Pengadilan AS Menolak Pembebasan Muslim Uighur
Oleh Hanin Mazaya pada Rabu 18 Februari 2009, 06:38 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Pengadilan banding AS telah menolak melepaskan 17 Muslim Uighur, Cina, yang berada dalam penjara Guantanamo.
Tiga hakim mengatakan bahwa pengadilan tidak memiliki otoritas untuk memutuskan satu hukum terkait masalah tersebut dan keputusan tersebut hanya bisa dibuat oleh eksekutif AS di bawah presiden.
17 Muslim Uighur tersebut telah berada di penjara AS di Guantanamo sejak enam tahun silam.
AS tidak akan mengembalikan mereka ke daerah asalnya dengan alasan mereka akan mendapatkan penyiksaan dari otoritas Beijing karena Beijing telah memberi peringatan bagi negara-begara lain untuk tidak menerima mereka.
Lalu apakah dengan tetap berada di Guantanamo, mereka tidak mengalami penyiksaan? (Hanin Mazaya/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Muslim uighur masih berada dalam gengaman setan komunis! Mari do’a kan supaya di negeri setan cina ada juga mujahidin yang bisa memerdeka kan wilayahnya
bejihadlah saudara ku dan tegakkan khilafah & syariah
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tank Zionis Israel Masuki Gaza City
- Al-Qaeda Afrika Utara (AQIM) Mengklaim Menyandera Diplomat PBB
- Indonesia akan Jenguk Hambali di Guantanamo
- Penjaga Guantanamo Angkat Bicara
- Satu Pelajaran Untuk Rejim Antek Kabul
- CIA Memiliki Basis Rahasia di Pakistan
- Jalur Gaza Respon Serangan Udara Dari Zionis Israel
- Lagi, Jet Israel Gempur Gaza
- Aksi Hacker Meningkat 4o% ke Situs Pemerintah AS
- 5 Polisi Thailand Terluka Dalam Serangan Bom Ranjau
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
. on 19/02/09 04:24 AM said:
Lagi-lagi Amerika menunjukkan wataknya aslinya sebagai kaffirin dengan tetap memasung kebebasan kaum muslimin. Inilah wataknya sebenarnya penyeru demokrasi, benar-benar kafir.