Gencatan Senjata Tak Berarti Apa-apa
Oleh Hanin Mazaya pada Ahad 18 Januari 2009, 08:16 PM
GAZA (Arrahmah.com) - Setelah 22 hari melakukan agresi biadab ke wilayah Gaza, tentara zionis Israel mengumumkan gencatan senjata sepihak. Korban gugur telah mencapai bilangan lebih dari 1.300 nyawa, jumlah luka-luka pun mencapat lebih dari 5.300.
Setelah Israel mengumumkan gencatan senjata sepihak, sejumlah faksi pejuang Palestina antara lain Hamas, Jihad Islam dan Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP) menggelar pertemuan di Damaskus dan hasilnya, mereka menyatakan gencatan senjata selama satu minggu dengan syarat selama sepekan itu Israel sudah harus menarik seluruh pasukannya dari Jalur Gaza.
"Kami yang tergabung dalam gerakan perlawanan Palestina mengumumkan gencatan senjata di Jalur Gaza dan menuntut pasukan musuh mundur dalam jangka waktu satu minggu serta membuka semua perbatasan agar bantuan kemanusiaan dan kebutuhan dasar bisa masuk," kata Musa Abu Marzuk, salah satu pimpinan biro politik Hamas di Damaskus, Suriah hari Minggu (18/1) kemarin.
Hamas juga mengkritik pertemuan Mesir yang dihadiri sejumlah pimpinan negara Arab dan Eropa, diantaranya dari Mesir, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Turki dan Yordania. Ikut hadir dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Liga Arab Amr Musa, Sekjend PBB Ban Ki-Moon dan Presiden Palestina Mahmud Abbas.
Hamas menilai pertemuan itu tidak berbobot dan merupakan konspirasi besar untuk melemahkan kekuatan Hamas di Gaza. Pertemuan Mesir memang terkesan cuma basa-basi belaka atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza akibat ulah Israel, karena peserta pertemuan Mesir masih menunjukkan dukungannya pada Israel.
Presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan mendukung Israel dan akan ke Israel untuk menyampaikan pesan dari hasil pertemuan itu. "Kami mendukung Israel dalam upayanya mempertahankan hak-hak dan keamanannya," kata Sarkozy.
"Meski demikian, jika tembakan roket (pejuang Palestina) sudah berhenti, Israel harus segera menarik pasukannya dari Gaza. Tidak ada solusi lain untuk mencapai perdamaian," sambung Sarkozy.
Sementara itu, merespon tuntutan Hamas, pihak Israel menyatakan tidak menentukan jadwal penarikan mundur pasukannya dari Jalur Gaza, sampai Hamas dan faksi pejuang Palestina menghentikan tembakan roket-roketnya.
"Maaf, Hamas tidak bisa memberikan batas waktu pada Israel untuk menarik pasukannya. Kami tidak akan menarik pasukan sampai kami memutuskan bahwa situasi sudah benar-benar aman di negara kami, sekarang masih belum aman karena Hamas masih menembakan roket-roketnya," kata juru bicara militer Israel, Avital Leibovich.
Jubir Israel itu menambahkan, militer Israel akan melakukan penilaian setiap hari terhadap situasi keamanan dan kita akan melihat apakah kita akan menuju ke arah situasi keamanan yang stabil atau kita harus melanjutkan operasi."
"Operasi militer belum berakhir. Ini cuma gencatan senjata," sambung Leibovich.
Agresi brutal Israel selama 22 hari ke Jalur Gaza, menimbulkan korban yang besar di pihak Palestina. Sekitar 1.300 warga Palestina, 410 diantaranya anak-anak gugur syahid dan 5.300 orang lainnya luka-luka. Di hari pertama Israel mengumumkan gencatan senjata, tim evakuasi menemukan sekitar 100 jenazah di bawah reruntuhan gedung-gedung yang hancur.
Menurut dokter Muawiya Hassanein dari layanan gawat darurat di Gaza selain anak-anak, korban syahid terdiri dari 109 orang perempuan, 113 warga lanjut usia, 14 paramedis dan empat jurnalis.
