Qatar, Mauritania Memutus Hubungan Diplomatik Dengan Israel
Oleh Hanin Mazaya pada Jum'at 16 Januari 2009, 02:41 PM
DOHA (Arrahmah.com) – Qatar dan Mauritania telah memutuskan hubungan politik dan ekonomi dengan Israel sebagai aksi protes terhadap serangan biadab yang dilakukan Israel ke wilayah Gaza.
Hal tersebut diumumkan pada Jumat (16/1) mengikuti seruan Presiden Syria, Bashar al-Assad dan Khaled Meshaal agar semua pemimpin Negara-negara Arab memutuskan hubungan dengan Israel.
Menurut Presiden Qatar, negara-negara Arab harus memutuskan hubungan secara langsung ataupun tidak langsung dengan Israel sebagai protes terhadap serangan yang dilakukan Israel ke Jalur Gaza.
Mesir dan Yordania adalah contoh dua Negara Arab yang melakukan perjanjian damai dengan Israel dan mempersilahkan Israel memiliki bangunan kedutaan di Negara mereka. (Hanin Mazaya/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Ketika kita mengambil yahudi laknatullah sebagai kawan, maka tunggulah azab Allah yang sangat pedih…. Hanya kepada Allah kita berlindung dari makar kafir laknatullah…
jangan memutuskan aja, kalo mau di cap pemberani kirim pasukan tempur ke GAZA, perangi si ANJING zionis israel amerika sampai hancur. seandainya di jaman ini ada UMAR BIN KHATTAB. arab tidak akan gundul lagi.
pemerintah Mesir dan Yordan adalah contoh pemimpin yang munafik, dan di mata Alloh mereka sama dengan yahudi dan kafir amerika, darah mereka halal hukumnya, semoga peristiwa Anwar saddat terulang untuk mereka kaum munafik!!
knp baru skrg? harusnya dari dulu2 bos, jd pemimpin kok takut dgn Yahudi Israel? ke laut aja,—takut hanya kpd Allah SWT
WAHAI PARA PEMIMPIN NEGARA2 ISLAM KEBALILAH KE JALAN AGAMAMU YANG LURUS, BERSATULAH KALIAN MEMERANGI YAHUDI DAN PARA SEKUTUNYA, INGATLAH BAHWA ALLAH LAH YANG MENJAMIN REZKI MANUSIA, BUKAN ISRAEL ATAU AS.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Dua Negara Sahabat Buat Kesepakatan Soal Gaza
- Aksi Hancurkan Situs Israel Oleh Muslim Indonesia Terus Berlanjut
- Israel Ancam serang Lebanon
- Israel Semakin Membuktikan Dirinya sebagai Penjahat Perang
- 40 Mujahidin Palestina Tembakkan 20 Roket ke Arah Zionis Israel
- Akhirnya, Tentara Ethiopia Keluar Dari Somalia
- Rp 300 Juta Untuk Warga Palestina
- Top Jenderal Tentara Boneka Afghanistan Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat
- Markas PBB di Gaza Juga Dibombardir Israel
- “Abi, Aku Sekarat”
Berita Terbaru
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
- Menag: Pesantren Jadi Benteng Anti Terorisme (?)
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Tujuh Kapal Perang Amankan Kunjungan Obama
Berita Terkait
- AQIM Sandera Dua Orang Warga Negara Italia
- Mauritania Akan Kirim 4.000 Tentaranya ke Sahara Tuk Perangi Mujahidin AQIM
- Aksi Isytisyhad Menggemparkan Kedutaan Besar Perancis Di Mauritania
- Teror Israel Untuk Gaza
- Warisan Fosfor Gaza
- Israel Harus Hengkang Dari Mauritania
- Alasan Lain Mengapa Kami Ingin Melihat Israel Berakhir
- Israel Akan Menjadi Perisai Untuk Tentaranya
- Intel Mesir Interogasi Korban Gaza
- ‘Holocaust’ dan Gaza
. on 16/01/09 03:47 PM said:
Memang banyak negara muslim yg masih menjilat pantat Israel, terutama pemimpinya…