Situs NATO dan Militer AS Jadi Korban Hacker
Oleh Hanin Mazaya pada Sabtu 10 Januari 2009, 02:37 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Serangan hacker seluruh dunia, sebagai bentuk ungkapan protes atas penyerangan Israel terus meluas. Tak hanya situs yang berdomain .il, kini serangan meluas ke situs milik North Atlantic Treaty Organization (NATO) dan militer Amerika.
Berdasarkan laporan sebuah situs yang merekam aksi deface, Zone-H, hacker berhasil mendeface situs NATO Parliamentary Assembly dan situs The United States Army Military District of Washington.
Namun, seperti dilansir PCWorld, Sabtu (10/1) kedua situs tersebut telah kembali beroperasi dengan normal setelah 'lumpuh' pada Jumat kemarin. Di kedua situs tersebut hacker menuliskan sebuah pesan yang meminta Israel dan AS menghentikan serangan dan mengancam akan menghancurkan kedua negara itu dari muka bumi.
"Stop attacks u israel and usa! you cursed nations! one day muslims will clean the world from you!"
NATO sendiri belum memberikan komentar terkait aksi deface tersebut.
Serangan ke kedua situs dipastikan berasal dari kelompok hacker Turki, Agd_Scorp/Peace Crew. Komunitas itu, mengklaim telah menyusupi beberapa situs seperti Microsoft perwakilan Kanada, Irlandia dan China, serta situs National Basketball Association (NBA), dan Harvard University, beberapa waktu lalu. (Hanin Mazaya/okz)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
yah baru situsnya di hack mah blom seberapa..tunggu aja kejutan berikutnya
para hacker wajib menghancurkan situs milik si ANJING yahudi israel dan amerika. kita boycoot produk mereka.
Yupz tepat bro… Mana n3ch hacker muslim indo kok g kliatan prestasinya… He2
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Penduduk Gaza Menghibur Diri Mereka Sendiri
- MILF, Bertempur di Kota Sibuguey
- Mujahidin Brigade Al-Quds Pukul Mundur Satuan Khusus Zionis
- Netbook Sony Muat di Saku
- Hari Jum’at, Mujahidin Tewaskan 12 Serdadu Israel
- PBB: Israel Kumpulkan 110 Warga Palestina lalu Dibom
- Aku Seorang Dokter, Jadi Biarkan Aku...
- Beberapa Berita Terbaru Dari Emirat Kaukakus
- Bom Syahid Tewaskan 15 Tentara Salib Kanada dan Hancurkan 2 Tank di Kandahar
- Obat-obatan Dari Rakyat Indonesia Masuk Gaza
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
. on 10/01/09 08:50 PM said:
Orang kafir itu pelindung orang kafir! Israel, AS, NATO, china, rusia dan australia itu satu paket, mereka sama2 memusuhi islam. Allah menetapkan amal shalih bgi kaum muslimin yg mengganggu dan membunuh mereka