Lagi-lagi, pembantaian dilakukan, setelah itu perdamaian. Kemudian pembantaian lagi, lalu perdamaian lagi, Sampai berapa banyak korban harus berjatuhan, sementara tanah milik kaum Muslim itu masih tetap terjajah?
Sungguh sangat hina, bila umat Islam harus berdamai dengan Israel yang nota bene telah menjajah dan merampas tanah milik kaum Muslim sekaligus telah membunuh ribuan kaum Muslim. Juga sangat hina, bila para tentara Muslim di berbagai negeri Muslim yang memiliki persenjataan lengkap diam serta tidak menolong saudara mereka di Gaza, malah menyarankan berdamai.
Tentu saja saran berunding dengan penjajah, menujukkan hilangnya harga diri di tengah-tengah umat ini, setelah darah ribuan syuhada mengalir di tanah Gaza. Hal itu juga merupakan pengkhianatan terhadap Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman. Seperti pesan yang disampaikan oleh seorang warga Gaza, persoalan yang menimpa Gaza bukan saja masalah makanan dan obat-obatan melainkan masalah kehormatan yang ingin terlepas dari penjajahan Israel.
"Ingat hal penting, kami tidak akan menyerah apapun yang terkorban kami, kami termasuk tanah ini, adalah jiwa kami dan tidak seorang pun yang bisa hidup tanpa jiwa," kata salah seorang warga Gaza di dalam pesannya. (Hanin Mazaya/bbs/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
PBB useless!bubarkan saja!kalo perlu perangi!israel laknatullah harus segera dilenyapkan dari Bumi Allah!NO PEACE WITH THE CURSED JEWS!Allaahu akbar!
ingatlah “WALAN TARDHO ANKAL YAHUDU WA LANNASHOROH HATTA TATTABI’A MILLATAHUM…” jadi gak ada kata damai dengan mereka, mereka itu pembohong besar, BUNUH SAJA ORANG-ORANG YAHUDI DIMANAPUN MEREKA BERADA…!!!
saya juga ingatkan kepada para ikhwa yang memiliki kemampuan nge-HACK bahwa beberapa situs mereka sudah kembali normal, MARI SERANG MEREKA KEMBALI ALLAAHUAKBAR…ALLAAHUAKBAR…ALLAAHUAKBAR…
@al-khatthab sekalian nge-HACK situs manhaj “ghibah” http://www.merekaadalahteroris.com
Israel merasa takut akan kekuatan hamas yang engga ada matinya!! jadi para petinggi yahudi ketakutan sendiri sendiri!
4JJ I MAHA BESAR
setiap tanah kaum muslim yang direbut kafir harus dikembalikan, kalau tidak solusinya jihad fisik dan rebut kembali! itulah salah satu perintah dari rosululloh SAW,
hati2 para pejuang islam sedunia atas makar si ANJING zionis yahudi amerika israel, dan perbaiki senjata kalian roket kalian. boycott produk najis si KERA israel sampai kiamat.
berjuang terus saudaraku..kemangan akan selalu bersamamu..
hidup dan mati yang pasti ALLAH merahmati perjuangan mu…
Allahhu Akbar…mari kita tegakkan agama ALLAH ini…
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Gus Dur Kembali Mengoceh, Kini Tentang Gaza
- Rabbi Mordachi: Membunuh 1 Juta Orang Palestina Sah!
- Negara-negara NATO Sepertinya Tidak Berada di Garis AS
- 4 Alternatif Menghindari 'Gigitan' Mouse
- Israel Akui 13 Serdadunya Tewas dalam Pertempuran dengan Al-Qassam
- Habis Taktik, Petinggi NATO Salahkan Pemerintah Afghanistan
- Tentara Israel : "Kami Menciptakan Para Pengebom"
- Ringkasan Operasi Mujahidin Afghanistan 17 Januari 2009
- Korban Serdadu Israel Versi Brigade Al-Quds
- Tim MER-C Akhirnya Memasuki Gaza
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
. on 18/01/09 10:04 PM said:
4jji maha besar,..saudara-saudaraku teruslah berjuang, do’a kami menyertaimu, jangan lengah dan teruslah berpegang teguh kepada tali 4jji