Biden: Menyatukan Strategi Afghanistan
Oleh Althaf pada Senin 09 Maret 2009, 06:38 PM
BELGIA (Arrahmah.com) - Wakil Presiden AS Joe Biden tiba di Belgia untuk berdiskusi dengan NATO dan Uni Eropa atas strategi bersama melawan Taliban.
Dalam perjalanan keduanya ke markas besar Uni Eropa di bulan yang sama, Biden diperkirakan mengkampanyekan bantuan transatlantik bagi tentara tambahan yang diminta AS dalam rangka menundukkan geliat Taliban di Afganistan. Perjalanan
Perjalanan Senin (9/3) Biden ke Brusel dilakukan di tengah-tengah berkembangnya spekulasi bahwa perang AS melawan teror telah memperburuk militansi yang rusak karena peperangan di Afghanistan.
Sekutu terdekat AS di Uni Eropa termasuk Inggris dan Perancis serta anggota NATO seperti Kanada telah siap mengirimkan angkatan perang tambahan ke Afganistan, yang diharapkan akan terlibat dalam proses rekonstruksi negara tersebut dan melatih angkatan perang Afghan agar mestabilkan status quo mereka sendiri.
Amerika Serikat telah mengeluarkan keputusan untuk menambahkan 17.000 orang tentara dalam 70.000 angkatan perang internasional di Afganistan. Sekitar 33.000 di antaranya merupakan tentara Amerika juga.
Mengomentari perjalanan Biden di Uni Eropa, seorang nara sumber White House mengatakan, "Hal itu sebuah indikasi situasi yang genting di Afganistan saja, tetapi saya kira juga pengakuan kegentingan sampai akhirnya kami mengambil langkah ini."
"Gagasan konsultasi bukan cuma omong kosong semata, kami memiliki maksud tertentu, dan sebagai hasilnya kami menginginkan gagasan dan bantuan yang kongkrit," ujar pejabat white House yang tak ingin diketahui namanya itu.
Presiden AS Barack Obama akan menghadiri puncak pertemuan NATO yang diselenggarakan di Eropa bulan yang akan datang dimana Obama berharap dapat menjembatani jurang pemisah transatlantik di Afganistan dan menciptakan strategi yang satu melawan Taliban. (Althaf/arrahmah)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Hacker Indonesia Kembali Serbu Situs Israel
- Sheikh Omar: "Presiden Somalia Tidak Bisa Melakukan Apa-apa"
- Presiden Bashir didesak untuk bertobat, Mendukung Shaykh Osama
- Konfirmasi Jamaat Shariat Mengenai Aktivitas Mujahidin di Makhachkala
- Rekrutmen Polisi Irak Jadi Sasaran Ledakan
- Australia Khawatir Ekstrimis Online RI
- Konvoi Bantuan Gaza Diserang di Mesir
- Afghanistan Memprotes Kematian Warga Sipil
- AS Terbuka Untuk Berunding Dengan Taliban
- Empat Roket Al Qassam Menghantam Israel
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan