - Sekitar 33 orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di pusat perbelanjaan sebelah barat kota Baghdad.
Ledakan yang terjadi pada Selasa (10/3) menargetkan sekelompok pemimpin suku dan pejabat keamanan yang sedang berjalan di pasar yang sangat ramai di Abu Ghraib.
Seorang polisi menuturkan bahwa orang-orang terkemuka itu sedang meninggalkan pertemuan rekonsiliasi di kantor walikota Abu Ghraib ketika ledakan terjadi.
"Tiga puluh tiga orang tewas dan korban adalah warga sipil, termasuk para pemimpin suku, juga para tentara," ujar pegawai kementrian dalam negeri.
Jenderal Qassim Atta, juru bicara operasi angkatan perang Baghdad mengatakan: "Pembom bunuh diri itu menargetkan perjalanan para pemimpin suku di bawah komando Mayor Jendral Abdel Hassen (kepala kementrian dalam negeri) dan pejabat lainnya di sekitar pasar di pusat kota."
Seorang koresponden dan kameramen statsiun televisi Baghdadiya yang sedang meliput pertemuan ikut tewas dalam pertemuan tersebut. Tiga orang wartawan lainnya luka-luka.
Pemboman Abu Ghraib terjadi dua hari setelah 28 orang meninggal dan 56 luka-luka dalam serangan bunuh diri di luar akademi polisi Baghdad. (Althaf/arrahmah)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- 10 Tewas Dalam Aksi Bom Bunuh Diri di Sri Lanka
- Kanada Mendukung Pembicaraan dengan Taliban
- MILF-AFP Bentrok di Lanao Del Norte
- Taliban Menewaskan Mata-Mata AS
- Biden: Menyatukan Strategi Afghanistan
- Hacker Indonesia Kembali Serbu Situs Israel
- Sheikh Omar: "Presiden Somalia Tidak Bisa Melakukan Apa-apa"
- Presiden Bashir didesak untuk bertobat, Mendukung Shaykh Osama
- Konfirmasi Jamaat Shariat Mengenai Aktivitas Mujahidin di Makhachkala
- Rekrutmen Polisi Irak Jadi Sasaran Ledakan
Berita Terbaru
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
- Menag: Pesantren Jadi Benteng Anti Terorisme (?)
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Tujuh Kapal Perang Amankan Kunjungan Obama
Berita Terkait
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Lima Orang Tewas Saat Hari Pemilihan di Irak
- Senjata AS Sebabkan Kelahiran Cacat Meningkat di Fallujah
- Lagi, Kecurangan Blackwater Terungkap
- Hillary: AS Usahakan $ 3,2 M Untuk ‘Membantu’ Pakistan
- Pria Bersenjata Tembak Dua Polisi Boneka Irak
- Penarikan Pasukan AS Dari Irak Kemungkinan Besar Tertunda
- Ledakan Bom Tewaskan Lima Polisi Boneka Irak
- Dua Pilot AS Tewas di Irak
- Ledakan Mosul Bunuh Dua Polisi Boneka, Lukai Sembilan
. on 12/03/09 03:54 AM said:
Mana kestabilan di Irak, ketika pasukan ISAF mau hengkang kondisi keamanan makin bobrok, pasukan irak gak bisa apa2, lihatlah wahai kaum kuffar!, mujahid masih mampu menyerang, seolah2 ingin menampar muka Maliki, bahwa mereka masih KUAT