Barat Kehilangan Simpati Penduduk Afghan

Oleh Hanin Mazaya pada Senin 09 Februari 2009, 05:07 PM

Print Recommend (0) Comment (5)

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) - Sebuah survei yang baru-baru ini dilakukan  ABC dan BBC News memperlihatkan bahwa tidak ada lagi dukungan untuk tentara AS dan NATO oleh penduduk Afghanistan.

Mayoritas suara penduduk Afghan menyatakan serangan udara AS dan NATO tidak dapat mereka terima karena lebih banyak mengambil nyawa penduduk sipil.

Sekretaris Menteri Luar Negeri Inggris, David Miliband mengatakan hasil survey tersebut sangat realistis.  Ia mengakui tentara NATO kehilangan dukungan ketika mereka mulai membunuh warga sipil.

Sementara itu, mujahidin Taliban terus melakukan perlawanan terhadap tentara kafir AS dan NATO yang berada di Afghanistan.

Seperti di Irak, penduduk Afghanistan tidak menyukai keberadaan tentara asing di wilayah mereka.  Keberadaan tentara-tentara tersebut membuat kehidupan mereka berada dalam keadaan mencekam.

Baru-baru ini (9/2), tujuh penduduk Afghan kembali menjadi korban serangan udara AS di Provinsi Helmand.  Entah, akan ada berapa nyawa lagi yang diambil tentara kafir AS dan NATO melalui dalih "perang melawan teror" yang mereka lancarkan di Afghanistan. (Hanin Mazaya/arrahmah.com)

Barat Kehilangan Simpati Penduduk Afghan

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

the gue on 09/02/09 06:36 PM said:

Orang kafir adalah musuh Allah dan org2 briman. Mreka tidak patut mendapat al wala’ dr org muslim yg patut mreka dptkn adlh al bara’

. on 09/02/09 06:38 PM said:

Sesungguhnya telah dekat pertolongan Allah dan Kemenangan..

. on 09/02/09 06:58 PM said:

AS ini ga tau diri ya…ngapain sie bercokol di bumi2 islam..bilang aja mo ngejajah jgn dalih mau perang lawan terorist, ngaca dong yg terorist tuh siapa..maunya ikut campur aja urusan negara orang!! puih najess loh!!

. on 09/02/09 08:30 PM said:

tidak pernah mendukung.

. on 09/02/09 09:44 PM said:

Kelihatannya sudah saatnya mujahidin menyerang Amerika dan sekutunya di tempat mereka sendiri. biar mereka merasakan bahwa dibunuh itu menyedihkan dan membuat sengsara.

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?