Khybar Dibuka Kembali
Oleh Hanin Mazaya pada Ahad 04 Januari 2009, 05:59 PM
KHYBAR (Arrahmah.com) - Pemerintah Pakistan telah membuka kembali celah Khybar untuk dilewati kendaraan yang mengangkut suplai untuk AS dan NATO, setelah selama tiga hari menutup jalur tersebut untuk "dibersihkan".
Otoritas Pakistan mengatakan, operasi "membersihkan" Khybar mengalami sukses, namun tidak disebutkan kesuksesan apa saja yang mereka raih.
Tariq Hayat Khan. pemimpin admistrasi Khybar mengatakan operasi akan terus dilanjutkan namun untuk ke depan, jalur tersebut tidak ditutup secara total untuk menghindari terlambatnya pengiriman suplai untuk AS dan NATO.
AS merencanakan akan mengirim lebih dari 30.000 pasukannya ke Afghanistan tahun ini, berarti kebutuhan akan makanan dan kebutuhan lainnya untuk tentara mereka akan meningkat. Namun di tahun ini, mujahidin berhasil menghancurkan dan membajak 75% dari suplai AS dan NATO. Kendaraan-kendaraan yang mengangkut suplai tersebut, tidak sampai dengan aman ke tempat tujuannya. Jika mujahidin terus melakukan operasinya, maka dapat kita bayangkan, apa yang akan terjadi terhadap pasukan-pasukan AS yang jumlahnya kian meningkat. (Hanin Mazaya/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Seorang Tentara Australia Tewas di Afghanistan
- Dua Tentara dan Seorang Polisi Tewas Dalam Pertempuran di Kashmir
- Perang di Dunia Maya Iringi Konflik Gaza
- Israel Kembali Serang Mesjid
- Taktik Al-Qassam Tuk Hancurkan Invasi Israel
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 3/1/09
- MILF Mengutuk Serangan Israel
- Al Qassam Berhasil Sadap Komunikasi Tentara Zionis, 3 Bom Meledak Tewaskan Minimal 5 Tentara Zionis
- Tentara Zionis Mulai Invasi Jalur Gaza Melalui Darat
- Nabi Palsu Malaysia Anggap Haji Rekaan Arab Saudi
Berita Terbaru
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
- Menag: Pesantren Jadi Benteng Anti Terorisme (?)
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Tujuh Kapal Perang Amankan Kunjungan Obama
Berita Terkait
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Pejabat Pakistan : Yang Tertangkap di Pakistan Bukan Gadahn
- Predator AS Kembali Memakan Korban Sipil Pakistan, Lima Tewas
- Ledakan Bom Bunuh 15 dan Hancurkan Kantor Intelijen di Lahore
- Holbrook Ragukan Komitmen Pakistan
imadudin haq on 04/01/09 10:05 PM said:
Demi Alloh apabila pakistan terus bekerja sama membantu nato dan menekan mujahidin maka negara munafik itu tidak akan mengalami ketenangan,Alloh melaknat orang2 kuffar dan antek anteknya, semoga…...