Kibarkan Bendera Putih, Warga Gaza Tetap Ditembaki

Oleh Hanin Mazaya pada Selasa 20 Januari 2009, 01:02 AM

Print Recommend (0) Comment (8)

Warga Gaza yang selamat mengungkapkan bagaimana tentara-tentara Israel melakukan kekejaman terhadap warga sipil Palestina selama 22 hari agresi biadabnya di Jalur Gaza. Menurut mereka, tentara-tentara Israel telah membunuh warga yang sudah mengibarkan bendera putih sebagai isyarat bahwa mereka hanya warga sipil biasa.

Kekejaman pasukan Zionis itu dialami oleh keluarga A-Najar dari desa Khuza'a, sebelah timur Khan Younis di Jalur Gaza. Peristiwa itu terjadi antara tanggal 12-13 Januari ketika pasukan Israel memasuki desa Khuza'a yang jaraknya hanya beberapa ratus meter dengan perbatasan Israel.

Menurut Monir A-Najar, sekitar pukul 05.00 pagi, tank-tank Israel datang dari arah timur desa. Asap tebal akibat serangan udara Israel membuat warga desa tidak bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi. Mereka hanya mendengar suara rumah-rumah yang roboh, suara tembakan dan ledakan bom. Warga desa yang terdiri dari orang-orang dewasa dan anak-anak naik ke atap rumah-rumah mereka dan selama hampir satu jam mengibarkan bendera putih tapi helikopter-helikopter Israel malah melepaskan tembakan untuk menakut-takuti mereka.

Pukul 08.00 pagi, dengan menggunakan pengeras suara, tentara-tentara Israel memerintahkan warga desa berkumpul dan beberapa puluh orang berkumpul di halaman rumah Osama A-Najar. Kemudian tentara Israel memerintahkan mereka meninggalkan rumah itu, dua orang-dua orang secara bergiliran.

Dua orang yang pertama pergi adalah Ruwahiya dan Yasmin A-Najar. Menurut cerita Yasmin pada salah satu organisasi HAM di Israel, mereka melihat kelompok perempuan yang keluar dari dalam rumah lainnya. "Kami berjalan di depan mereka sambil mengibarkan bendera putih. Kami melewati sekitar tiga rumah di pinggir jalan dan melihat seorang tentara Israel dengan jarak sekitar 40 meter, mengarahkan senjatanya pada kami," tutur Yasmin.

Ia melanjutkan,"Saya pikir tentara itu meminta kami untuk mendekat. Saya dan Ruwahiya terus berjalan dan tiba-tiba tentara itu menembaki kami."

Yasmin mengalami luka tembak di kaki kanannya, tapi Ruwahiya jatuh ke tanah dengan kepala berdarah. Rombongan perempuan yang mengikuti mereka panik dan berhamburan mencari perlindungan karena tentara Israel terus menembaki mereka.

Yasmin berusaha kembali ke tempat kejadian untuk menolong Ruwahiya, lagi-lagi tentara Israel menembakinya. Tentara-tentara Zionis itu juga menembaki sopir ambulan yang datang dan memaksa sopir ambulan itu tidak kembali. Ruwahiya berhasil dievakuasi pada pukul 08.00 malam dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Keesokan harinya, pasukan Zionis masih menghancurkan rumah-rumah di sekitar desa tersebut. Mendengar Ruwahiya meninggal akibat tembakan tentara Israel, warga desa yang bersembunyi di rumah-rumah keluar dan berusaha menghindar dari tank-tank Israel sambil berteriak "Allahu Akbar".

"Kami menggunakan kerudung yang biasa dipakai kaum perempuan, sebagai bendera putih. Kami ingin mengungsi, tapi tentara-tentara Israel itu menembaki kami dari jarak 100-150 meter dari rumah keluarga Osama," kata Monir.

Dalam insiden itu, tiga anggota keluarga Monir syahid antara lain Mahmoud A-Najar,56; Ahmad A-Najar, 25 dan Halil Al-Najar, 80. Dan 10 warga desa lainnya juga syahid pada hari itu, setelah misil Israel menghantam sebuah sekolah dan sebuah rumah di dekatnya. Sekolah sedang digunakan sebagai tempat berlindung ketika misil tersebut menghancurkannya. (Hanin Mazaya/era/arrahmah.com)

Kibarkan Bendera Putih, Warga Gaza Tetap Ditembaki

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 20/01/09 02:13 AM said:

Kupersembahkan kutukan buat israel, ANJING!!!

. on 20/01/09 03:55 AM said:

RUWAHIYA & YASMIN, KELAK ENGKAU AKAN MENJADI BIDADARI SYURGANYA, BERBAHAGIALAH DENGAN SYAHADAH YANG TELAH KALIAN GAPAI. .!

imadudin haq on 20/01/09 04:15 AM said:

itulah sifat hewani kera yahudi, tidak akan pernah ada perdamaian dengan mereka, selama mereka masih exist di dunia ini, makanya Alloh akan menghacurkan mereka semua tapi untuk sementara Alloh beri mereka segala kelebihan duniawi.

furuzd on 20/01/09 03:46 PM said:

ya 4jJI Berilah selalu pertolongan-MU pada manusia yang senantiasa menolong Din haq-MU Ya4jJI
Bangsat zionis…..........bi…......adaaab 4jJI akbar….....10x

. on 20/01/09 05:37 PM said:

tentara zionis cuma berani sama warga sipil, anak anak, wanita dan orang tua….sungguh prajurit pengecut, HAI…PASUKAN KERA DUNGU, TUNGGU PEMBALASAN DARI TENTARA ALLOH

. on 20/01/09 05:58 PM said:

dasar bangsa kera busuk!

. on 20/01/09 07:16 PM said:

Benar-bener tentara banci cuma berani pada wanita,anak2 dan orang2 tua yg tak mampu memberi perlawanan…..di mana nyalimu (tentara israel)...hanya berkedok tentara tapi hatimu wanita banget…......tapi wanita kejam tepatnya :(

. on 21/01/09 12:12 AM said:

bangsa monyet itu pada dasarnya panik…karena kalo perang sesungguhnya lawan HAMAS aja mereka ketar ketir…jd ujung2nya yang jadi sasaran kaum perempuan dan anak2, ...yang sebenarnya mengantarkan mereka ke pintu surga ... amiin

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?