Intel Mesir Interogasi Korban Gaza
Oleh Hanin Mazaya pada Kamis 22 Januari 2009, 08:06 PM
GAZA (Arrahmah.com) - Sungguh keji penguasa negeri muslim ini, selain menutup perbatasan Rafah dan menghalangi bantuan yang ingin masuk Gaza (termasuk para dokter yang ingin menjadi relawan-red), kini mereka menunjukkan loyalitasnya kepada Israel dengan menginterogasi sejumlah pasien korban Gaza.
Sejumlah pasien korban luka yang di rawat di beberapa rumah sakit di Mesir memberikan kesaksian sepulangnya mereka dari negeri yang berbatasan dengan Palestina. Mereka mengatakan keamanan Mesir melakukan interogasi kepada sejumlah pasien.
Mereka (intel Mesir) menanyakan tentang keberadaan pabrik roket Palestina dan lewat mana senjata-senjata untuk kelompok pejuang Palestina diselundupkan ke Gaza.
Sementara itu, situs Aljazeera.net menyebutkan, sejumlah korban Gaza mendapatkan pemeriksaan di beberapa rumah sakit di Mesir secara ketat. Bagi yang menolak diancam tidak akan diberikan pengobatan di rumah sakit tersebut. Seperti diungkapkan sejumlah pasien yang mengatakan, orang-orang yang baru setengah sembuh diinterogasi oleh dinas keamanan Mesir. Mereka diminta menjelaskan tentang kelompok perlawanan. Mereka juga diminta untuk tidak lagi mendukung gerakan perlawanan Hamas dan gerakan lainnya.
Menurut salah seorang pasien yang dihubungi oleh al-Jazeera melalui telepon menyebutkan, pasukan keamanan Mesir meminta kepada sejumlah pasien yang ada di Mesir untuk menyampaikan pada gerakan Hamas, bahwa pemerintah Mesir tidak akan menggizinkan penyelundupan senjata ke Gaza. Mesir juga tidak akan mengizinkan Hamas membengun kembali kekuatanya di Gaza.
Sumber menambahkan, selepas mereka diobati sejumlah pasien diminta menunggu di satu ruangan. Kemudian beberapa intel Mesir mendatanginya dan menjanjikan identitas mereka akan dirahasiahkan dengan syarat ia mau bekerja sama dengan pihak intelijen. Mereka mulai menanyakan tentang perlawanan dan bagaimana mereka bisa menimbun senjata-senjata itu di Gaza.
Selain itu, mereka juga menanyakan apakah mungkin faksi-faksi perlawanan melakukan perlawanan kembali ke Israel. Mereka juga meminta informasi tentang Hamas dan para pemimpinnya.
“Awalnya mereka sangat lembut kepada kami," ungkap sumber. "Tetapi ketika kami menolak memberikan informasi, mereka mulai bertindak kasar hingga memukuli kami di tempat-tempat luka," lanjutnya.
"Mereka berkata, 'jangan dusta kamu, kamu dari gerakan Hamas atau dari brigade Al-Qossam kan?'" sumber tersebut menambahkan, mengingat kejadian saat dia diinterogasi di Mesir.
"Kamu harus berbicara, jika tidak maka kamu tidak akan diobati dan kami akan lemparkan kamu seperti anjing," tambahnya dengan nada gemetar.(Hanin Mazaya/bbs/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
ya ... kita lihat saja! kemungkinan basar ada kejutan buat penguasa murtad mesir.semoga!
Thogut dimana mana emang sama aja.
mrk tdk pernah mau membantu &menolong;
Pemerintah Mesir membuka topengnya., wajah aslinya ternyata zionis juga. keislamannya cuma kedok dan perlu dipertanyakan.
biadab memang mesir hanyalah keparat budak monyet yahudi, mesir hanyalah kotoran babi dari dunia arab, Hosni mubarak hanyalah kotoran yang keluar dari pantatnya bangsa monyet yahudi, wajib semua muslim memerangi pemerintahan keparat itu!!
Saya berdoa kepada Ya Robby semoga saja hati rakyat Mesir dan mujahid disana tergerak melakukan gerakan secara bersama-sama untuk menggulingkan pemerintahan yang ada sekarang…. Allahu Akbar….
Kaum Murtadin dimana saja memang pendusta, adzab Allah menantimu wahai penguasa murtad.
fuck ternyata saudaraku musuh dalamselimut lebih berbahaya dasar thagut laknatu4jJI
jangan pernah buka mulut pada boneka2 pasukan iblis
YANG MURTAD BUKAN BANGSA MESIR, Tapi PEMERINTAH ama pendukung2 Thogut Amriki, HOSNI MUBARAK mending kita congkel MATA-NYA trus kita pancung, Kepalanya kita kasih sama FIFA buat di pake jadi bola sepak di PIALA DUNIA ! SETUJU NGGA !!!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Kemenangan Obama, Kemenangan Kaum Yahudi
- Beranikah Obama Mengadili Bush?
- “Aku Tidak Dapat Berjalan Lagi”
- Tidak Hanya di Afghanistan, Tentara Kafir AS Bunuh Warga Sipil di Irak
- Penduduk Gaza Kembali Bekerja
- Para Pendeta AS Melakukan Pencurian 800.000 USD
- Kapal Meriam Israel Kembali Serang Warga sipil
- Kanada Akan Tarik Mundur Pasukannya Dari Afghanistan
- Dentuman Meriam Masih Terdengar di Gaza
- Pembuat Film Fitna Baru Akan Diadili
Berita Terbaru
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Satu Tentara Tewas Dua Terluka Dalam Baku Tembak di Srinagar, Kashmir
- Sidang Pendiri dan Pemilik Arrahmah Media Akan Kembali Digelar
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
Berita Terkait
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Pesawat Tempur Israel Mengebom Gaza Selatan
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
tawhid on 22/01/09 08:52 PM said:
Dasar manusia murtad…. Ganyang mesir sekarang Juga!!!!! MURTADDDD!!!!!